Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Formulasi Cangkang Kapsul dengan Kombinasi Kappa Karagenan dan Iota Karagenan Nurfita Amalina; Yuni Anggraeni; Estu Mahanani Dhilasari
Pharmaceutical and Biomedical Sciences Journal (PBSJ) Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.846 KB) | DOI: 10.15408/pbsj.v2i1.15060

Abstract

Karagenan dapat dikombinasikan antara jenis kappa karagenan dengan kekuatan gel yang kuat dan iota karagenan yang bersifat elastis sebagai pengganti gelatin untuk pembuatan cangkang kapsul. Kombinasi keduanya dapat memperbaiki sifat mekanik dengan cara meningkatkan nilai elastisitas film. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik cangkang kapsul yang dihasilkan dari kombinasi kappa karagenan dan iota karagenan serta pengaruhnya terhadap kekuatan mekanik film. Konsentrasi karagenan yang digunakan adalah 6% terdiri dari empat perbandingan antara kappa karagenan dan iota karagenan yaitu 2:3 (Formula A), 1:1 (Formula B), 3:2 (Formula C), dan 2:1 (Formula D). Selanjutnya empat perbandingan tersebut dievaluasi cangkang kapsul dan evaluasi film karagenan. Hasil penelitian menunjukkan formula C (3:2) memenuhi persyaratan bobot, ketebalan, panjang, diameter, waktu hancur, dan kadar air cangkang kapsul, sedangkan pada formula lainnya terdapat beberapa parameter yang tidak terpenuhi. Peningkatan konsentrasi kappa sebanding dengan peningkatan nilai viskositas larutan, ketebalan dan bobot cangkang kapsul, dan kuat tarik film namun berbanding terbalik dengan persentase pemanjangan dan nilai permeabilitas film serta tidak berpengaruh terhadap waktu hancur, higroskopisitas, dan kadar abu cangkang kapsul. Formulasi terbaik berdasarkan parameter spesifikasi cangkang kapsul, kadar air, kadar abu, dan waktu hancur cangkang kapsul adalah formula C (3:2).
Inovasi Strategi Promosi Kesehatan untuk Masyarakat Desa Lemujut melalui Pemeriksaan Gratis dan Jalan Sehat Nabila Insyira Natasya; Yuni Anggraeni; Dhani Hildan Dwi Putra; Hilmy Arrozaqu; Abdul Yudha Fahrezha; Adam Hadiansyah; Nabila Agra Febrianti; Ahmad Rifki Multazam Al Faiz; Walid Azis Syarif; Sukma Tria Yashinta; Ira Safiratul Ulum; Sanniyah Aabidah Febriani; Akmal Zain; Bagus Aris Prasojo; Febryna Laili Maurinca; Ferry Adhi Dharma
Jurnal Pengabdian Cendekia Vol. 2 No. 1 (2026): In Press
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/jpc.v2i1.83

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) masih menjadi tantangan kesehatan utama di masyarakat pedesaan, khususnya di Desa Lemujut yang kesadaran akan upaya kesehatan preventifnya masih rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan menggambarkan pelaksanaan dan dampak pemeriksaan kesehatan gratis yang dipadukan dengan acara jalan sehat sebagai strategi preventif KKN-T 24 UMSIDA dalam meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) dengan pendekatan partisipatif, melibatkan warga, kader kesehatan, dan mahasiswa pada tahapan identifikasi masalah, perumusan solusi, pelaksanaan, serta evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi terstruktur, dokumentasi, dan pemeriksaan kesehatan (tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat). Hasil menunjukkan 25,1% peserta mengalami hipertensi, 28% diabetes, 75% kadar kolesterol tinggi, dan 52% hiperurisemia. Temuan ini mengindikasikan tingginya prevalensi faktor risiko PTM di masyarakat, yang utamanya disebabkan oleh pola makan tidak sehat, kurang aktivitas fisik, dan gaya hidup sedentari. Program ini terbukti efektif tidak hanya dalam memberikan deteksi dini kondisi kesehatan, tetapi juga dalam mengedukasi warga mengenai pentingnya perubahan gaya hidup sehat. Kegiatan ini berkontribusi nyata dalam meningkatkan kesadaran kesehatan warga Desa Lemujut serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3.
Analysis of the Entrapment Efficiency of Thymoquinone in Microcapsules of Black Cumin Seed Oil (Nigella sativa L.) Using High Performance Liquid Chromatography Ofa Suzanti Betha; Supandi, Supandi; Addina Syahida; Boy Reynaldi Noor; Nelly Suryani; Sabrina Dahlizar; Yuni Anggraeni; Barita J. Siregar; Zilhadia
Journal of Fundamental and Applied Pharmaceutical Science Vol. 6 No. 1 (2025): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jfaps.v6i1.27545

Abstract

Thymoquinone is the main active compound found in black cumin seed oil (Nigella sativa). This study intends to analyze the efficiency of its absorption in microcapsules by the ionic gelation of cross-linked alginate and the CaCl2 method, and loading with black cumin seed oil in a concentration of 20%. Thymoquinone was used as a marker to establish quality standards for this microcapsule preparation. Analysis of thymoquinone in microcapsules was performed using a pre-optimized, high-performance liquid chromatography method. Method optimization utilized an Acclaim® Polar Advantage II (C18) column with a flow speed of 1.5 mL/min, a UV detector wavelength of 252 nm, and an injection volume of 20 μL with an isocratic system on a methanol eluent composition: water (70:30). This method revealed a good linearity value (r = 0.9997) in the range of 0.5 – 500 μg/ml. The detection and quantitation limits were 8.67 μg/mL and 28.9 μg/mL, (%diff) was about -1.864 to 1.562, precision (% RSD) was 0.052 to 0.113%, and the recovery was 98.135 to 101.563%. The results of this method validation were then applied to determine thymoquinone loading in black cumin seed oil microcapsules. The results of the absorption efficiency value of black cumin seed oil microcapsules by the ionic gelation alginate and CaCl2 method, which contained 20% oil concentration in the formula, were 81.769%.