Muhammad Amirul Haq
Universitas Muhammadiyah Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Literasi Digital bagi Guru dan Siswa Sekolah Dasar: Analisis Konten dalam Pembelajaran Ishmatun Naila; Muhammad Ridlwan; Muhammad Amirul Haq
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol. 7 No. 2 (2021): Vol. 7 No. 2 Mei 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v7n2.p166-122

Abstract

This study aims to determine how digitalization of learning content, especially learning media, in elementary schools. Digital literacy, as a critical skill for teachers and elementary school students, consists of information literacy, media literacy, and ICT literacy. Through digital literacy, students are expected to have extraordinary abilities to think, learn, communicate, work together, and create. The research results conducted in three different elementary schools show that teachers have provided learning media with a touch of technology.Keywords: elementary school teachers, learning content, digital literacy, learning media, elementary students.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana digitalisasi konten pembelajaran terutama media pembelajaran di sekolah dasar. Literasi digital sebagai keterampilan yang sangat penting dimiliki guru dan siswa sekolah dasar terdiri dari: literasi informasi, literasi media, dan literasi ICT. Melalui literasi digital siswa diharapkan memiliki kemampuan yang luar biasa untuk berpikir, belajar, berkomunikasi, bekerja sama, serta berkarya. Hasil penelitian yang dilakukan di tiga sekolah dasar berbeda menunjukkan bahwa guru telah memberikan media pembelajaran dengan sentuhan teknologi.Kata Kunci: guru SD, konten pembelajaran, literasi digital, media pembelajaran, siswa SD
Pencegahan Kekerasan Seksual Bagi Anak Tunagrahita melalui Board Game Bentengsuro Terintegrasi Virtual Reality Peni Suharti; Dzulkifli; Muhammad Amirul Haq; Ardiyani Sekarningrum; Ajeng Retno Kustianingrum
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i1.28371

Abstract

Siswa tunagrahita memiliki kerentanan tinggi terhadap kekerasan seksual akibat keterbatasan dalam memahami konsep perlindungan diri. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kewaspadaan kekerasan seksual melalui implementasi Boardgame BentengSuro terintegrasi Virtual Reality. Metode yang digunakan adalah desain pre-experimental dengan pendekatan one group pre-test dan post-test pada 10 siswa tunagrahita. Instrumen penelitian berupa tes pemahaman berbasis gambar dan lembar observasi keterlibatan siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada seluruh indikator materi. Rata-rata persentase ketuntasan siswa meningkat dari 34% pada pre-test menjadi 84% pada post-test, dengan rata-rata peningkatan sebesar 50%. Peningkatan tertinggi terjadi pada indikator kemampuan membedakan sentuhan aman dan tidak aman (20% menjadi 90%). Media pembelajaran berbasis permainan dan teknologi imersif memberikan pengalaman belajar konkret, visual, dan interaktif yang sesuai dengan karakteristik siswa tunagrahita, sehingga mampu meningkatkan perhatian, fokus, serta pemahaman konseptual. Dengan demikian, Boardgame BentengSuro terintegrasi Virtual Reality efektif sebagai media preventif berbasis pendidikan karakter dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap kekerasan seksual pada siswa tunagrahita.