Regina Nursyafitri
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perancangan Tas Khusus untuk Penggemar K-POP saat Mengunjungi Konser K-POP Regina Nursyafitri; M Arif Waskito
Jurnal Desain Indonesia. Vol 3 No 2 (2021): Desain pada Era New Normal
Publisher : Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia (ADPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52265/jdi.v3i2.149

Abstract

A social group that has the same hobbies or interests can be an opportunity to become a target for finding solutions in that group. The design of this bag is intended to suit the needs of the community when attending concerts, namely the age range of 16-33 years old. This research is motivated by the needs/opportunities of the needs of Kpop fans when attending concerts with several regulations that regulate luggage to the size of the bag used. When go to a K-pop concert, there is an item that is characteristic that makes this bag different from other bags, that item is called a lightstick. The basis of this design is also due to seeing how much they take care of this item and other considerations of luggage due to the limited bag size set by the concert organizer. The purpose of this research is to produce a bag design that is a community solution when attending concerts with a special compartment to store lightsticks so that they are safe and can still store other products. The resulting design has a novelty value that is offered, namely the development of designs from existing products besides the advantages of this designed bag having a cheaper price compared to existing products because the product is made abroad, with a compact design with reference to casual - korean look. The design process is carried out through a double diamond design thinking approach, namely by searching for data about the target user by fostering a sense of empathy, finding solutions for what products are needed, then looking for appropriate ideas, and at the end of the process a design is produced in the form of a dynamic mock-up that more or less have the size and function in accordance with the resulting design.
Studi Komparasi Pengembangan Desain Produk Jam Tangan yang Diinspirasi dari Unsur-Unsur Visual yang Terdapat pada Budaya Suku Bangsa Batak, Dayak, dan Bali Regina Nursyafitri; Mohamad Arif Waskito; Amirul Nefo
Jurnal Desain Indonesia. Vol 4 No 2 (2022): Hari Desain Produk Industri Dunia
Publisher : Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia (ADPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52265/jdi.v4i2.189

Abstract

Dasar dilakukannya pengembangan desain produk jam tangan ini yaitu untuk wadah memperkenalkan ragam budaya yang dimiliki oleh Suku Batak, Dayak, dan Bali. Dipilihnya ketiga suku tersebut dikarenakan masing-masing suku ini masih memegang teguh adat istiadatnya dalam kehidupan sehari-hari yang sudah ada sejak nenek moyang. Selain itu ciri khas yang dimiliki familiar dikalangan masyarakat, sehingga memudahkan dalam proses pencarian voting desain terhadap masyarakat umum mengenai yang paling merepresentasikan terhadap ketiga suku tersebut. Dilatar belakangi oleh menurunnya ketertarikan masyarakat untuk mengetahui dan melestarikan ragam budaya yang dimiliki oleh Indonesia. Ragam budaya yang digunakan dalam proses desain ini yaitu unsur visual yang menjadi perwakilan dari Suku Batak, Dayak, dan Bali seperti warna dan ornamen. Pemilihan produk jam tangan untuk dijadikan media dalam memperkenalkan ragam budaya Indonesia yaitu dikararenakan jam tangan merupakan salah satu fashion item yang populer dikalangan generasi muda. Penggunaan material kayu dan kulit pada material utama menjadi pertimbangan untuk membangun kesan etnik pada jam tangan. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu mengukur seberapa banyak orang mengetahui mengenai ciri khas yang dimiliki oleh Suku Batak, Dayak, dan Bali dengan menggunakan metode penelitian design thinking process dengan salah satu langkahnya mengetest masyarakat mengenai pengetahuan mereka akan varian jam tangan yang mem-visualisasikan dari masing-masing suku. Selain bertujuan untuk mengetahui pengetahuan akan ciri khas suku juga untuk menentukan desain jam tangan yang seperti apa yang paling merepresentasikan dari kertiga suku tersebut. Hasil akhir dari penelitian ini yaitu prototip dengan material kayu dan kulit.