Agus Supriatna
Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGEMBANGAN DESA WISATA DI DESA RAWABOGO KECAMATAN CIWIDEY KABUPATEN BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT Agus Supriatna
VISIONER : Jurnal Pemerintahan Daerah di Indonesia Vol 12 No 3 (2020): Visioner: Jurnal Pemerintahan Daerah di Indonesia
Publisher : Alqaprint Jatinangor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.554 KB) | DOI: 10.54783/jv.v12i3.300

Abstract

Penelitian ini mengambil fokus pada strategi pemberdayaan masyarakat melalui Pengembangan Desa Wisata Rawabogo. Tujuan penelitian yang penulis sajikan adalah untuk menganalisis faktor-faktor penghambatnya dan untuk mengetahui upaya yang dilakukan dalam menangani faktor-faktor penghambat. Metode yang penulis digunakan, yaitu metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, teknis pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan analisis peninjauan literature dengan menggunakan analisis SWOT untuk mencari strategi yang akan digunakan. Hasil penelitian terdapat alternatif strategi agar dapat dilaksanakan dan direkomendasikan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung maupun Pemerintah Desa Rawabogo, yaitu: keasrian alam, Penampilan kesenian dan kebudayaan masyarakat Desa Rawabogo. Dengan harapan Pemerintah Kabupaten Bandung agar memberikan dukungan terhadap pemberdayaan masyarakat Desa Rawabogo dan segera menerbitkan Keputusan Bupati Bandung tentang penetapan Desa Rawabogo menjadi Desa Wisata. Manfaat adanya penguatan sumber daya manusia dengan mengikuti Pendidikan dan Pelatihan yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Rawabogo agar pemberdayaan masyarakat lebih optimal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.
Social Transformation and Managerial Strategies in Fire Management: A Comparative Study in Disaster Prone Areas Agus Supriatna; Iwan Duwila; Godlif Sianipar; Muhamad Hidayat
Socious Journal Vol. 2 No. 2 (2025): Socious Journal - April
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/gkatx768

Abstract

Fire risks in disaster-prone areas are increasing due to climate change and anthropogenic activities, such as illegal land clearing and weak law enforcement, especially in Indonesia, Brazil, and Australia. This study uses a qualitative approach with literature review methods and thematic content analysis to explore the dynamics of social transformation and managerial strategies in fire management through a comparative cross-case study. Social transformation is driven by citizen participation and local actors integrating local knowledge with modern technology, such as the Masyarakat Peduli Api program in Indonesia that reduced fires by 40% and "FireWise" in Australia that accelerated collective awareness. However, conflicting interests, such as plantation expansion, and weak institutional structures hinder effectiveness, especially in Indonesia and Brazil. Co-management and CBFiM strategies have proven to be more adaptive than centralized technocratic approaches, which often fail in Sub-Saharan Africa. Responsive managerial institutions, such as in Australia, support inclusive policies, while hierarchical systems in Latin America hinder adaptation. Community resilience depends on citizen empowerment, equitable resource distribution, and collaborative governance, making social transformation and community-based approaches key to sustainable fire management.