This Author published in this journals
All Journal Jurnal Tecnoscienza
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS VIRTUAL REALITY SEBAGAI MEDIA TERAPY TERAPAN UNTUK PENDERITA ACROPHOBIA Kardilah Rohmat Hidayat
JURNAL TECNOSCIENZA Vol. 6 No. 1 (2021): TECNOSCIENZA
Publisher : JURNAL TECNOSCIENZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/tecnoscienza.v6i1.538

Abstract

P Fobia ketinggian atau acrophobia merupakan ketakutan yang berlebihan terhadap ketinggian. Rasa takut yang dialami penderita fobia ketinggian dapat menimbulkan beberapa gejala, seperti kecemasan, stres, hingga panik, saat berada di tempat tinggi. Meski tidak mudah, fobia ketinggian sebenarnya dapat diatasi. Terapi paparan merupakan salah satu terapi yang efektif untuk mengatasi fobia ketinggian. Dalam terapi ini, terapis akan membantu pasien untuk membuka diri secara perlahan terhadap hal yang ditakuti. Dalam penelitian ini akan melakukan analisis menggunakan metode Repeated Measures ANOVA dari hasil implementasi perancangan virtual reality yang menggunakan metode MDLC (Multimedia Development Life Cycle) dalam pengembangan software tersebut. Device yang digunakan untuk virtual reality yaitu menggunakan HTC Vive sebagai media untuk partisipan melihat tampilan 3D atau tampilan Virtual.
ANALISIS VIRTUAL REALITY SEBAGAI MEDIA TERAPY TERAPAN UNTUK PENDERITA ACROPHOBIA Kardilah Rohmat Hidayat
JURNAL TECNOSCIENZA Vol. 6 No. 1 (2021): JURNAL TECNOSCIENZA
Publisher : JURNAL TECNOSCIENZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/tecnoscienza.v6i1.538

Abstract

P Fobia ketinggian atau acrophobia merupakan ketakutan yang berlebihan terhadap ketinggian. Rasa takut yang dialami penderita fobia ketinggian dapat menimbulkan beberapa gejala, seperti kecemasan, stres, hingga panik, saat berada di tempat tinggi. Meski tidak mudah, fobia ketinggian sebenarnya dapat diatasi. Terapi paparan merupakan salah satu terapi yang efektif untuk mengatasi fobia ketinggian. Dalam terapi ini, terapis akan membantu pasien untuk membuka diri secara perlahan terhadap hal yang ditakuti. Dalam penelitian ini akan melakukan analisis menggunakan metode Repeated Measures ANOVA dari hasil implementasi perancangan virtual reality yang menggunakan metode MDLC (Multimedia Development Life Cycle) dalam pengembangan software tersebut. Device yang digunakan untuk virtual reality yaitu menggunakan HTC Vive sebagai media untuk partisipan melihat tampilan 3D atau tampilan Virtual.
Analisis Rekomendasi Pembuatan Produk Menggunakan RStudio Dan Twitter (Studi Kasus : Git Solution) Fiyas Mahananing Puri; Surya Tri Atmaja Ramadhani; Dewi Anisa Istiqomah; Vikky Aprelia Windarni; Kardilah Rohmat Hidayat
JURNAL TECNOSCIENZA Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL TECNOSCIENZA
Publisher : JURNAL TECNOSCIENZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/c9z0w740

Abstract

Dalam lanskap korporat kontemporer, internet telah muncul sebagai alat fundamental untuk meningkatkan penjualan dan layanan pelanggan, terutama melalui penerapan sistem rekomendasi yang banyak digunakan khususnya dalam e-commerce. Namun, banyak perusahaan, termasuk PT GIT Solution, masih belum sepenuhnya memanfaatkan potensi big data dalam analisis pasar, dan masih bergantung pada data historis serta metode konvensional seperti follow-up atau kunjungan langsung. Hal ini menyebabkan kurang optimalnya pemanfaatan data untuk menghasilkan rekomendasi yang relevan dan personal bagi pelanggan. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis data Twitter dengan algoritma pengelompokan K-Means untuk mengelompokkan data dan metode perangkingan Simple Additive Weighting (SAW) untuk memberikan rekomendasi produk yang disesuaikan dengan preferensi pelanggan. Data yang digunakan diperoleh melalui crawling data Twitter, dan dianalisis menggunakan RStudio untuk mengidentifikasi tren serta preferensi konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode yang digunakan memberikan hasil evaluasi yang memuaskan dengan Indeks Davies-Bouldin (DBI) sebesar 0,10%, yang menunjukkan kualitas pengelompokan yang baik. Implikasi dari hasil ini adalah perusahaan dapat memanfaatkan analisis big data dari media sosial untuk meningkatkan kualitas rekomendasi produk, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dan efektivitas pemasaran.