Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PDRB SEKTOR EKONOMI UNGGULAN PROVINSI DKI JAKARTA Indrayansyah Nur; Mukhammad Taufiqur Rakhman
Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Publik Vol 4 No 4 (2019): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan
Publisher : Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Kementerian Keuangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.473 KB) | DOI: 10.33105/itrev.v4i4.132

Abstract

Pertumbuhan ekonomi nasional mempunyai pengaruh atas struktur ekonomi daerah karena pertumbuhan nasional mempunyai pengaruh atas pertumbuhan daerah, sebab daerah merupakan bagian internal dari suatu negara. Indonesia merupakan negara kesatuan, dimana rencana pembangunan meliputi rencana nasional maupun rencana regional. Pusat pemerintahan dan pusat perekonomian Indonesia berada di DKI Jakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan PDRB DKI Jakarta akibat unsur laju pertumbuhan kesempatan kerja nasional, bauran industri, keunggulan kompetitif dan pertumbuhan total PDRB yang dimiliki menurut sektor-sektor ekonomi dan mengetahui sektor-sektor basis di DKI Jakarta yaitu sektor yang memiliki PDRB lebih tinggi dari rata-rata nasional. Metode analisis data menggunakan Shift Share dan Location Quotient. Pada analisis Shift-Share tahun 2011-2018 dan Location Quotient (LQ) tahun 2014-2018, diperoleh sektor-sektor ekonomi yang menghasilkan nilai PDRB DKI Jakarta tertinggi dan sektor basis. Selanjutnya pemetaan sektor-sektor ekonomi yang menghasilkan realisasi pertumbuhan PDRB terbesar pada masing-masing unsur dan dapat dijadikan sebagai basis ekonomi diantaranya pada sektor Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor, sektor Informasi dan Komunikasi, sektor Jasa Keuangan dan Asuransi, sektor Jasa Perusahaan, sektor Industri Pengolahan, sektor Konstruksi dan sektor Transportasi dan Pergudangan serta sektor Real Estate. Sektor-sektor ekonomi yang menghasilkan nilai PDRB DKI Jakarta tertinggi dan sektor basis umumnya terdapat pada sektor tersier dan sebagian sektor sekunder. Akan tetapi, sektor Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor yang merupakan sektor sekunder justru menghasilkan nilai pertumbuhan PDRB tertinggi pada analisis Shift Share diikuti oleh sektor Konstruksi yang juga merupakan sektor sekunder.
ANALISIS PENGARUH DIMENSI PEMBENTUK INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI BANTEN Budi Susilo; Indrayansyah Nur; Wawan Prahiawan
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.8046

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh dimensi pembentuk indeks pembangunan manusia terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten, yang meliputi 8 kabupaten/kota. Variabel yang diteliti mencakup rata-rata lama sekolah, harapan lama sekolah, umur harapan hidup, serta pengeluaran per kapita yang disesuaikan. Metode kuantitatif diterapkan dengan pendekatan regresi linier berganda menggunakan data panel tahunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata lama sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, mengindikasikan bahwa peningkatan durasi pendidikan secara nyata mendorong pertumbuhan. Sebaliknya, harapan lama sekolah menunjukkan dampak negatif yang signifikan, mencerminkan ketidakselarasan antara ekspektasi pendidikan dengan kebutuhan pasar tenaga kerja. Sementara itu, usia harapan hidup dan pengeluaran per kapita tidak berpengaruh signifikan secara statistik, meskipun harapan hidup cenderung memiliki hubungan positif. Temuan ini menegaskan pentingnya meningkatkan kualitas pendidikan riil sebagai strategi utama penggerak ekonomi daerah. Di sisi lain, perumusan kebijakan perlu memprioritaskan penyesuaian sistem pendidikan dengan dinamika pasar kerja, serta memperkuat faktor pendukung seperti investasi dan infrastruktur untuk mencapai pembangunan ekonomi berkelanjutan.