Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Kursi Ergonomis Dan Peregangan Untuk Mengurangi Keluhan Nyeri Punggung Pada Pekerja Di Industri PT. “X” Kebumen Jawa Tengah Yuliana Yuliana; Yamtana Yamtana; Achmad Husein
Jurnal Teknologi Kesehatan (Journal of Health Technology) Vol. 15 No. 1 (2019): Juni
Publisher : POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.17 KB)

Abstract

Ergonomics plays an important role in improving occupational safety and health factors. Workers knitting in the Prembun false eyelash industrydo the work manually in a sitting position on an elongated chair without a backrest so that the buttocks don't hurt when sitting too long, bending forward and repetitive hand movements. The purpose of this study was to determine the effect of ergonomic chairs and stretches to reduce complaints of back pain in workers at PT X.Thistype of research is quasi-experimental (quasi experiment) with the approach pretest posttest group design. The sample of this study was 23 workers, taken by purposive sampling technique.The measurement method used the questionaire Nordic Body Map to find out the number of complaints of back pain. Test the normality of the data using the Shapiro-Wilk test then followed the bound t-test, at ? = 0.05.The average decrease in back pain complaints was 10.39 or 37.11%,11.89 or 33.23%, and 4.91 or 17.54%. Data were analyzed using t-test bound obtained p-value =0.000 or p<0.05 indicates there is a significant effect on the reduction of back pain complaints of respondents in using ergonomic chair and stretching in the industry of false eyelashes PT X.
Sosialisasi dan Penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Sepanjang Jalan Dusun Ngaglik, Desa Soronalan, Kabupaten Magelang Sefia Tri Rohma; Adela Cynthia Naja; Puspita Galih Pramesthi; Yamtana Yamtana
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juni 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v2i1.260

Abstract

Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat dalam rangka memenuhi keperluan sehari-hari. Tanaman ini dapat menjadi salah satu alternatif untuk mengatasi masalah dan keluhan kesehatan masyarakat Dusun Ngaglik. Desa Soronalan, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang. Salah satu cara untuk memberikan informasi dan pengetahuan terkait TOGA adalah dengan mengadakan sosialisasi dan penanaman TOGA. Pelaksanaan penanaman TOGA di sepanjang jalan Dusun Ngaglik dilakukan dengan metode persiapan, yaitu koordinasi dengan kepala dusun, sosialisasi terkait tanaman TOGA, dan praktik penanaman 7 jenis TOGA. Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan mendapat respon yang baik dari warga Dusun Ngaglik. Selain itu, kegiatan ini diharapkan agar warga Dusun Ngaglik mengetahui pengaplikasian dan manfaat TOGA dalam kehidupan sehati-hari.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penyuluhan dan Pembuatan Larvitrap Sebagai Upaya Peningkatan Angka Bebas Jentik (ABJ) di Dusun Polaman Sidiq Fajariyanto; Fadhilah Noviera Abadi; Aulia Syahda Khairunnisa; Levina Mutiara Alfarel; Nazwa Salsabilla; Bambang Suwerda; Yamtana Yamtana
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, April 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v4i2.1520

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia yang berkaitan erat dengan keberadaan vektor nyamuk Aedes aegypti. Salah satu indikator keberhasilan pengendalian vektor adalah Angka Bebas Jentik (ABJ). Upaya peningkatan ABJ memerlukan keterlibatan aktif masyarakat melalui pendekatan promotif dan preventif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader melalui penyuluhan serta praktik pembuatan larvitrap sebagai upaya pengendalian jentik di Dusun Polaman. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan evaluasi pretest–posttest terhadap delapan kader yang dipilih secara purposive. Kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan penyuluhan, praktik pembuatan larvitrap, dan evaluasi. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest sebesar 62,6 meningkat menjadi 85,9 pada posttest, dengan persentase peningkatan sebesar 37,52%. Seluruh peserta mengalami peningkatan pengetahuan setelah intervensi. Pendekatan yang mengombinasikan penyuluhan dan praktik langsung terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan kader terkait pencegahan DBD dan pengendalian jentik. Meskipun pengukuran ABJ secara kuantitatif belum dilakukan, peningkatan kapasitas kader diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan ABJ secara berkelanjutan. Dengan demikian, kegiatan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui edukasi partisipatif dan inovasi sederhana seperti larvitrap dapat menjadi strategi yang efektif dalam mendukung pengendalian vektor berbasis masyarakat.