Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI METODE PEMBELAJARAN DEMONSTRASI KELAS VI SDS BAKTI II JL. KELADI NO. 61 KEL. TANJUNG MULIA KEC. MEDAN DELI Siti Rahmadhani Siregar; Kurniati Kurniati
Bionatural : Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 9, No 1 (2022): Bionatural: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi
Publisher : STKIP BINA BANGSA MEULABOH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: apakah dengan menggunakan metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada tema I Selamatkan Makhluk Hidup Subtema I Tumbuh Sahabatku di  SDS. Bakti II. Penelitian dilaksanakan di SDS BAKTI II jalan Keladi no 61, Kelurahan: Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan: Medan Deli.  Selanjutnya, kegiatan penelitian akan dilaksanakan di kelas VI pada materi yang diajarkan tentang perkembangbiakan tumbuhan secara vegetatif buatan yaitu mencangkok pada mata pelajaran IPA dimulai pada September tahun 2021. Subjek penelitian terdiri  dari  siswa  laki-laki  19  dan  siswa  perempuan  21  dan keseluruhannya berjumlah 40 siswa. Jenis  penelitian  ini  adalah  penelitian  tindakan  kelas  yang  dilakukan  secara kolaboratif. Alat  pengumpul  datanya adalah  tes  uraian.  Analisis  data  yang  digunakan  adalah pelaksanaan  pembelajaran  ketuntasan  individu,  ketuntasan  klasikal,  dan rata-rata hasil belajar siswa. Hasil Penelitian menunjukkan: (1) Sebelum  menggunakan  metode  pembelajaran  Demonstrasi  hasil  belajar siswa  belum  mencapai  nilai  KKM  yang  telah  di  tentukan yaitu 80. Hal ini dapat  dilihat dari  nilai  rata- rata  pada  saat  pra- siklus  sebesar  51,5  dari  40  orang siswa  dengan  ketuntasan   klasikal    sebanyak  3 siswa  (7,5%). (2) Setelah  menggunakan  metode  pembelajaran  demonstrasi  hasil  belajar siswa  dapat  meningkat,  hal  ini  terbukti  pada  siklus  I  hasil  belajar  siswa memiliki  nilai  rata- rata  77,82 dengan  ketuntasan  klasikal  siswa sebanyak  21  siswa  (52,5%)  yang  mencapai  tingkat  ketuntasan.  dan  pada siklus  II  diperoleh  nilai  rata- rata  90,05  dengan  ketuntasan  klasikal siswa  sebanyak  37 siswa  (92,5%). (3) Penerapan  Proses  metode  pembelajaran  demonstrasi  pada  mata pelajaran  IPA  materi  mencangkok  di  kelas  VI  SDS BAKTI II jalan Keladi no 61, Kelurahan: Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan: Medan Deli  berjalan  dengan  baik  sesuai  dengan  RPP yang  telah  direncanakan.  Hal  ini  dapat  meningkatkan  hasil  belajar  siswa, dimana  dengan  menggunakan  metode  demonstrasi  pembelajaran  IPA dapat  memberikan  dampak  positif  terhadap  hasil  belajar  karena  siswa terlihat  lebih  bersemangat  dan  aktif  dan  percaya  diri  selama berlangsungnya  proses  pembelajaran  dengan  menggunakan  metode pembelajaran  demonstrasi  tersebut. Kata Kunci: Metode Demonstrasi, Hasil Belajar
ANALISIS FAKTOR KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS V SD SWASTA PANGERAN ANTASARI TAHUN AJARAN 2021/2022 Sri Ramadhani; Siti Rahmadhani Siregar
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 2 No. 2 (2022): Juni : Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/khatulistiwa.v2i2.1188

Abstract

Kesulitan yang sering dialami siswa yaitu kesulitan saat mengerjakan soal diagram karna kurang mampu memahami maksud soal dan kebingungan saat menentukan operasi hitung yang digunakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor kesulitan belajar matematika pada siswa,untuk mengetahui upaya yang dilakukan dalam mengatasi kesulitan belajar matematika pada siswa kelas V SD Pangeran Antasari.Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yaitu siswa kelas V dan guru kelas V Sd Swasta Pangeran Antasari. Prosedur pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, tes soal, dan dokumentasi. Hasil penelitian adalah lebih banyak yang mengalami kesulitan belajar matematika dalam mengerjakan soal diagram garis, batang, dan gambar. Kesulitan belajar matematika menyelesaikan soal diagram yang terjadi di kelas V SD meliputi kesulitan memahami konsep, kesulitan dalam kterampilan, dan kesulitan memecahkan masalah. Faktor yang menyebabkan kesulitan belajar matematika berasal dari faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal yng berasal dari siswa meliputi IQ atau intelegensi, sikap siswa dalam belajar matematika, motifasi belajar siswa yang masih rendah, kesehatan tubuh yang tidak optimal dan kemampuan pengindraan siswa yang kurang. Sedangkan faktor eksternal yang berasal dari luar tubuh siswa antara lain kurangnya variasi mengajar guru, penggunaan media pembelajaran yang belum maksimal, sarana prasarana disekolah, serta lingkungan keluarga.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS LINGKUNGAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS II DI SD SWASTA SURYA BAKTI KECAMATAN MEDAN DELI KOTA MEDAN TAHUN AJARAN 2020-2021 Sri Ramadhani; Siti Rahmadhani Siregar
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 1 No. 2 (2021): Juni : Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/khatulistiwa.v1i2.1202

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pembelajaran berbasis lingkungan terhadap hasil belajar siswa kelas II pada pembelajaran tematik. Jenis penelitian dalam penulisan skripsi ini adalah penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan tes. Teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan rumus t tes. Dari hasil penelitian diketahui bahwa nilai hasil belajar pada kelas kontrol diperoleh nilai rata-rata sebesar 63,1. Dengan nilai tertinggi 80 dan nilai terendah 50. Sedangkan pada kelas ekperimen diperoleh nilai rata-rata sebesar 76,6. Dengan nilai tertinggi 90 dan nilai terendah 65. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pembelajaran berbasis lingkungan terhadap hasil belajar tentang benda dan kegunaannya dalam pembelajaran tematik siswa kelas V. Hal ini dapat dilihat dari analisis data diperoleh nilai t sebesar 5,362 dengan signifikansi 0.000. Dengan menggunakan t tabel sebesar 1.693. berdasarkan data tersebut maka t hitung 5,362 > t tabel 1,720 dan signifikansi 0.000 < 0.005.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS CERPEN SISWA KELAS V SDN 060908 MEDAN Siti Rahmadhani Siregar; Desi Sijabat
Jurnal Binagogik Vol. 9 No. 2 (2022): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.18 KB) | DOI: 10.61290/pgsd.v9i2.72

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap kemampuan menulis cerpen dan (2) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dan motivasi belajar terhadap kemampuan menulis cerpen siswa di kelas V SDN 060908 Medan. Penelitian ini dilaksanakan di kelas V SDN 060908 Medan. Penelitian ini menggunakan Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian adalah quasi experimental. Populasinya adalah siswa kelas V SDN 060908 Medan. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah semua siswa yaitu sebanyak 25 siswa pada kelas V-A dan sebanyak 25 siswa pada kelas V-B. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah (1) observasi, (2) kuesioner (angket), (3) tes, dan (4) dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data statistik uji ANOVA. Selanjutnya tahapan-tahapan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah: (1) tahap persiapan, (2) tahap pelaksanaan, (3) tahap pengolahan, dan (4) tahap pelaporan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP PENDIDIKAN KARAKTER DAN HASIL BELAJAR PKn SISWA KELAS V SDN 064981 MEDAN Amir Danis; Siti Rahmadhani Siregar
Jurnal Binagogik Vol. 9 No. 2 (2022): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.805 KB) | DOI: 10.61290/pgsd.v9i2.74

Abstract

Pendidikan diharapkan tidak hanya mendidik siswa agar menjadi manusia yang cerdas, akan tetapi pendidikan juga dapat membentuk siswa menjadi manusia yang berakhlak mulia. Oleh karena itu, pemerintah terus berusaha agar pendidikan benar-benar menjadi kunci dalam pembentukan karakter bangsa (character building). Sejauh ini, penerapan model pembelajaran di sekolah terus diterapkan dalam upaya melihat kesesuaian dengan pengembangan pendidikan karakter dan hasil belajar yang di diharapkan dalam proses pembelajaran. Dalam hal ini, upaya yang dilakukan adalah melihat pengaruh penerapan model pembelajaran Discovery Learning terhadap pendidikan karakter dan hasil belajar siswa sekolah dasar. Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran discovery learning terhadap pendidikan karakter siswa (2) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh model pembelajaran discovery learning terhadap hasil belajar siswa SDN 064981 Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian adalah quasi experimental dan populasinya adalah siswa kelas V SDN 064981 Medan. Teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah (1) observasi, (2) kuesioner (angket), (3) tes, dan (4) dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data statistik uji ANOVA.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI METODE PEMBELAJARAN DEMONSTRASI KELAS VI SDS BAKTI II JL. KELADI NO. 61 KEL. TANJUNG MULIA KEC. MEDAN DELI Siti Rahmadhani Siregar; Kurniati
Jurnal Bionatural Vol. 9 No. 1 (2022): JURNAL BIONATURAL
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi UP2M STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: apakah dengan menggunakan metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada tema I Selamatkan Makhluk Hidup Subtema I Tumbuh Sahabatku di SDS. Bakti II. Penelitian dilaksanakan di SDS BAKTI II jalan Keladi no 61, Kelurahan: Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan: Medan Deli. Selanjutnya, kegiatan penelitian akan dilaksanakan di kelas VI pada materi yang diajarkan tentang perkembangbiakan tumbuhan secara vegetatif buatan yaitu mencangkok pada mata pelajaran IPA dimulai pada September tahun 2021. Subjek penelitian terdiri dari siswa laki-laki 19 dan siswa perempuan 21 dan keseluruhannya berjumlah 40 siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan secara kolaboratif. Alat pengumpul datanya adalah tes uraian. Analisis data yang digunakan adalah pelaksanaan pembelajaran ketuntasan individu, ketuntasan klasikal, dan rata-rata hasil belajar siswa. Hasil Penelitian menunjukkan: (1) Sebelum menggunakan metode pembelajaran Demonstrasi hasil belajar siswa belum mencapai nilai KKM yang telah di tentukan yaitu 80. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata- rata pada saat pra- siklus sebesar 51,5 dari 40 orang siswa dengan ketuntasan klasikal sebanyak 3 siswa (7,5%). (2) Setelah menggunakan metode pembelajaran demonstrasi hasil belajar siswa dapat meningkat, hal ini terbukti pada siklus I hasil belajar siswa memiliki nilai rata- rata 77,82 dengan ketuntasan klasikal siswa sebanyak 21 siswa (52,5%) yang mencapai tingkat ketuntasan. dan pada siklus II diperoleh nilai rata- rata 90,05 dengan ketuntasan klasikal siswa sebanyak 37 siswa (92,5%). (3) Penerapan Proses metode pembelajaran demonstrasi pada mata pelajaran IPA materi mencangkok di kelas VI SDS BAKTI II jalan Keladi no 61, Kelurahan: Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan: Medan Deli berjalan dengan baik sesuai dengan RPP yang telah direncanakan. Hal ini dapat meningkatkan hasil belajar siswa, dimana dengan menggunakan metode demonstrasi pembelajaran IPA dapat memberikan dampak positif terhadap hasil belajar karena siswa terlihat lebih bersemangat dan aktif dan percaya diri selama berlangsungnya proses pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran demonstrasi tersebut.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA DI KELAS IV SDN 067775 MEDAN Siti Rahmadhani Siregar; Sri Ramadhani
Jurnal Binagogik Vol. 8 No. 2 (2021): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.12 KB) | DOI: 10.61290/pgsd.v8i2.237

Abstract

Adapun tujuan khusus yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu untuk mendapatkan data: (1)Perbedaan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa yang diajar dengan model pembelajaran blended learning dibandingkan dengan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa yang diajar dengan model pembelajaran koperatif learning tipe TGT; (2) Perbedaan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa yang memiliki gaya belajar visualdibandingkan dengan siswa yang memiliki gaya belajar auditori; dan (3) Interaksi antara Model Pembelajarandengan gaya belajar terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri067775 Medan. Populasinya adalah seluruh siswa kelas IV sebanyak 60 siswa. Sampel dalam penelitianini adalah semua siswa yaitu sebanyak 30 siswa pada kelas IV/A dan sebanyak 30 siswa pada kelas IV/B. Instrumen yang digunakan untuk mengumpul data adalah tes hasil belajar Bahasa Indonesia dan angket gayabelajar. Metode penelitian menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain penelitian faktorial 2x2.Teknik analisis data menggunakan ANAVA pada taraf signifikan α =0,05. Berdasarkan pengolahan data yang diperoleh terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Blended Learning dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT)dimana nilai rata-rata hasil belajar Bahasa Indonesia siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Blended Learning lebih tinggi yaitu 80,667 dengan rata-rata gain skor sebesar 0,69 sedangkan nilai rata-rata kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) yaitu 63,667 dengan rata-rata gain skor sebesar 0,44. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Blended Learning lebih tinggi daripada hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT)
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN FLIPPED CLASSROOM TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA KELAS V SDN 060821 MEDAN Saut Mardame Simamora; Siti Rahmadhani Siregar
Jurnal Binagogik Vol. 8 No. 2 (2021): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.99 KB) | DOI: 10.61290/pgsd.v8i2.238

Abstract

Memasuki tatanan kehidupan New Normal di masa Pandemi Covid-19 pendidik maupun siswa juga dituntut untuk mempunyai kemampuan belajar dan mengajar baik soft skillmaupun hard skill. Maka salah satu model pembelajaran yang tepat untuk tetap terlaksananya proses pembelajaran dan memperoleh hasil yang maksimal yaitu dengan penerapan model pembelajaran Flipped Classroom. Penerapan model pembelajaran Flipped Classroom siswa dapat belajar dimana saja dan kapan saja. Kemudian pada saat siswa datang kesekolah siswa dan guru hanya mengembangkan diskusi dan praktik pada saat disekolah.Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran Flipped Classroom terhadap kemampuan berpikir kreatif dan (2) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh model pembelajaran Flipped Classroom dan motivasi belajar siswa terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa di kelas V SDN 060821. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 060821. Populasinya adalah seluruh siswa kelas V sebanyak 50 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah semua siswa yaitu sebanyak 25 siswa pada kelas V-A dan sebanyak 25 siswa pada kelas V-B. Instrumen yang digunakan untuk mengumpul data adalah tes kemampuan berpikir kreatif dan angket motivasi belajar. Metode penelitian menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain penelitian faktorial 2x2. Teknik analisis data menggunakan ANAVA pada taraf signifikan α =0,05.Berdasarkan pengolahan data yang diperoleh terdapat perbedaan hasil kemampuan berpikir kreatif siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Flipped Classroom dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Ditinjau dari nilai rata-rata kemampuan berpikir kreatif kelas Flipped Classrom (80,4) dan konvensional (63,4). Hasil ini menunjukkan perbedaan rata-rata hasil belajar sebesar 17,00. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil kemampuan berpikir kreatif siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Flipped Classroom lebih tinggi daripada hasil kemampuan berpikir kreatif siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Konvensional.
Peningkatan Kreativitas Menulis Siswa Menggunakan Problem Centered Learning (PCL) di Kelas V SD Pangeran Antasari Medan T.A 2020 Siti Rahmadhani Siregar
Jurnal Binagogik Vol. 7 No. 1 (2020): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.782 KB) | DOI: 10.61290/pgsd.v7i1.456

Abstract

Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam 2 siklus, dimana setiap siklus dilakukan 2x pertemuan. Dalam setiap siklus dilakukan melalui 4 tahap, yaituperencanaan, tindakan, pemantauan, dan refleksi. Subjek dalam penelitian tindakan kelas iniadalah siswa kelas V yang berjumlah 30 orang yang terdiri dari 15 siswa perempuan dan 15 siswalaki-laki di SD Kelas V Pangeran Antasari Medan. Objek dari penelitian ini adalah modelpembelajaran Problem Centered Learning (PCL) yang diharapkan dapat meningkatkan kreativitasmenulis siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia materi Menulis Laporan Pengamatan. Alatpengumpul data yang digunakan adalah observasi dan tes formatif. Hal ini dapat dilihatberdasarkan analisis data observasi pada siklus I diperoleh data peningkatan kreativitas menulissiswa yaitu 21 orang siswa tergolong kreativitas rendah atau 70% dan 4 siswa tergolong kreativitassedang atau 13.3% dan 5 siswa kreativitas tinggi atau 16.6%. Dan pada siklus II persentasekreativitas menulis siswa semakin meningkat dan sesuai dengan persentase yang ingin dicapaipada tingkat kreativitas menulis siswa, yaitu: terdapat 25 orang siswa berkreativitas tinggi atau83.3%, 3 siswa berkreativitas sedang atau 10% dan 2 siswa berkreativitas rendah atau 6.67% darijumlah 30 siswa keseluruhan. Hal ini dapat dilihat dari rata – rata kelas kreativitas menulis siswapada pembelajaran Bahasa Indonesia yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaranProblem Centered Learning lebih baik dari sebelumnya. Untuk itu, dapat disimpulkan bahwadengan menggunakan model pembelajaran Problem Centered Learning dapat meningkatkankreativitas menulis siswa pada pelajaran Bahasa Indonesia di kelas V SD Pangeran AntasariMedan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SDN 060950 MEDAN LABUHAN Siti Rahmadhani Siregar; Nur Ainun; Alfi Syahrina
Jurnal Binagogik Vol. 10 No. 2 (2023): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.011 KB) | DOI: 10.61290/pgsd.v10i2.484

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apakah paradigma TSTS (Two Stay Two Stray) berpengaruh terhadap hasil belajar siswa di SDN 060950 Medan Labuhan. Peserta dibagi menjadi dua ruang kelas di dua sekolah yang berbeda, dengan 30 siswa di kelas IVA SDN 060950 Medan Labuhan (kelas eksperimen) dan 30 siswa di kelas IV-B di SDN 060950 Medan Labuhan (kelas kontrol). Penelitian eksperimen dengan desain kuasi eksperimen nonequivalent control group design digunakan. Berdasarkan temuan penelitian, ditemukan bahwa model TSTS berdampak pada hasil belajar siswa. Hal ini terbukti dari hasil uji-t (thitung) siswa sebesar 2,487 berbanding ttabel.