Listia Dwi Almaida
Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Serang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemikiran Al-Ghazali Tentang Kewajiban Pokok Seorang Guru Dan Peserta Didik Dalam Pendidikan Islam Burhanudin; Cici Wulandari; Listia Dwi Almaida
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 1 (2020): DIDAKTIS 5: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2020
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.246 KB)

Abstract

Kewajiban adalah sesuatu yang harus dilaksanakan oleh manusia, karena manusia memiliki keluluasaan untuk melaksanakan kewajiban tersebut. Dalam ajaran agama Islam pendidikan merupakan bagian yang hakiki dari tugas pengabdian (ibadah) dan khalifahan manusia terhadap Tuhan yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab. Melihat kondisi saat ini banyak sekali manusia yang masih tidak mengamalkan kewajibannya secara baik, khususnya dalam pendidikan yang berkaitan dengan guru dan peserta didik. Guru tentu memiliki kewajiban dalam mengamalkan apa yang sudah dipelajari untuk kembali diajarkan kepada peserta didik, untuk memberikan arahan yang baik, karena guru merupakan profesi yang paling mulia dan paling agung dibandingkan dengan profesi yang lain. Sebagimana halnya guru, peserta didik juga memiliki kewajibanya sebagai peserta didik yang telah menerima tugas dari guru, untuk mencapai tujuan yang direncanakan, ada beberapa sifat, tugas, tanggung jawab dan langkah-langkah yang harus dipenuhi dan dilaksanakan oleh peserta didik, seperti: peserta didik hendaknya menjauhkan diri dari perilaku yang tidak terpuji (malas, kurang disiplin, tidak ujur, dll.) dan selalu melaksanakan kewajibanya dalam belajar secara baik dan tepat waktu. Maka kewajiban pokok guru dan peserta didik saling berkaitan erat untuk mencapai tujuan pendidikan Islam yang sesuai dengan pemikiran Al-Ghazali
Analisis Kesulitan Mengerjakan Soal Operasi Hitung Penjumlahan dan Pengurangan Di SDN Gelam 3 Listia Dwi Almaida; Amaliyah; Erlangga Kusuma Yuda
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 4 No. 1 (2019): DIDAKTIS 4: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2019
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.395 KB)

Abstract

Dalam sebuah kegiatan pendidikan formal tidak bisa dilepaskan dari proses pembelajaran. Proses pembelajaran adalah sebuah interaksi yangdilakukan oleh guru dan murid tentang sebuah materi dengan tujuan yang sudah di rumuskan terlebih dahulu dan di lengkapi dengan media. Dalam proses pembelajaran biasanya diajarkan berbagai macam jenis pembelajarn. Salah satunya adalah pembelajaran matematika. Pondasipembelajaran matematika adalah operasi hitung penjumlahan dan pengurangan. Akan tetapi dan selamanya proses pembelajaran matematika berjalan dengan lancer sering kali terjadi kendala-kendala yang dihadapi. Salah satunya adalah kesulitan siswa dalam mengerakan soal opersai hitung penjumlahan dan pengurangan. Berdasarkan alasan tersebut maka peneliti akan menganalisis kesulitan-kesulitan yang dihadapi siswa dalam mengerjakan soal opersai hitung penjumlahan dan penguramgan. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus tipe analisis isi. Lokasi penelitian adalah SDN Gelam 3 kelas 4. Tehnik pengumpulan data menggunakan wawancara tidak terstruktur, studi documentasi dan observasi. Hasil dari penelitian ini terdapat beberapa kesulitan yang dialami siswa yaitu; Tidak teliti, Tidak memahami Penjumlahan dan pengurangan soal cerita, Tidak mengetahui cara menghitung penjumlahan dan pengurangan dalam bentuk angka lebih dari satu, Masih menggunakan metode penjumlahan dan pengurangan beruntun ke bawah. Dan siswa salah dalam menempatkan posisi angka perhitungan beruntun kebawah, Siswa masih bingung dalam menjawab soal.