Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALYSIS OF COASTLINE CHANGES ON THE POTENTIAL OF MANGROVE FORESTS ON BENGKALIS ISLAND, RIAU PROVINCE Lulu Mayna Nabilla; Mubarak Mubarak; Elizal Elizal
Asian Journal of Aquatic Sciences Vol 4 No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/ajoas.4.2.163-170

Abstract

This study was conducted from January to February 2021 in coastal areas of Bengkalis Regency that is in Riau Province. This study aims to know the coastline changes to the potency of mangrove forests in that area. Field data was collected by survey methods such as direct observation and questioners, and it used different times of satellite imageries to find out the coastline changes over time. The results showed that the coastline of this regency had changed as much as 1036 Ha in average from the year of 1988 to 2020. It was due to coastal abrasion, wave actions, and reduction of mangrove forests; the coastline change reached 12.02 meters per year as the highest. The mangrove forest in the region of this regency plays important roles to the local life, the local economy, and the coastal waters; it was for fishermen, charcoal production, coastal tourism, and transportation as well.
Strategi pengelolaan Ekosistem mangrove yang berkelanjutan di Desa Buruk Bakul Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau Lulu Mayna Nabilla; Ridwan Manda Putra; Efriyeldi Efriyeldi; Budijono Budijono
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.647

Abstract

Ekosistem mangrove memainkan peran penting dalam ketahanan pesisir, konservasi keanekaragaman hayati, dan penyerapan karbon. Namun, ekosistem ini menghadapi degradasi parah akibat aktivitas antropogenik seperti deforestasi, konversi lahan, dan eksploitasi yang tidak berkelanjutan. Studi ini menyelidiki status keberlanjutan pengelolaan ekosistem mangrove di Desa Buruk Bakul, Provinsi Riau, menggunakan metode RAPFISH (Rapid Appraisal for Fisheries) di lima dimensi: ekologis, ekonomi, dan sosial-budaya. Temuan penelitian ini mengungkapkan indeks keberlanjutan keseluruhan sebesar 45,3, mengkategorikan ekosistem sebagai "kurang berkelanjutan." Dimensi ekologi mendapatkan skor tertinggi (48,7), dikikuti dimensi sosial-budaya 44,7, sementara dimensi ekonomi adalah yang terlemah. (40,4). Atribut sensitif utama yang diidentifikasi meliputi: Pemasaran hasil mangrove, Serapan tenaga kerja local, Memiliki estetika, Akses masyarakat terhadap mangrove dan Ketersediaan aturan dan peran lembaga non-formal. Atribut-atribut ini berfungsi sebagai titik tumpu untuk meningkatkan keberlanjutan. Studi ini mengusulkan strategi terintegrasi yang berfokus pada penguatan ekonomi berbasis mangrove, peningkatan akses dan partisipasi masyarakat, dan penguatan kebijakan dan kelembagaan. Dengan menangani atribut-atribut sensitif ini, penelitian ini berkontribusi pada perumusan kebijakan holistik untuk konservasi mangrove yang berkelanjutan, memastikan kesehatan ekologi dan manfaat sosial-ekonomi bagi komunitas pesisir.