Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Efektivitas Perawatan Payudara Pada Ibu Nifas Dalam Melancarkan Produksi ASI: Literature Review INDRIE LUTFIANA; Putu Monna Frisca Widiastini; Desak Ketut Sugiartini
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 5 No. 2 (2020): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng
Publisher : STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.849 KB) | DOI: 10.52073/midwinerslion.v5i2.199

Abstract

Latar Belakang: Pengeluaran ASI (air susu ibu) atau laktasi menjadi salah satu tanda dari perubahan fisiologis yang dialami ibu nifas pada masa ini, Namun, adanya kendala yang dialami oleh sebagian ibu menyebutkan bahwa ASI yang diberikan belum bisa keluar secara lancara atau ASI hanya keluar sedikit sehingga tidak memenuhi kebutuhan ASI eksklusif pada bayinya. Tujuan: Paper ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Perawatan Payudara Pada Ibu Nifas Dalam Melancarkan Produksi ASI? Metode: Artikel yang direview merupakan hasil penelitian asli yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, Artikel dicari secara elektronik melalui database Pubmed (2017-2020) dan Google Scholar (2017-2020). Strategi pencarian serta istilah yang di gunakan dalam bahasa inggris adalah sebagai berikut: “breastcare” AND “postpartum mother” AND “breastmilk”, sedangkan istilah yang di gunakan dalam bahasa Indonesia adalah sebagai berikut: “perawatan payudara” DAN “ibu nifas” DAN “ASI”. Hasil: Dari 8 penilitian yang diperoleh, secara keseluruhan penilitian menunjukkan tingkat efektif yang baik.
KARAKTERISTIK KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS TEJAKULA II TAHUN 2022 Ni Nyoman Sri Yuliastini; Putu Monna Frisca Widiastini; Desak Ketut Sugiartini
PROSIDING SIMPOSIUM KESEHATAN NASIONAL Vol. 1 No. 1 (2022): Simposium Kesehatan Nasional
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.348 KB)

Abstract

Ibu hamil dengan anemia memiliki risiko kematian hingga 3,6 kali lebih besar. Pada UPTD Puskesmas II Tejakula meskipun cakupan FE meningkat akan tetapi jumlah ibu hamil dengan anemia juga meningkat. Tujuan: untuk mengetahui karakteristik kejadian anemia pada ibu hamil di UPTD Puskesmas Tejakula II tahun 2019-2020. Metodologi: Penelitian deskriptif dengan pendekatan kohort retrospektif menggunakan data sekunder. Pada penelitian ini besar sample yang digunakan adalah 68 ibu hamil, tahun 2019 sebanyak 33 ibu hamil dan pada tahun 2020 sebanyak 35 ibu hamil. Hasil: Usia ibu hamil berada paling banyak pada rentang usia 20-35 tahun sebanyak 42 responden (61.8%). Adapun jumlah ibu yang mengalami anemia sedang adalah sebanyak 36 responden (52.9%) dan anemia ringan sebanyak 32 responden (47.1%). Saran: Pelayanan kesehatan lebih menekankan untuk melakukan sosialisasi mengenai usia pernikahan dan usia yang baik untuk hamil.
MOTIVASI IBU HAMIL TW I DALAM MELAKUKAN PPIA (PENCEGAHAN PENULARAN HIV DARI IBU KE ANAK) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SAWAN I: Array Putu Monna Frisca Widiastini; Desak Ketut Sugiartini
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 5 No 2 (2020): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/midwinerslion.v5i2.209

Abstract

Pendahuluan : HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Perkembangan infeksi yang disebabkan oleh HIV berlangsung progresif selama beberapa tahun sehingga menimbulkan berbagai tanda dan gejala penurunan kekebalan tubuh yang dikenal dengan istilah Aquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS). Penularan dapat terjadi melalui hubungan seksual yang tidak aman, penggunaan jarum suntik secara bergantian (tidak steril), tranfusi darah yang tercemar HIV, maupun penularan langsung dari ibu kepada janinnya Mother to Child Transmissional (MTCT). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui motivasi ibu hamil 0-12 minggu dalam melakukan PPIA di wilayah kerja Puskesmas Sawan I. Metode : Penelitian ini menggunakan metode penelitia deskriptif dengan menggunakan metode random sampling. Populasi dari penelitian ini adalah ibu hamil 0-12 minggu dengan jumlah 36 orang. Tekhnik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Penelitian ini dilakukan pada bulan mei-juli 2020 di wilayah kerja puskesmas Sawan I. Hasil : Analisa data diketahui responden dengan motivasi tinggi yaitu 5 orang, motivasi sedang 11 orang dan rendah 20 orang. Kesimpulan : Dari penelitian ini ibu hamil yang terlibat dalam penelitian ini paling banyak memiliki motivasi dalam kategori rendah yaitu 20 orang dari 36 responden dalam mengikuti program PPIA di wilayah kerja Puskesmas Sawan I.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA ANAK BALITA DI DESA PEGAYAMAN KABUPATEN BULELENG Putu Monna Frisca Widiastini; Indrie Lutfiana; Ni Kadek Nadia Sintiadewi
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 8 No 2 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/midwinerslion.v8i2.369

Abstract

Pendahuluan : Stunting merupakan masalah gizi kronik yang dialami oleh dunia saat ini tidak terkecuali di Indonesia yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi yang diperoleh oleh bayi/janin selama masa 1000 hari pertama kehidupan, dimana hal ini dapat menyebabkan kematian janin. Menurut Profil Kesehatan Provinsi Bali tahun 2019, Kabupaten Buleleng dan Kabupaten Gianyar ditetapkan sebagai Kabupaten stunting. Hal tersebut dikarenakan sebanyak 3.438 balita (20,4%) mengalami stunting di Kabupaten Buleleng (Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng 2020) dan sebanyak 1.668 balita mengalami stunting di Kabupaten Gianyar (Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar 2019). Kabupaten Buleleng merupakan kabupaten dengan tingkat kejadian stunting pada balita terbanyak di Bali, dimana persebaran kasus terbanyak berada di Kecamatan Sukasada (Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng 2020). Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi hubungan pengetahuan ibu dengan kejadian stunting pada anak balita di Desa Pegayaman Kabupaten Buleleng. Metode : Desain penelitian pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak usia 3-5 tahun di desa pegayaman. Adapun jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 412. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu non probability sampling dengan menggunakan teknik Accidental Sampling. Alat ukur dalam penelitian ini yaitu kuesioner dengan teknik analisis data menggunakan uji SpearmanRank. Hasil : Sebanyak 42% responden berusia 26-30 tahun, sebanyak 51% berpendidikan SMA dan sebanyak 75% bekerja sebagai ibu rumah tangga. Sebanyak 66% responden memiliki pengetahuan dengan kategori tinggi. Sebanyak 33% anak usia 3-5 tahun mengalami stunting. Terdapat hubungan positif kuat antara pengetahuan ibu dengan kejadian stunting dengan p value (0.000) < 0.05. Simpulan : Adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan kejadian stunting di Desa Pegayaman.
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI BIDAN DALAM PEMBERIAN TERAPI KOMPLEMENTER SENAM HAMIL TERHADAP KUANTITAS TIDUR IBU HAMIL TRIMESTER III DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SAWAN II: Indrie Lutfiana; Putu Monna Frisca Widiastini; Kadek Agustina Puspa Ningrum
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 9 No 1 (2024): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/mjksb.v9i1.410

Abstract

Pendahuluan: Pasal 28H Ayat (1) menjelaskan bahwa “setiap orang berhak memperoleh pelayanan kesehatan”. Lebih lanjut, Pasal 34 ayat (3) menjelaskan bahwa “negara bertanggung jawab atas penyediaan fasilitas pelayanan umum yang layak. Bidan berhak memeroleh perlindungan hukum dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam pelayanan kebidanan. Selama kehamilan kebanyakan wanita mengalami perubahan fisik sering muncul yaitu gangguan tidur karena adanya ketidaknyamanan seperti nyeri pinggang banyak buang air kecil, dan spontan bangun dari tidur. Salah satu cara mengatasi hal tersebut dengan pemberian terapi komplementer senam hamil. Tujuan penelitian ini Mengetahui Perlindungan Hukum Bagi Bidan Dalam Pemberian Terapi Komplementer Senam Hamil Terhadap Kuantitas Tidur Ibu Hamil Trimester Iii Di Wilayah Kerja Puskesmas Sawan II. Metode: Desain penelitian ini menggunakan Quasi Experimen. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 22 responden. Hasil: skor rata-rata kuantitas tidur ibu hamil tirmester III sebelum diberikan Senam Hamil di Wilayah Puskesmas Sawan II sebesar 1,27 skor rata-rata kualitas tidur ibu hamil setelah diberikan Senam Hamil di Wilayah Puskesmas Sawan II 1,82. Diperoleh pula nilai t hitung sebesar -5,020 dan nilai p value sebesar 0,000 < α (0,05). Simpulan: terdapat perlindungan hukum bagi bidan dalam pemberian senam hamil terhadap kuantitas tidur ibu hamil trimester III di Wilayah Puskesmas Sawan II.