Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perancangan Kampanye Sosial Kampanye Sosial "Politik Gak Ribet!" Sebagai Media Literasi Dasar Politik Bagi Gen Z Rizka Alya Hamzah; Nisa Putri Rachmadani; Alfikhairina Jamil
Meraki: Journal of Creative Industries Vol. 3 No. 01 (2025): Sustainable Innovation in Creative Industry Through Craft and Design
Publisher : Fakultas Industri Kreatif Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/meraki.v3i01.7732

Abstract

The low political participation among first-time voters and the strong reliance of Generation Z on social media highlight the need for accessible political education. This study aims to design a social campaign titled “Politik Gak Ribet!” as a basic political literacy medium for Gen Z. The campaign integrates motion graphics as the primary medium with interactive zines as a supporting medium, utilizing a design thinking approach to ensure engaging and meaningful communication.The campaign addresses four key topics: the importance of collective goals through discussion, fundamental knowledge of the electoral system, the impact of social media on political opinion, and the issue of political apathy. Visual elements include folk-art-style children's illustrations, fable-based metaphors, and simple interactive games such as crosswords to foster emotional and cognitive engagement.The results of this design project indicate the potential of visually driven and interactive media to serve as alternative educational tools that resonate with young audiences. The campaign is expected to promote critical awareness and encourage active civic engagement among Gen Z in Indonesia’s political sphere.
Dimensi Kesadaran dan Perilaku Pekerja Terhadap Penghematan Energi di Kantor Alfikhairina Jamil; Hanson E. Kusuma; Angela Upitya Paramitasari
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 10 No. 3 (2021): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (809.373 KB) | DOI: 10.32315/jlbi.v10i03.60

Abstract

Penelitian mengenai penghematan energi selama ini masih terfokus kepada penghematan yang dilakukan pada tingkat rumah tangga. Namun, faktanya adalah, bangunan komersil, terutama bangunan perkantoran adalah salah satu pengguna energi terbesar di dunia. Oleh sebab itu, permasalahan mengenai penghematan energi di kantor seharusnya lebih diperhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dimensi kesadaran dan perilaku yang berhubungan dengan penghematan energi di kantor. Hasil dari dimensi ini juga bertujuan untuk dijadikan landasan apabila sebuah bangunan ingin menerapkan intervensi untuk membantu mengurangi penggunaan energi. Pada penelitian ini, dibahas mengenai dimensi kesadaran dan perilaku pekerja terhadap penghematan energi di kantor. Kesadaran pada penelitian ini lebih merujuk kepada motivasi dan alasan seseorang mengapa melakukan atau tidak melakukan kegiatan penghematan energi, dan perilaku adalah hal yang dilakukan dan dibutuhkan yang berkaitan dengan penghematan energi itu sendiri. Metode yang digunakan adalah kuantitatif, pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner daring dengan metode non-random sampling dengan teknik snow-ball. Analisis data pada pendekatan ini menggunakan analisis komponen prinsip dan analisis faktor. Hasil dari penelitian ini menunjukkan pada 10 kelompok kesadaran, yaitu ‘Sadar akan Penghematan’, ‘Pencegah’, ‘Perbaikan lingkungan’, ‘Penghematan di rumah’,’ Keuangan’, ‘Penghematan di kantor’, ‘Moral’, ‘Sumber dana dan biaya’, ‘Sumber energi’, dan ‘Kewajiban’. Sedangkan pada kelompok perilaku ada lima kelompok, yaitu ‘Konektivitas’, ‘Kebutuhan listrik’, ‘Ketergantungan energi’, ‘Kebutuhan energi’, dan ‘Alat elektronik’.
Identifikasi Tipologi Signage Wisata Sebagai Optimalisasi Cagar Budaya dalam Pengembangan Pariwisata di Banda Aceh Alidha, Seprina Yana; Nisa Putri Rachmadani; Alfikhairina Jamil
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tourism signage in cultural heritage areas plays a crucial role as a visual information element that enhances visitors’ experiences and reinforces the destination’s identity. Unsynchronized signage design and placement can reduce tourist comfort and weaken the overall attractiveness of the area. This study aims to examine the existing conditions and identify the visual and informational characteristics of tourism signage in the cultural heritage areas of Banda Aceh. The research employs a qualitative descriptive approach through direct observation, visual documentation, and a literature review on wayfinding design and visual communication principles. The findings indicate that the integration of design, cultural context, and informational functions is essential to create a meaningful visitor experience. Classification based on visual design characteristics reveals significant variations in typology, quality, and design integration across locations. Most signage is directive or regulatory in nature, with limited interpretive elements that convey historical narratives effectively. Wayfinding signage is relatively adequate in key points such as PLTD Apung but lacks holistic integration in more complex areas like Pintu Khop and Baiturrahman Grand Mosque. In terms of visual design, inconsistencies were found in readability, materials, and typography, which often fail to align with local cultural identity. Overall, Banda Aceh’s signage system remains suboptimal in supporting the educational and narrative functions of its heritage tourism.