Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

IMPLEMENTASI E-LEARNING SYSTEM UNTUK PROSES PEMBELAJARAN MAHASISWA/I (STUDI KASUS : STIE – STMIK INSAN PEMBANGUNAN BITUNG, KAB. TANGERANG) Pratomo Djati N; Ipang Sasono
Insan Pembangunan Sistem Informasi dan Komputer (IPSIKOM) Vol 5, No 2 (2017): DESEMBER
Publisher : Universitas Insan Pembangunan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58217/ipsikom.v5i2.22

Abstract

Pratomo Djati Nugroho1, Ipang Sasono2Dosen STMIK Insan PembangunanJurusan Sistem InformasiEmail1: pratomo.djati.nugroho@gmail.com,Email2: kenmeidearu@gmail.comDibiayai Oleh :Direktorat Riset dan Pengabdian MasyarakatDirektorat Jendral Penguatan Riset dan PengembanganKementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan TinggiSesuai dengan Kontrak Penelitian Tahun Anggaran 2017Nomor : 1598 / K4 / KM / 2017ABSTRAKTeknologi Informasi berperan penting dalam memperbaiki kualitas suatu instansi. Penggunaannyatidak hanya sebagai proses otomatisasi terhadap akses informasi, tetapi juga menciptakan akurasi,kecepatan, dan kelengkapan sebuah sistem yang terintegrasi, sehingga proses organisasi yang terjadiakan efisien, terukur dan fleksibel. Konsep belajar mengajar berbasis teknologi informasi telah dikenalsaat ini dengan istilah e-learning yang membawa pengaruh terhadap proses transformasi pendidikankonvensional ke dalam bentuk digital. Learning Center Division membutuhkan waktu yang lama dalammengelola data pelatihan mahasiswa/i khususnya pada metode pelatihan class room. Perumusanmasalah adalah informasi ke mahasiswa/i yang didapat oleh Learning Center Division tidak up to dateatau selalu berubah tiap bulannya, sehingga seringkali terjadi kesalahan dalm input data administrasipelatihan mahasiswa/i. Learning Center Division setiap bulannya membutuhkan beberapa tenaga kerjatambahan, baik berupa mahasiswa magang untuk membatu mengelola data pelatihan. Learning CenterDivision mempunyai tenaga kerja yang sedikit dan terbatas sedangkan peserta pelatihan yang setiaptahunnya selalu bertambah banyak, hal ini dirasakan tidak efisien dalam pelaksanaan prosesadministrasi, pelatihan itu sendiri dan pengerjaan laporan. Batasan masalah adalah bisnis prosespelatihan mencakup pada dua metode pelatihan mahasiswa/i yaitu metode pelatihan e-learning danclass room. Metode pelatihan tersebut meliputi pengelolaan administrasi, knowledge, informasipelatihan, sertifikasi pelatihan dan output sistem berupa laporan pelatihan mahasiswa/i. Penelitian initidak mencakup proses penjelasan materi atau tes soal pelatihan dikarenakan perguruan tinggimengharuskan penggunaan jaringan intranet pada ujian kompetensi terkait keamanan informasiperguruan tinggi dan disetiap pelatihan terdapat praktikum pelatihan. Tujuan penelitian inimenganilisis, merancang dan membuat e-learning system. Metode pengembangan sistem yangdigunakan dalam penelitian ini adalah Object Oriented Analysis Design (OOAD) dengan modelwaterfall strategy sequential dengan tools Unified Modelling Language (UML). Teknologi yangdigunakan dalam pengembangan perangkat lunak sistem menggunakan PHP sebagai bahasapemrograman dan MySQL sebagai database server. Penelitian ini menghasilkan e-learning system yangmencakup pembelajaran dan pengelolaan pelatihan mahasiswa/i pada metode pelatihan class room dane-learning yang meliputi administrasi, knowledge, informasi ke mahasiswa/i, sertifikasi dan laporanpelatihan mahasiswa/i.Kata Kunci : Sumber Daya Manusia, E-learning System, Waterfall Strategy Sequential, Pembelajarandan Pengelolaan Pelatihan Mahasiswa/i.
IMPLEMENTASI E-LEARNING SYSTEM UNTUK PROSES PEMBELAJARAN MAHASISWA/I (STUDI KASUS : STIE – STMIK INSAN PEMBANGUNAN BITUNG, KAB. TANGERANG) Pratomo Djati N; Ipang Sasono
Insan Pembangunan Sistem Informasi dan Komputer (IPSIKOM) Vol 5, No 2 (2017): DESEMBER
Publisher : Universitas Insan Pembangunan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58217/ipsikom.v5i2.22

Abstract

Pratomo Djati Nugroho1, Ipang Sasono2Dosen STMIK Insan PembangunanJurusan Sistem InformasiEmail1: pratomo.djati.nugroho@gmail.com,Email2: kenmeidearu@gmail.comDibiayai Oleh :Direktorat Riset dan Pengabdian MasyarakatDirektorat Jendral Penguatan Riset dan PengembanganKementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan TinggiSesuai dengan Kontrak Penelitian Tahun Anggaran 2017Nomor : 1598 / K4 / KM / 2017ABSTRAKTeknologi Informasi berperan penting dalam memperbaiki kualitas suatu instansi. Penggunaannyatidak hanya sebagai proses otomatisasi terhadap akses informasi, tetapi juga menciptakan akurasi,kecepatan, dan kelengkapan sebuah sistem yang terintegrasi, sehingga proses organisasi yang terjadiakan efisien, terukur dan fleksibel. Konsep belajar mengajar berbasis teknologi informasi telah dikenalsaat ini dengan istilah e-learning yang membawa pengaruh terhadap proses transformasi pendidikankonvensional ke dalam bentuk digital. Learning Center Division membutuhkan waktu yang lama dalammengelola data pelatihan mahasiswa/i khususnya pada metode pelatihan class room. Perumusanmasalah adalah informasi ke mahasiswa/i yang didapat oleh Learning Center Division tidak up to dateatau selalu berubah tiap bulannya, sehingga seringkali terjadi kesalahan dalm input data administrasipelatihan mahasiswa/i. Learning Center Division setiap bulannya membutuhkan beberapa tenaga kerjatambahan, baik berupa mahasiswa magang untuk membatu mengelola data pelatihan. Learning CenterDivision mempunyai tenaga kerja yang sedikit dan terbatas sedangkan peserta pelatihan yang setiaptahunnya selalu bertambah banyak, hal ini dirasakan tidak efisien dalam pelaksanaan prosesadministrasi, pelatihan itu sendiri dan pengerjaan laporan. Batasan masalah adalah bisnis prosespelatihan mencakup pada dua metode pelatihan mahasiswa/i yaitu metode pelatihan e-learning danclass room. Metode pelatihan tersebut meliputi pengelolaan administrasi, knowledge, informasipelatihan, sertifikasi pelatihan dan output sistem berupa laporan pelatihan mahasiswa/i. Penelitian initidak mencakup proses penjelasan materi atau tes soal pelatihan dikarenakan perguruan tinggimengharuskan penggunaan jaringan intranet pada ujian kompetensi terkait keamanan informasiperguruan tinggi dan disetiap pelatihan terdapat praktikum pelatihan. Tujuan penelitian inimenganilisis, merancang dan membuat e-learning system. Metode pengembangan sistem yangdigunakan dalam penelitian ini adalah Object Oriented Analysis Design (OOAD) dengan modelwaterfall strategy sequential dengan tools Unified Modelling Language (UML). Teknologi yangdigunakan dalam pengembangan perangkat lunak sistem menggunakan PHP sebagai bahasapemrograman dan MySQL sebagai database server. Penelitian ini menghasilkan e-learning system yangmencakup pembelajaran dan pengelolaan pelatihan mahasiswa/i pada metode pelatihan class room dane-learning yang meliputi administrasi, knowledge, informasi ke mahasiswa/i, sertifikasi dan laporanpelatihan mahasiswa/i.Kata Kunci : Sumber Daya Manusia, E-learning System, Waterfall Strategy Sequential, Pembelajarandan Pengelolaan Pelatihan Mahasiswa/i.
Sosialisasi Pemanfaatan Teknologi Informasi Bagi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Aman, Mustar; Ipang Sasono; Beby Tiara; Adi Widodo; Suroso; Nuri Wiyono; Joni Iskandar; Riyanto; Yunianto Agung Nugroho; Adi Yanto
Jurnal Abdimas Universitas Insan Pembangunan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2024): Abdimas Unipem
Publisher : LPPM Universitas Insan Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58217/jabdimasunipem.v2i1.35

Abstract

Dengan adanya perkembangan Information and Communication Technology (ICT) yang sangat pesat sekarang ini, tentu turut berdampak besar juga pada perubahan yang sangat signifikan dalam berbagai bidang, terutama pada bidang pendidikan, Sekolah Menegah Kejuruan Swasta di Kecamatan Cisoka adalah lembaga pendidikan. Permasalahan yang dihadapi pihak sekolah adalah belum ada aplikasi untuk membantu guru dan siswa dalam proses belajar mengajar. Kegiatan pengabdian berupa sosialisasi, praktek, tanya jawab dan Fokus Group Discussion berhubungan dengan Penggunaan teknologi informsi bertujuan mengurangi kompleksitas, meningkatkan efisiensi, menambah inspirasi, dan pendekatan yang customized berhubungan dengan teknologi informasi. Merdeka Mengajar dan Platform Guru: Pembelajaran. Proses pengabdian masyarakat ini dapat diharapkan agar peserta sebagai Tim Pendamping dari Perguruan Tinggi mampu mengeksplorasi Platform teknologi informsi Merdeka Mengajar termasuk sistem informasi berbasis web melalui komputer, desktop atau laptop, menjelaskan fungsi dan manfaat dari Perangkat Ajar pada Platform teknologi informsi Merdeka Mengajar, menjelaskan fungsi dan manfaat dari Produk Asesmen Murid pada Platform, dan kepada para Guru sebagai pengguna utama teknologi informsi Merdeka Mengajar maupun pengguna utama lainnya seperti Kepala Sekolah dan pemangku kepentingan lainnya yang terkait dan Perlu kegiatan berkelanjutan karena sebagian besar peserta masih butuh pelatihan yang lain membantu proses pembelajar mengarah ke sistem digital, berbasis daring dan merdeka belajar.
Esensi Modal Psikologis Dosen: Rahasia Kreativitas dan Inovasi di Era Education 4.0 Suroso Suroso; Riyanto Riyanto; Dewiana Novitasari; Ipang Sasono; Masduki Asbari
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 5 No 1 (2021): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v5i1.1240

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh modal psikologis dan kreativitas individu terhadap perilaku inovasi individu pada dosen wanita di salah satu perguruan tinggi swasta di Tangerang. Dalam penelitian ini, kreativitas individu merupakan variabel mediasi. Data dikumpulkan dari 89 kuesioner yang dikembalikan dari sampel yang diambil secara random sampling. Data dianalisis menggunakan metode SEM dengan software SmartPLS 3.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modal psikologis berpengaruh signifikan terhadap kreativitas individu, modal psikologis dan kreativitas individu berpengaruh signifikan terhadap perilaku inovasi individu, kreativitas individu memdiasi hubungan antara modal psikologis dan perilaku inovasi individu. Kreativitas individu berfungsi sebagai mediator parsial. Penelitian baru ini mengusulkan suatu model untuk mengelola perilaku inovasi individu pada dosen perempuan pada unit analisis perguruan tinggi swasta di Tangerang melalui pengembangan modal psikologis dengan kreativitas individu sebagai mediator. Penelitian ini dapat membuka jalan untuk meningkatkan kesiapan dosen dalam menghadapi era education 4.0.