Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGARUH DIMENSI FRAUD DIAMOND TERHADAP PERILAKU KECURANGAN AKADEMIK (Studi kasus pada mahasiswa S1 akuntansi angkatan 2020 universitas muhammadiyah bengkulu) Jandipa Loparis; Rina Yuniarti; Diah Khairiyah; Hernadianto
Jurnal Economic Edu Vol. 4 No. 1 (2023): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jee.v4i1.5363

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berpengaruh terhadap perilaku kecurangan akademik mahasiswa menggunakan konsep fraud diamond, yaitu tekanan, kesempatan, rasionalisasi, dan kemampuan. Perguruan tinggi diharapkan mampu mencetak tenaga professional yang mampu bersaing dalam era globalisasi baik dalam ilmu pengetahuan maupun akhlak, namun sering ditemukan praktik-praktik kecurangan dalam dunia pendidika nyang sering disebut kecurangan dalam akademik. Fraud diamond atau segiempat kecurangan merupakan sebuah pandangan baru dari fraud triangle theory dengan menambahkan elemen capability (kemampuan). Pengumpulan data ini menggunakan kuesioner, model regresi yang digunakan dalam penelitian ini adalah model regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Sampel Penelitian sebanyak 67 mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Hasil penelitian dapat dilihat berdasarkan hasil uji regresi sederhana yaitu uji t. Pada Uji t variabel Tekanan di peroleh nilai sig-t sebesar 0,011< 0.05 dengan demikian berarti bahwa Tekanan berpengaruh terhadap perilaku kecurangan akademik, variabel kesempatan memiliki nilai sig-t sebesar 0,000<0.05 dengan demikian berarti bahwa kesempatan berpengaruh terhadap perilaku kecurangan akademik, variabel rasionalisasi memiliki nilai sig-t sebesar 0,000<0.05 dengan demikian berarti bahwa rasionalisasi tidak berpengaruh terhadap perilaku kecurangan akademik dan variabel kemampuan memiliki nilai sig-t sebesar 0.246>0.05 dengan demikian berarti bahwa kemampuan tidak berpengaruh terhadap perilaku kecurangan akademik. Sedangkan pada uji F atau secara simultan nilai sig yang diperoleh kurang dari 0,05 yaitu 0,000 . maka dapat disimpulkan bahwa ke empat variabel berpengaruh terhadap kecurangan akademik di prodi akuntansi fakultas ekonomi dan bisnis di universitas muhammadiyah Bengkulu. Kata kunci : kecurangan akademik, tekanan, kesempatan, rasionalisasi, kemampuan.
PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN FORMAL, PENGALAMAN KERJA, TINGKAT KUALIFIKASI PROFESI DAN COUNTINUING PROFESSION DEVELOPMENT TERHADAP KUALITAS AUDIT DI INSPEKTORAT PROVINSI BENGKULU Ilham Reza Tuwlah; Dinal Eka Pertiwi; Diah Khairiyah
Jurnal Akuntansi, Keuangan dan Teknologi Informasi Akuntansi Vol. 5 No. 1 (2024): Edisi Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jakta.v5i1.6272

Abstract

This research aims to find out how the level of formal education, work experience, level of professional qualifications and counting professional development affect audit quality at the Bengkulu Province Inspectorate. The problem discussed in this thesis is the quality of audits at the Bengkulu Province Inspectorate. The population of this research is the auditors of the Bengkulu Province Inspectorate which consists of 95 auditors in the Bengkulu Province Inspectorate. The sample used in this research was all of the population, namely 95 Bengkulu Province Inspectorate auditors. The research method used is descriptive qualitative. The data collection method uses a questionnaire using multiple linear regression analysis. The results of this research show that, (1) the level of formal education has an effect on audit quality, (2) work experience has an effect on audit quality, (3) the level of professional qualifications has no effect on audit quality, (4) continuous professional development has an effect on audit quality, ( 5) level of formal education, work experience, level of professional qualifications, and continuous professional development together influence audit quality. Keywords: Formal Education Level, Work Experience, Professional Qualification Level, Continuous Professional Development, Audit Quality