Syarifah Setiana Ardiati
Institut Agama Islam Latifah Mubarokiyah Tasikmalaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Bimbingan Belajar sebagai upaya Meningkatkan Pemahaman Konsep Peserta Didik dalam Belajar dimasa Pandemi Covid-19 Ismi Indar Akmaliah; Syarifah Setiana Ardiati; Nana Suryana
Jurnal Dedikasia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/dedikasia.v1i2.4877

Abstract

Virus corona yang melanda dunia, salah satunya adalah Indonesia memberikan dampak yang terihat nyata diberbagai bidang diantaranya ekonomi, sosial, pariwisata dan yang paling penting di bidang pendidikan. Pelaksanaan pendidikan di Indonesia dalam masa pandemi Covid-19 mengalami beberapa perubahan yang terlihat nyata. Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode pengabdian masyarakat berbasis Partisipatory Action Research (PAR) yang dilaksanakan di MDA Al-Huda Dusun Cikoranji Desa Tanjungkerta Kecamatan Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya dengan program kegiatan bimbingan belajar. Pelaksanan bimbingan luring kepada siswa tingkat sekolah dasar dengan tujuan untuk membantu kesulitan peserta didik. Bimbingan dilakukan dengan cara memberikan bimbingan dalam bentuk pemantapan atau pengulangan kembali materi yang sudah diajarkan dalam pembelajaran daring, pemberian tugas, serta membatu kesulitan peserta didik dalam mengerjakan tugas sekolah (PR). Kegiatan pengabdian masyarakat ini dipandang dapat untuk meningkatkan pemahaman konsep peserta didik dan dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Kegaiatan pendampingan bimbingan belajar ini memberikan dampak bagi motivasi peserta didik dalam belajar dan juga berdampak bagi mengurangi beban orang tua dalam membantu anak-anaknya dalam mengatasi kesulitan belajar khususnya bagi orang tua yang memiliki keterbatasan ilmu, pengetahuan dan pengalaman dalam membelajarkan anak-anaknya.
Nilai-Nilai Pendidikan untuk Anak dalam Novel Mata dan Rahasia Pulau Gapi Karya Okky Madasari Fitria Fauziah Hasanah; Syarifah Setiana Ardiati; Rizqi Kustanti; Ganjar Julian Pratama; Widi Aimi; Ayi Juanda
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini dan Kewarganegaraan Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini dan Kewarganegaraan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/paud.v3i3.1236

Abstract

Literary works, as imaginative representations of human social and psychological reality, inherently have the potential to contain educational values. Children's novels have significant potential as pedagogical media, especially in the implementation of thematic curriculum, considering that the narrative messages in them can be integrated coherently with relevant learning materials. The use of literary works, especially novels, as a source of learning media is supported by their ability to convey moral messages and educational values that can be adapted as interesting and contextual teaching materials for students. This study will discuss the educational values in the novel Mata dan Rahasia di Pulau Gapi by Okky Madasari. This study uses a qualitative method, because the purpose of this study is to raise narratives to share stories or ideas with others. Based on the results of the study, it is known that the educational values contained in the novel "Mata dan Rahasia di Pulau Gapi" have many educational values that can be used as lessons for children and readers in general, in addition to the historical background and also about environmental damage, the novel has educational values such as religious values, honesty, empathy, independence and courage, literacy education, and peace-loving education. Okky Madasari as the author of the novel "Mata dan Rahasia di Pulau Gapi" plays an important role in the development of literature in Indonesia, many of her works have contributed to various discourses such as about women in Indonesia, history, about education and about children and technological developments.