Dzulkifli
Universitas Muhammadiyah Surabaya

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peran Self-Regulated Learning Sebagai Mediator Pada Hubungan Mastery Goal Orientation Dengan Tanggung Jawab Belajar Mahasiswa Di Kota Surabaya Ashfanul Kholiqin; Wiwik Juwarini Prihastiwi; Dzulkifli
PSIKOSAINS (Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi) Vol. 21 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/psikosains.v21i1.11273

Abstract

Background: Learning responsibility is an important personality characteristic for students, as it has an impact on academic achievement. However, in reality, many university students still demonstrate low levels of learning responsibility. Objective: This study aims to examine the effect of mastery goal orientation on learning responsibility through self-regulated learning as a mediator among university students in Surabaya. Method: The participants in this study were 384 university students in Surabaya. Data were collected using Likert-scale instruments measuring mastery goal orientation, self-regulated learning, and learning responsibility. Data were analyzed using path analysis. Results: The results of the path analysis indicated a significant relationship between mastery goal orientation and self-regulated learning (p < 0.05); a significant relationship between mastery goal orientation and learning responsibility (p < 0.05); and a significant relationship between self-regulated learning and learning responsibility (p < 0.05). Hypothesis testing using the Sobel test yielded a calculated t-value of 2.77, which was greater than the critical t-value (2.77 > 1.96) at a significance level of 0.05. Conclusion: Therefore, it can be concluded that self- regulated learning mediates the relationship between mastery goal orientation and learning responsibility.  
The Impact of Dual Roles of Working Wives on Psychological Well-being and the Influence of Social Support on Family Harmony Marini; Iffah Royiana; Ummi Masrufah Maulidiyah; Andini Dwi Arumsari; Dzulkifli
Proceeding International Symposium on Global Educatiorg Psychology, and Cultural Synergy Vol 1 No 1 (2024): PROCEEDING INSPIRE 2024: INTERNATIONAL SYMPOSIUM ON GLOBAL EDUCATION, PSYCHOLOGY,
Publisher : P3I UMSurabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/psychoseries.v1i1.25243

Abstract

Working wives often face significant challenges in balancing responsibilities at work and at home. This study focuses on the psychological well-being of wives who play dual roles as workers and family caregivers, as well as the impact of the support they receive. Involving 10 participants, the study used in-depth interviews to understand how their well-being affects family harmony. Findings indicate that emotional support from family and colleagues helps them communicate better, create positive interactions, and feel satisfied in family life. This research emphasizes the importance of psychological support programs to help working wives manage the pressures of dual roles.
PENGGUNAAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF SMART COLOR BALL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBEDAKAN WARNA DAN MELATIH MOTORIK KASAR PADA SISWA DI TK JAYANEGARA GUBENG SURABAYA Dzulkifli; Ummi Masrufah Maulidiyah
Archetype : Jurnal Ilmiah Psikologi dan Terapan Vol 6 No 1 (2024): ARCHETYPE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3651/arc.v6i1.15816

Abstract

Penelitian ini untuk meneliti penerapan media permainan Smart Color Ball di TK Jayanegara. Fokus penelitian ini adalah menjelaskan penerapan media permainan bola warna pintar dalam meningkatkan kemampuan membedakan warna dan melatih motorik kasar pada siswa taman kanak kanak, Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan suatu kesimpulan tentang penerapan APE bola warna pintar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuanitatif dengan metode eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan APE Smart color ball sangat berperan dalam meningkatkan kemampuan membedakan warna dan melatih motorik kasar pada anak melalui berbagai kegiatan atau ragam main yang ada APE smart color ball. Manfaat yang didapat adalah penelitian ini adalah dapat diaplikasikan diberbagai lembaga TK yang ada di Indonesia.
Pencegahan Kekerasan Seksual Bagi Anak Tunagrahita melalui Board Game Bentengsuro Terintegrasi Virtual Reality Peni Suharti; Dzulkifli; Muhammad Amirul Haq; Ardiyani Sekarningrum; Ajeng Retno Kustianingrum
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i1.28371

Abstract

Siswa tunagrahita memiliki kerentanan tinggi terhadap kekerasan seksual akibat keterbatasan dalam memahami konsep perlindungan diri. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kewaspadaan kekerasan seksual melalui implementasi Boardgame BentengSuro terintegrasi Virtual Reality. Metode yang digunakan adalah desain pre-experimental dengan pendekatan one group pre-test dan post-test pada 10 siswa tunagrahita. Instrumen penelitian berupa tes pemahaman berbasis gambar dan lembar observasi keterlibatan siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada seluruh indikator materi. Rata-rata persentase ketuntasan siswa meningkat dari 34% pada pre-test menjadi 84% pada post-test, dengan rata-rata peningkatan sebesar 50%. Peningkatan tertinggi terjadi pada indikator kemampuan membedakan sentuhan aman dan tidak aman (20% menjadi 90%). Media pembelajaran berbasis permainan dan teknologi imersif memberikan pengalaman belajar konkret, visual, dan interaktif yang sesuai dengan karakteristik siswa tunagrahita, sehingga mampu meningkatkan perhatian, fokus, serta pemahaman konseptual. Dengan demikian, Boardgame BentengSuro terintegrasi Virtual Reality efektif sebagai media preventif berbasis pendidikan karakter dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap kekerasan seksual pada siswa tunagrahita.