Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STIGMA MASYARAKAT TERHADAP ORANG DENGAN HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS DAN ACQUIRED IMMUNE DEFICIENCY SYNDROME (HIV DAN AIDS) DI KOTA BANDUNG Silvia Rizki; Lina Favourita Sutiaputri; Wawan Heryana
Jurnal Ilmiah Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Vol 2 No 1 (2020): REHSOS
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.308 KB) | DOI: 10.31595/rehsos.v2i1.255

Abstract

Stigma merujuk pada kejadian atau fenomena yang menghalangi seseorang untuk mendapatkan perhatian, mengurangi seseorang untuk memperoleh peluang dan interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran secara empiris tentang: 1) karakteristik responden, 2) stigma responden dari aspek pelabelan, 3) stigma responden dari aspek stereotip, 4) stigma masyarakat dari aspek pemisahan, dan 5) stigma masyarakat dari aspek diskriminasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan studi dokumentasi dengan menjadikan masyarakat di Kelurahan Kebon Jeruk sebanyak 97 orang sebagai responden melalui teknik stratified random sampling. Adapun uji validitas alat ukur menggunakan validitas muka (face validity) dan realibilitas dengan menggunakan rumus Alpha Cronbach. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stigma masyarakat terhadap ODHA di Kelurahan Kebon Jeruk termasuk dalam kategori sedang. Masih terdapat sebagian responden yang memberi stigma kepada ODHA berupa label negatif seperti ODHA merupakan orang yang memiliki moral yang buruk hingga perilaku diskriminasi seperti menjauhi dan mengucilkan ODHA. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan pemahaman responden terhadap ODHA dan penyakitnya. Upaya peningkatan pengetahuan dan pemahaman dapat dilakukan melalui Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) tentang Stigma ODHA. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai HIV dan AIDS, meningkatkan kesadaran tanggung jawab sosial masyarakat terhadap ODHA dan penyakitnya di Kelurahan Kebon Jeruk, meningkatkan dukungan dan kerjasama pemerintah Kelurahan Kebon Jeruk dengan berbagai sistem sumber dalam penanganan HIV dan AIDS di Kelurahan Kebon Jeruk Kecamatan Andir Kota Bandung. Kata Kunci:Stigma; Masyarakat; Orang Dengan HIV dan AIDS.
Tuna Wicara Model Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus Tuna Wicara pada Sekolah Jalan Ceurih Kecamatan Ule Kareng, Kota Banda Aceh Zakia Husna; Silvia Rizki; Fitriani Fitriani; Ulfa Amalia
Khirani: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2025): KHIRANI: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Institut Nalanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47861/khirani.v3i1.1743

Abstract

This research aims to describe strategies for handling children with speech impairments at PAUD Aceh Flexi School. Speech-impaired children are part of Children with Special Needs (ABK) who experience obstacles in verbal communication, so they require a special learning approach and support. This research uses a qualitative approach with a case study method. Data was collected through observation, interviews and documentation, with the research subjects consisting of a teacher and one speech-impaired child. The research results show that treatment is carried out through three main stages: initial identification, implementation of adaptive learning strategies, and parental involvement. Learning strategies include the use of visual media, sign language, and a total communication approach that helps children express themselves. Teachers also form collaborative communications with parents to strengthen stimulation at home. However, there are obstacles such as limited communication aids, lack of teacher training, and lack of parental awareness. This research emphasizes the importance of a collaborative, communicative and empathetic approach in inclusive education to optimize the potential of children with speech impairments from an early age.