Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Penerapan Pembelajaran Problem Solving untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa SD 060877 Medan Siti Rahmadhani Siregar; Amir Danis; Sri Ramadhani; Sugito Sugito
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 2 (2023): Juni : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v3i2.2070

Abstract

The purpose of this service is to develop an effective problem solving learning model.. The types of subjects in this study were students of SD 060877 Medan. The instruments used consisted of learning achievement test validation sheets, learning achievement tests and student response questionnaires. Data analysis used is descriptive analysis. The results showed that: (1) material validation, stated that the method developed was suitable for use in the field with revisions and valid, (2) based on field trials, it could be declared effective. This is based on: (i) the percentage of classical completeness increased, namely 89.66% of the 29 students who took the test; (ii) achievement of learning objectives (TPK) achieved; (iii) positive student responses; and the percentage of effective study time. The level of increase in student learning outcomes based on the gain score is moderate.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN MEDIA WORDWALL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VI PADA MATA PELAJARAN PPKN DI SDN 106805 MANUNGGAL Suci Melati; Siti Rahmadhani Siregar
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4773

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai dampak paradigma pembelajaran TGT, menggunakan media wordwall, terhadap hasil pendidikan siswa kelas enam PPKN di SDN 106805 Manunggal. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian eksperimental, yaitu metodologi Eksperimental Sejati, untuk membandingkan model pembelajaran TGT dengan media Wordwall pada kelompok kontrol pre-test dan post-test. Penelitian ini “mengevaluasi hasil belajar melalui ujian esai yang terdiri dari 10 pertanyaan post-test dan 13 pertanyaan pre-test, yang telah divalidasi, menghasilkan nilai reliabilitas post-test sebesar 0,901 dan koefisien reliabilitas pre-test sebesar 0,884. Nilai t yang dihitung adalah 2,079, dan nilai t kritis adalah 2,000, yang diperoleh dari analisis data post-test menggunakan uji t pada tingkat α 0,05 dengan 58 derajat kebebasan. Hipotesis nol (H0) ditolak, dan hipotesis alternatif (Ha) diterima jika nilai t yang dihitung melebihi nilai t kritis (2,079 > 2,000)”. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa pada mata kuliah PPKN di SDN 106805 Manunggal, siswa yang menggunakan model pembelajaran TGT dengan media Wordwall mencapai hasil belajar yang lebih unggul dibandingkan dengan siswa yang menggunakan metode pembelajaran klasik.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS CERPEN SISWA KELAS V SDN 060908 MEDAN Siti Rahmadhani Siregar; Desi Sijabat
Jurnal Binagogik Vol. 9 No. 2 (2022): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v9i2.72

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap kemampuan menulis cerpen dan (2) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dan motivasi belajar terhadap kemampuan menulis cerpen siswa di kelas V SDN 060908 Medan. Penelitian ini dilaksanakan di kelas V SDN 060908 Medan. Penelitian ini menggunakan Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian adalah quasi experimental. Populasinya adalah siswa kelas V SDN 060908 Medan. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah semua siswa yaitu sebanyak 25 siswa pada kelas V-A dan sebanyak 25 siswa pada kelas V-B. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah (1) observasi, (2) kuesioner (angket), (3) tes, dan (4) dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data statistik uji ANOVA. Selanjutnya tahapan-tahapan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah: (1) tahap persiapan, (2) tahap pelaksanaan, (3) tahap pengolahan, dan (4) tahap pelaporan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP PENDIDIKAN KARAKTER DAN HASIL BELAJAR PKn SISWA KELAS V SDN 064981 MEDAN Amir Danis; Siti Rahmadhani Siregar
Jurnal Binagogik Vol. 9 No. 2 (2022): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v9i2.74

Abstract

Pendidikan diharapkan tidak hanya mendidik siswa agar menjadi manusia yang cerdas, akan tetapi pendidikan juga dapat membentuk siswa menjadi manusia yang berakhlak mulia. Oleh karena itu, pemerintah terus berusaha agar pendidikan benar-benar menjadi kunci dalam pembentukan karakter bangsa (character building). Sejauh ini, penerapan model pembelajaran di sekolah terus diterapkan dalam upaya melihat kesesuaian dengan pengembangan pendidikan karakter dan hasil belajar yang di diharapkan dalam proses pembelajaran. Dalam hal ini, upaya yang dilakukan adalah melihat pengaruh penerapan model pembelajaran Discovery Learning terhadap pendidikan karakter dan hasil belajar siswa sekolah dasar. Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran discovery learning terhadap pendidikan karakter siswa (2) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh model pembelajaran discovery learning terhadap hasil belajar siswa SDN 064981 Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian adalah quasi experimental dan populasinya adalah siswa kelas V SDN 064981 Medan. Teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah (1) observasi, (2) kuesioner (angket), (3) tes, dan (4) dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data statistik uji ANOVA.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA DI KELAS IV SDN 067775 MEDAN Siti Rahmadhani Siregar; Sri Ramadhani
Jurnal Binagogik Vol. 8 No. 2 (2021): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v8i2.237

Abstract

Adapun tujuan khusus yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu untuk mendapatkan data: (1)Perbedaan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa yang diajar dengan model pembelajaran blended learning dibandingkan dengan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa yang diajar dengan model pembelajaran koperatif learning tipe TGT; (2) Perbedaan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa yang memiliki gaya belajar visualdibandingkan dengan siswa yang memiliki gaya belajar auditori; dan (3) Interaksi antara Model Pembelajarandengan gaya belajar terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri067775 Medan. Populasinya adalah seluruh siswa kelas IV sebanyak 60 siswa. Sampel dalam penelitianini adalah semua siswa yaitu sebanyak 30 siswa pada kelas IV/A dan sebanyak 30 siswa pada kelas IV/B. Instrumen yang digunakan untuk mengumpul data adalah tes hasil belajar Bahasa Indonesia dan angket gayabelajar. Metode penelitian menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain penelitian faktorial 2x2.Teknik analisis data menggunakan ANAVA pada taraf signifikan α =0,05. Berdasarkan pengolahan data yang diperoleh terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Blended Learning dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT)dimana nilai rata-rata hasil belajar Bahasa Indonesia siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Blended Learning lebih tinggi yaitu 80,667 dengan rata-rata gain skor sebesar 0,69 sedangkan nilai rata-rata kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) yaitu 63,667 dengan rata-rata gain skor sebesar 0,44. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Blended Learning lebih tinggi daripada hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT)
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN FLIPPED CLASSROOM TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA KELAS V SDN 060821 MEDAN Saut Mardame Simamora; Siti Rahmadhani Siregar
Jurnal Binagogik Vol. 8 No. 2 (2021): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v8i2.238

Abstract

Memasuki tatanan kehidupan New Normal di masa Pandemi Covid-19 pendidik maupun siswa juga dituntut untuk mempunyai kemampuan belajar dan mengajar baik soft skillmaupun hard skill. Maka salah satu model pembelajaran yang tepat untuk tetap terlaksananya proses pembelajaran dan memperoleh hasil yang maksimal yaitu dengan penerapan model pembelajaran Flipped Classroom. Penerapan model pembelajaran Flipped Classroom siswa dapat belajar dimana saja dan kapan saja. Kemudian pada saat siswa datang kesekolah siswa dan guru hanya mengembangkan diskusi dan praktik pada saat disekolah.Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran Flipped Classroom terhadap kemampuan berpikir kreatif dan (2) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh model pembelajaran Flipped Classroom dan motivasi belajar siswa terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa di kelas V SDN 060821. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 060821. Populasinya adalah seluruh siswa kelas V sebanyak 50 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah semua siswa yaitu sebanyak 25 siswa pada kelas V-A dan sebanyak 25 siswa pada kelas V-B. Instrumen yang digunakan untuk mengumpul data adalah tes kemampuan berpikir kreatif dan angket motivasi belajar. Metode penelitian menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain penelitian faktorial 2x2. Teknik analisis data menggunakan ANAVA pada taraf signifikan α =0,05.Berdasarkan pengolahan data yang diperoleh terdapat perbedaan hasil kemampuan berpikir kreatif siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Flipped Classroom dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Ditinjau dari nilai rata-rata kemampuan berpikir kreatif kelas Flipped Classrom (80,4) dan konvensional (63,4). Hasil ini menunjukkan perbedaan rata-rata hasil belajar sebesar 17,00. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil kemampuan berpikir kreatif siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Flipped Classroom lebih tinggi daripada hasil kemampuan berpikir kreatif siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Konvensional.
Peningkatan Kreativitas Menulis Siswa Menggunakan Problem Centered Learning (PCL) di Kelas V SD Pangeran Antasari Medan T.A 2020 Siti Rahmadhani Siregar
Jurnal Binagogik Vol. 7 No. 1 (2020): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v7i1.456

Abstract

Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam 2 siklus, dimana setiap siklus dilakukan 2x pertemuan. Dalam setiap siklus dilakukan melalui 4 tahap, yaituperencanaan, tindakan, pemantauan, dan refleksi. Subjek dalam penelitian tindakan kelas iniadalah siswa kelas V yang berjumlah 30 orang yang terdiri dari 15 siswa perempuan dan 15 siswalaki-laki di SD Kelas V Pangeran Antasari Medan. Objek dari penelitian ini adalah modelpembelajaran Problem Centered Learning (PCL) yang diharapkan dapat meningkatkan kreativitasmenulis siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia materi Menulis Laporan Pengamatan. Alatpengumpul data yang digunakan adalah observasi dan tes formatif. Hal ini dapat dilihatberdasarkan analisis data observasi pada siklus I diperoleh data peningkatan kreativitas menulissiswa yaitu 21 orang siswa tergolong kreativitas rendah atau 70% dan 4 siswa tergolong kreativitassedang atau 13.3% dan 5 siswa kreativitas tinggi atau 16.6%. Dan pada siklus II persentasekreativitas menulis siswa semakin meningkat dan sesuai dengan persentase yang ingin dicapaipada tingkat kreativitas menulis siswa, yaitu: terdapat 25 orang siswa berkreativitas tinggi atau83.3%, 3 siswa berkreativitas sedang atau 10% dan 2 siswa berkreativitas rendah atau 6.67% darijumlah 30 siswa keseluruhan. Hal ini dapat dilihat dari rata – rata kelas kreativitas menulis siswapada pembelajaran Bahasa Indonesia yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaranProblem Centered Learning lebih baik dari sebelumnya. Untuk itu, dapat disimpulkan bahwadengan menggunakan model pembelajaran Problem Centered Learning dapat meningkatkankreativitas menulis siswa pada pelajaran Bahasa Indonesia di kelas V SD Pangeran AntasariMedan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SDN 060950 MEDAN LABUHAN Siti Rahmadhani Siregar; Nur Ainun; Alfi Syahrina
Jurnal Binagogik Vol. 10 No. 2 (2023): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v10i2.484

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apakah paradigma TSTS (Two Stay Two Stray) berpengaruh terhadap hasil belajar siswa di SDN 060950 Medan Labuhan. Peserta dibagi menjadi dua ruang kelas di dua sekolah yang berbeda, dengan 30 siswa di kelas IVA SDN 060950 Medan Labuhan (kelas eksperimen) dan 30 siswa di kelas IV-B di SDN 060950 Medan Labuhan (kelas kontrol). Penelitian eksperimen dengan desain kuasi eksperimen nonequivalent control group design digunakan. Berdasarkan temuan penelitian, ditemukan bahwa model TSTS berdampak pada hasil belajar siswa. Hal ini terbukti dari hasil uji-t (thitung) siswa sebesar 2,487 berbanding ttabel.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI METODE PEMBELAJARAN DEMONSTRASI KELAS VI SDS BAKTI II JL. KELADI NO. 61 KEL. TANJUNG MULIA KEC. MEDAN DELI Siti Rahmadhani Siregar; Kurniati
Jurnal Bionatural Vol. 9 No. 1 (2022): JURNAL BIONATURAL
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/bio.v9i1.128

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: apakah dengan menggunakan metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada tema I Selamatkan Makhluk Hidup Subtema I Tumbuh Sahabatku di SDS. Bakti II. Penelitian dilaksanakan di SDS BAKTI II jalan Keladi no 61, Kelurahan: Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan: Medan Deli. Selanjutnya, kegiatan penelitian akan dilaksanakan di kelas VI pada materi yang diajarkan tentang perkembangbiakan tumbuhan secara vegetatif buatan yaitu mencangkok pada mata pelajaran IPA dimulai pada September tahun 2021. Subjek penelitian terdiri dari siswa laki-laki 19 dan siswa perempuan 21 dan keseluruhannya berjumlah 40 siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan secara kolaboratif. Alat pengumpul datanya adalah tes uraian. Analisis data yang digunakan adalah pelaksanaan pembelajaran ketuntasan individu, ketuntasan klasikal, dan rata-rata hasil belajar siswa. Hasil Penelitian menunjukkan: (1) Sebelum menggunakan metode pembelajaran Demonstrasi hasil belajar siswa belum mencapai nilai KKM yang telah di tentukan yaitu 80. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata- rata pada saat pra- siklus sebesar 51,5 dari 40 orang siswa dengan ketuntasan klasikal sebanyak 3 siswa (7,5%). (2) Setelah menggunakan metode pembelajaran demonstrasi hasil belajar siswa dapat meningkat, hal ini terbukti pada siklus I hasil belajar siswa memiliki nilai rata- rata 77,82 dengan ketuntasan klasikal siswa sebanyak 21 siswa (52,5%) yang mencapai tingkat ketuntasan. dan pada siklus II diperoleh nilai rata- rata 90,05 dengan ketuntasan klasikal siswa sebanyak 37 siswa (92,5%). (3) Penerapan Proses metode pembelajaran demonstrasi pada mata pelajaran IPA materi mencangkok di kelas VI SDS BAKTI II jalan Keladi no 61, Kelurahan: Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan: Medan Deli berjalan dengan baik sesuai dengan RPP yang telah direncanakan. Hal ini dapat meningkatkan hasil belajar siswa, dimana dengan menggunakan metode demonstrasi pembelajaran IPA dapat memberikan dampak positif terhadap hasil belajar karena siswa terlihat lebih bersemangat dan aktif dan percaya diri selama berlangsungnya proses pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran demonstrasi tersebut.