Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS KERAGAMAN DNA TANAMAN DURIAN SUKUN (DURIO ZIBETHINUS MURR.) BERDASARKAN PENANDA RAPD Yuniastuti, Endang; Supriyadi, Supriyadi; Ruwaida, Ismi Puji
Prosiding Seminar Biologi Vol 7, No 1 (2010): Seminar Nasional VII Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.468 KB)

Abstract

ABSTRAKDurian (Durio zibenthinus Murr.) merupakan buah-buahan tropis dari AsiaTenggara. Beberapa genotipe durian lokal telah dilepas menjadi varietas unggul,yaitu durian sukun, sunan, kani, monthong dan petruk, namun sampai saat inibelum diketahui keragaman DNA. Alternatif untuk mengkaji keragaman DNAdurian adalah dengan menggunakan penanda RAPD. Tujuan penelitian adalahmengkaji keragaman DNA pada varietas durian sukun, sunan, kani, monthong,dan petruk serta mengkaji keragaman DNA durian sukun yang ditanam padawilayah yang berbeda berdasarkan penanda RAPD.Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Balai Besar PenelitianBioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan di Yogyakarta mulai bulanNovember 2008 sampai bulan Januari 2009. Bahan penelitian analisis keragamanDNA antar varietas durian adalah daun tanaman durian sukun, sunan, kani,monthong dan petruk yang ada di kebun benih Ranukitri Karanganyar. Bahanpenelitian analisis keragaman DNA durian sukun pada wilayah penanamanberbeda adalah daun tanaman durian sukun dari Gempolan Karanganyar, duriansukun dari Kebun Benih Ranukitri Karanganyar, durian sukun dari Jepara dandurian sukun dari Salatiga. Selanjutnya dilakakukan analisis DNA terhadapsampel daun yang diawali dengan isolasi DNA, uji kuantitas dan kualitas DNA,seleksi primer, dan amplifikasi dengan PCR. Visualisasi hasil PCR dilakukandengan elektroforesis menggunakan etidium bromide yang menghasilkan pitaDNA. Pita DNA selanjutnya dianalisis dengan program NTSYS untukmendapatkan keragaman DNA antar varietas durian dan keragaman DNA duriansukun pada wilayah penanaman berbeda.Seleksi primer menghasilkan 6 primer polimorfik yang digunakan, yaituprimer OPA-01, OPA-02, OPA-07, OPA-16, OPA-18 dan OPA-19. Pola pitaDNA hasil amplifikasi menunjukkan adanya keragaman antar varietas duriansukun, sunan, kani, monthong dan petruk serta menunjukkan keragaman duriansukun yang ditanam di wilayah yang berbeda. Dendrogram pengelompokkan padalima varietas durian cenderung memisah, yaitu durian sukun, sunan, monthongdan petruk merupakan satu kelompok yang memisah dengan durian kani.Dendrogram pengelompokkan durian sukun yang ditanam pada wilayah berbedamenghasilkan dua kelompok, yaitu kelompok I terdiri dari durian sukun dariGempolan Karanganyar dan durian sukun dari Salatiga. Kelompok II terdiri daridurian sukun dari Kebun Benih Ranukitri Karanganyar dan durian sukun dariJepara.Kata kunci : Analisis keragaman, DNA, Durio zibethinus Murr, RAPD
ANALISIS KERAGAMAN DNA TANAMAN DURIAN SUKUN (Durio zibethinus Murr.) BERDASARKAN PENANDA RAPD Endang Yuniastuti; Supriyadi Supriyadi; Ismi Puji Ruwaida
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 7, No 1 (2010): Seminar Nasional VII Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKDurian (Durio zibenthinus Murr.) merupakan buah-buahan tropis dari AsiaTenggara. Beberapa genotipe durian lokal telah dilepas menjadi varietas unggul,yaitu durian sukun, sunan, kani, monthong dan petruk, namun sampai saat inibelum diketahui keragaman DNA. Alternatif untuk mengkaji keragaman DNAdurian adalah dengan menggunakan penanda RAPD. Tujuan penelitian adalahmengkaji keragaman DNA pada varietas durian sukun, sunan, kani, monthong,dan petruk serta mengkaji keragaman DNA durian sukun yang ditanam padawilayah yang berbeda berdasarkan penanda RAPD.Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Balai Besar PenelitianBioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan di Yogyakarta mulai bulanNovember 2008 sampai bulan Januari 2009. Bahan penelitian analisis keragamanDNA antar varietas durian adalah daun tanaman durian sukun, sunan, kani,monthong dan petruk yang ada di kebun benih Ranukitri Karanganyar. Bahanpenelitian analisis keragaman DNA durian sukun pada wilayah penanamanberbeda adalah daun tanaman durian sukun dari Gempolan Karanganyar, duriansukun dari Kebun Benih Ranukitri Karanganyar, durian sukun dari Jepara dandurian sukun dari Salatiga. Selanjutnya dilakakukan analisis DNA terhadapsampel daun yang diawali dengan isolasi DNA, uji kuantitas dan kualitas DNA,seleksi primer, dan amplifikasi dengan PCR. Visualisasi hasil PCR dilakukandengan elektroforesis menggunakan etidium bromide yang menghasilkan pitaDNA. Pita DNA selanjutnya dianalisis dengan program NTSYS untukmendapatkan keragaman DNA antar varietas durian dan keragaman DNA duriansukun pada wilayah penanaman berbeda.Seleksi primer menghasilkan 6 primer polimorfik yang digunakan, yaituprimer OPA-01, OPA-02, OPA-07, OPA-16, OPA-18 dan OPA-19. Pola pitaDNA hasil amplifikasi menunjukkan adanya keragaman antar varietas duriansukun, sunan, kani, monthong dan petruk serta menunjukkan keragaman duriansukun yang ditanam di wilayah yang berbeda. Dendrogram pengelompokkan padalima varietas durian cenderung memisah, yaitu durian sukun, sunan, monthongdan petruk merupakan satu kelompok yang memisah dengan durian kani.Dendrogram pengelompokkan durian sukun yang ditanam pada wilayah berbedamenghasilkan dua kelompok, yaitu kelompok I terdiri dari durian sukun dariGempolan Karanganyar dan durian sukun dari Salatiga. Kelompok II terdiri daridurian sukun dari Kebun Benih Ranukitri Karanganyar dan durian sukun dariJepara.Kata kunci : Analisis keragaman, DNA, Durio zibethinus Murr, RAPD
MOTIVASI PETANI DALAM PENERAPAN PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU (PTT) PADI SAWAH DI KECAMATAN TALANG EMPAT KABUPATEN BENGKULU TENGAH PROVINSI BENGKULU Wahyu Hidayat; Dedy Kusnadi; Ismi Puji Ruwaida
Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol 11 No 1 (2016)
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.501 KB) | DOI: 10.51852/jpp.v11i1.329

Abstract

Sebagian besar masyarakat Indonesia bermata pencaharian sebagai petani, khususnya komoditas padi sawah. Dalam rangka meningkatkan produktivitas padi sawah tersebut, dilakukan melalui pendekatan pengelolaan tanaman terpadu (PTT) Padi Sawah. Pendekatan PTT merupakan suatu pendekatan inovatif dalam upaya meningkatkan produktivitas dan efisiensi usahatani melalui perbaikan sistem/pendekatan dalam perakitan paket teknologi yang sinergis antar komponen teknologi, dilakukan secara partisipatif oleh petani serta bersifat spesifik lokasi. Penerapan pengelolaan tanaman terpadu padi sawah, pada kenyataannya masih menemui beberapa kendala. Oleh karena itu diperlukan motivasi petani dalam hal penerapan PTT padi sawah ini. Penelitian bertujuan menjelaskan motivasi petani dalam menerapkan PTT padi sawah, dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani dalam menerapkan PTT padi sawah. Hasil analisis uji mean rank Kendall’s W menunjukkan bahwa indikator pengalaman merupakan indikator terendah dengan nilai mean rank 1,57. Indikator inilah yang perlu ditingkatkan melalui kegiatan penyuluhan yaitu salah satunya dengan materi ciri-ciri varietas benih dan sistem tanam.
MOTIVASI PETANI DALAM PENERAPAN PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU (PTT) PADI SAWAH DI KECAMATAN TALANG EMPAT KABUPATEN BENGKULU TENGAH PROVINSI BENGKULU Wahyuningsih Hidayat; Dedy Kusnadi; Ismi Puji Ruwaida
Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol 11 No 2 (2016)
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.807 KB) | DOI: 10.51852/jpp.v11i2.350

Abstract

Sebagian besar masyarakat Indonesia bermata pencaharian sebagai petani, khususnya komoditas padi sawah. Dalam rangka meningkatkan produktivitas padi sawah tersebut, dilakukan melalui pendekatan pengelolaan tanaman terpadu (PTT) Padi Sawah. Pendekatan PTT merupakan suatu pendekatan inovatif dalam upaya meningkatkan produktivitas dan efisiensi usahatani melalui perbaikan sistem/pendekatan dalam perakitan paket teknologi yang sinergis antar komponen teknologi, dilakukan secara partisipatif oleh petani serta bersifat spesifik lokasi. Penerapan pengelolaan tanaman terpadu padi sawah, pada kenyataannya masih menemui beberapa kendala. Oleh karena itu diperlukan motivasi petani dalam hal penerapan PTT padi sawah ini. Penelitian bertujuan menjelaskan motivasi petani dalam menerapkan PTT padi sawah, dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani dalam menerapkan PTT padi sawah. Hasil analisis uji mean rank Kendall’s W menunjukkan bahwa indikator pengalaman merupakan indikator terendah dengan nilai mean rank 1,57. Indikator inilah yang perlu ditingkatkan melalui kegiatan penyuluhan yaitu salah satunya dengan materi ciri-ciri varietas benih dan sistem tanam.