Cici Wulandari
Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Serang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemikiran Al-Ghazali Tentang Kewajiban Pokok Seorang Guru Dan Peserta Didik Dalam Pendidikan Islam Burhanudin; Cici Wulandari; Listia Dwi Almaida
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 1 (2020): DIDAKTIS 5: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2020
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.246 KB)

Abstract

Kewajiban adalah sesuatu yang harus dilaksanakan oleh manusia, karena manusia memiliki keluluasaan untuk melaksanakan kewajiban tersebut. Dalam ajaran agama Islam pendidikan merupakan bagian yang hakiki dari tugas pengabdian (ibadah) dan khalifahan manusia terhadap Tuhan yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab. Melihat kondisi saat ini banyak sekali manusia yang masih tidak mengamalkan kewajibannya secara baik, khususnya dalam pendidikan yang berkaitan dengan guru dan peserta didik. Guru tentu memiliki kewajiban dalam mengamalkan apa yang sudah dipelajari untuk kembali diajarkan kepada peserta didik, untuk memberikan arahan yang baik, karena guru merupakan profesi yang paling mulia dan paling agung dibandingkan dengan profesi yang lain. Sebagimana halnya guru, peserta didik juga memiliki kewajibanya sebagai peserta didik yang telah menerima tugas dari guru, untuk mencapai tujuan yang direncanakan, ada beberapa sifat, tugas, tanggung jawab dan langkah-langkah yang harus dipenuhi dan dilaksanakan oleh peserta didik, seperti: peserta didik hendaknya menjauhkan diri dari perilaku yang tidak terpuji (malas, kurang disiplin, tidak ujur, dll.) dan selalu melaksanakan kewajibanya dalam belajar secara baik dan tepat waktu. Maka kewajiban pokok guru dan peserta didik saling berkaitan erat untuk mencapai tujuan pendidikan Islam yang sesuai dengan pemikiran Al-Ghazali
Analisis Relevansi Kompetensi Guru di Era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 Cici Wulandari; Ismika Nuri Hisyam; Nuraeni
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 4 No. 1 (2019): DIDAKTIS 4: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2019
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.127 KB)

Abstract

Kemajuan dunia pendidikan tidak lepas dari peran guru, karena itu guru harus memiliki kompetensi yang sesuai standar nasional pendidikan. Terdapat empat kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang guru yaitu; kompetensi pedagogis, kepribadian, sosial, dan profesional agar ia dapat menjalankan tugas dengan baik dan berhasil. Saat ini dalam kemajuan dunia pendidikan terdapat persoalan. Persoalan ini berkaitan dengan era revolusi industri 4.0 dan society 5.0. Dimana guru harus mempunyai kompetensi dalam menghadapi perkembangan teknologi guna mengedukasi siswa. Teknologi terus berubah menjadi lebih cepat dan canggih, namun saat ini masih banyak guru yang resisten terhadap perkembangan teknologi sekalipun dunia pendidikan telah bertransformasi. Artikel ini mengkaji dan menganalisis bagaimana relevansi empat kompetensi guru di era revolusi industri 4.0 dan society 5.0. Dalam penelitian ini diharapkan dengan adanya empat kompetensi tersebut dapat menjawab revolusiindustri 4.0 dan society 5.0. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis dokumen, dengan menganalisis sumber yang didapatdari buku dan jurnal. Jenis pendekatan yang digunakan peneliti yaitu pendekatan penelitian kualitatif yang merupakan peneltian yangbersifat sementara. Dari hasil penelitian ini peneliti dapat mengetahui bahwa empat kompetensi guru tersebut masih relevan pada era revolusiindustri 4.0 dan society 5.0.