Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INTENSITAS PEMBERDAYAAN PETANI DI KABUPATEN CIANJUR TAHUN 2006 Achmad Suwandi
Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol 1 No 2 (2006)
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.917 KB) | DOI: 10.51852/jpp.v1i2.204

Abstract

Intensity of farmer empowering in Cianjur – West Java, 2006 is a result of simpleresearch, particularly the implementation of extension activities along 2006, specifically on twocommodities (vegetables and rice). The objective of this research is the farmer in area ofCianjur district, that has grown two commodities along 2006.The result of the research indicates that activities of agricultural extension with goodenough categories are:1. Information services by specific institute, like KUD, etc (83,80%).2. The supports of farmer group (kelompok tani) in agriculture activities (69,00%) or 3,45.The aspects of agricultural extension with less categories includes:1. Daily activities by extension worker (PPL) categorized as enough (61,24%), it means thatthe intensity of visit and frequency of farmer meeting is less.2. Facilities of agricultural extension, particularly for extension workers is less, so the visit isnot running very well.
PENYELENGGARAAN PENYULUHAN PASCA DITERBITKAN UNDANG-UNDANG SISTEM PENYULUHAN PERTANIAN PERIKANAN DAN KEHUTANAN DI KABUPATEN BANDUNG Tri Ratna Saridewi; Achmad Suwandi; Wardani Wardani; Supriyanto Supriyanto; Dradjat Dradjat
Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol 3 No 2 (2008)
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.419 KB) | DOI: 10.51852/jpp.v3i2.252

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui penyelenggaraan penyuluhan di KabupatenBandung pasca diterbitkannya Undang-Undang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan danKehutanan (SP3K). Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan Oktober 2008 diKabupaten Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptifkualitatif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa penyelenggaraanpenyuluhan di Kabupaten Bandung belum dilaksanakan sepenuhnya seperti amanat dalamUndang-Undang SP3K. Hal ini terutama disebabkan oleh belum diterbitkannya PeraturanPemerintah tentang Sistem Penyuluhan yang menjadi acuan provinsi dan kota untukmenerbitkan Perda Sistem Penyuluhan.