Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

ANALISIS PENERAPAN PENGELOLAAN PERALATAN MEDIS DI RUMAH SAKIT GRANMED LUBUK PAKAM TAHUN 2022 Sutan Syarif Muda; Daniel Suranta Ginting; Nurul Aini Siagian
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.10527

Abstract

Dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit, peralatan medis sangat dibutuhkan dalam hal pemeliharaan dan pengawasan untuk menghindari kerusakan alat kesehatan. Kesalahan dalam mendiagnosa dapat menghambat pemberian pelayanan kesehatan kepada pasien sehingga ketepatan dalam pemeliharaan dan pengawasan sangat dibutuhkan oleh semua alat kesehatan. Metode penelitian ini menggunakan penelitian mixed method yaitu data kualitatif dengan mengumpulkan informasi menggunakan pedoman elemen penilaian PMK 1128/2022 dan dilanjutkan dengan hasil wawancara mendalam sebagai data kuantitatif dengan 7 orang informan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Implementasi Manajemen Peralatan Medik sebagai Standar Akreditasi Rumah Sakit dan apakah Rumah Sakit Grandmed sudah memenuhi Standar Akreditasi pada MFK 7 Elemen Penilaian berdasarkan PMK 1128 tahun 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pengelolaan peralatan medis di Rumah Sakit Grandmed berdasarkan Elemen Penilaian MFK 7 PMK 1128 Tahun 2022 yaitu 83%, artinya sudah memenuhi standar dalam akreditasi rumah sakit
Pengaruh Edukasi Homecare Terhadap Self Efficacy Caregiver Melakukan Perawatan Luka Sederhana Ulkus Diabetik Daniel Suranta Ginting; Syahdiva Andira Panjaitan
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.8598

Abstract

Menurut Kementerian Kesehatan RI (2018) dalam perbandingan RISKESDAS tahun 2013 dan 2018 prevalensi Diabetes Mellitus di Sumatera Utara merupakan provinsi dengan prevalensi terbesar ketiga di Pulau Sumatera setelah Bangka Belitung dan Aceh. Prevalensi DM di Provinsi Sumatera Utara sebesar 2,3%, prevalensi tertinggi di Deli Serdang mengalami peningkatan sebesar 2,9%. DM di RSUD Deli Serdang meningkat sebesar 42,65% dari tahun 2013 hingga tahun 2018. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh home care education terhadap efikasi diri caregiver dalam menangani luka ulkus diabetik sederhana di Puskesmas Deli Tua Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan desain penelitian Quasy eksperimen one group pre post test design. Metode pengukuran menggunakan kuesioner yang dianalisis secara univariat dan bivariat dengan analisis uji T berpasangan. Hasil uji statistik menunjukkan adanya pengaruh homecare education terhadap efikasi diri caregiver dalam menangani luka ulkus diabetik sederhana dengan nilai p-value 0,0000,05. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa terdapat perbedaan nilai rata-rata sebelum dan sesudah diberikan pendidikan sebesar 4,80. Dan hasil uji pairet diperoleh nilai p : 0,000 artinya p 0,05 sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan pemberian homecare education terhadap Self Efficacy Caregiver yang melakukan perawatan luka sederhana tukak diabetic.
PENGARUH DIABETES SELF MANAGEMENT EDUCATION (DSME) TERHADAP KEPATUHAN TERAPI DALAM MENJAGA KADAR GULA DARAH  PADA PENDERITA DIABETES MELITUS (DM) DI POLI PENYAKIT DALAM RUMAH SAKIT UMUM SEMBIRING DELI TUA Daniel Suranta Ginting; Adi Arianto; Karina Nopita Br Sembiring
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6493

Abstract

Abstract: Diabetes Mellitus (DM) is a chronic disease that requires long-term management through adherence to therapy to prevent complications. One effort to improve adherence to therapy in DM patients is through Diabetes Self-Management Education (DSME), which aims to improve patients' knowledge, skills, and abilities in performing self-care. This study aims to determine the effect of Diabetes Self-Management Education (DSME) on adherence to therapy in Diabetes Mellitus patients at the Internal Medicine Polyclinic of Sembiring Deli Tua General Hospital. This study used a pre-experimental design with a one-group pre-test and post-test approach. The study population was all Diabetes Mellitus patients who were treated at the Internal Medicine Polyclinic of Sembiring Deli Tua General Hospital, with a sample of 40 respondents selected using a purposive sampling technique. The research instrument used was the Diabetes Self-Management Questionnaire (DSMQ) to measure the level of adherence to therapy before and after the DSME intervention. Data analysis was performed using a paired t-test or Wilcoxon test according to the results of the normality test. The results showed that before the DSME intervention, most respondents were in the non-adherent category, as many as 28 respondents (70.0%). After being given the DSME intervention, there was an increase in therapy compliance with 33 respondents (82.5%) being in the compliant category. The results of the statistical test showed a significant influence between the provision of DSME on therapy compliance in Diabetes Mellitus patients. The conclusion of this study is that Diabetes Self Management Education (DSME) has a significant effect on increasing therapy compliance in Diabetes Mellitus patients, so that DSME can be applied as a nursing intervention to improve DM management and prevent complications. Keywords: Diabetes Mellitus, Diabetes Self Management Education (DSME), Compliance Therapy   Abstrak: Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan jangka panjang melalui kepatuhan terhadap terapi guna mencegah terjadinya komplikasi. Salah satu upaya untuk meningkatkan kepatuhan terapi pasien DM adalah melalui Diabetes Self Management Education (DSME), yang bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan pasien dalam melakukan perawatan mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Diabetes Self Management Education (DSME) terhadap kepatuhan terapi pada pasien Diabetes Melitus di Poli Penyakit Dalam Rumah Sakit Umum Sembiring Deli Tua.Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test dan post-test. Populasi penelitian adalah seluruh pasien Diabetes Melitus yang berobat di Poli Penyakit Dalam RSU Sembiring Deli Tua, dengan jumlah sampel sebanyak 40 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Diabetes Self Management Questionnaire (DSMQ) untuk mengukur tingkat kepatuhan terapi sebelum dan sesudah pemberian intervensi DSME. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired t-test atau uji Wilcoxon sesuai dengan hasil uji normalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan intervensi DSME, sebagian besar responden berada pada kategori tidak patuh sebanyak 28 responden (70,0%). Setelah diberikan intervensi DSME, terjadi peningkatan kepatuhan terapi dengan 33 responden (82,5%) berada pada kategori patuh. Hasil uji statistik menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara pemberian DSME terhadap kepatuhan terapi pasien Diabetes Melitus.Kesimpulan penelitian ini adalah Diabetes Self Management Education (DSME) berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kepatuhan terapi pasien Diabetes Melitus, sehingga DSME dapat diterapkan sebagai salah satu intervensi keperawatan untuk meningkatkan pengelolaan DM dan mencegah komplikasi. Kata kunci: Diabetes Melitus, Diabetes Self Management Education (DSME), Kepatuhan Terapi