Olgha S. Nusu
Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Bina Taruna Gorontalo

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS MANAJEMEN STRATEGI BISNIS TRAVEL AGENT DI MASA PANDEMI COVID 19 Sulasmi Sulasmi; Sofyan Alhadar; Olgha S. Nusu; Ical Ical; Iin Laky; Rahman Amir
Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik Vol 8 No 2 (2021): Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37606/publik.v8i2.242

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen strategi bisnis travel agent di masa pandemi covid 19. Pada penelitian ini yang menjadi fokus penelitian yakni manajemen strategi bisnis travel dan strategi alternatif bisnis travel di masa pandemi Covid 19. . Analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, Analisis data model interaktif dari Miles dan Hubermen, yang diawali dengan proses pengumpulan data, penyerderhanaan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Bisnis travel, baik untuk perjalanan bisnis, wisata, umum, haji dan umroh saat ini menjadi salah sektor yang paling terasa dampaknya yang diakibatkan oleh pandemic covid-19. Dengan adanya kebijakan PPKM, penutupan akses keluar masuk wilayah baik lewat udara dan darat serta laut membuat bisnis travel mendapat pukulan hebat. 85% usaha atau bisnis travel agent di kota Gorontalo tutup karena tidak mampu membiayai operasional perusahaan. Strategi jangka pendek merupakan mitigasi terhadap krisis yang dilakukan untuk menghadapi kondisi pelaku usaha travel agent dalam waktu yang cepat sehingga dapat membenahi urusan internal perusahaan. Strategi jangka menengah adalah kesiapsiagaan dan respon terhadap krisis, yang dilakukan dalam upaya menghidupkan kembali bisnis pelaku usaha travel agent. Sedangkan strategi jangka panjang merupakan upaya yang dilakukan dalam tahap pemulihan pasca pandemi covid 19. Kata Kunci : Manajemen Strategi; Bisnis Travel, SWOT
FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT PENERBITAN SURAT KETERANGAN PENGHENTIAN PEMBAYARAN GAJI BAGI PENSIUNAN APARATUR SIPIL NEGARA Olgha S. Nusu; Meita Maliki; Ellys Rachman; Tety Thalib
Jurnal Administrasi, Manajemen dan Ilmu Sosial Vol 1 No 2 (2022): Jurnal Administrasi Manajemen Sumber Daya Manusia dan Ilmu Sosial (JAEIS)
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37606/jaeis.v1i2.40

Abstract

This study aims to determine the factors inhibiting the issuance of a Certificate of Termination of Salary Payments for retired State Civil Apparatus at the Gorontalo City Finance Agency. The focus of this research is the filing process, coordination, and human resources. The research method uses a descriptive qualitative approach. Data collection techniques were carried out through in-depth interviews with a number of informants, observation and recording of secondary data related to research problems. The results of the study concluded that the SKPP Salary filing process by retired ASNs was not optimal. This can be seen from the incomplete file submitted by retired ASN which is not in accordance with the provisions and applicable laws and regulations. Coordination among related agencies in the issuance of SKPP Salary has not been optimal. This can be seen from the discrepancy in employee data such as rank, class, and the amount of basic salary between the relevant agencies, namely the institution of origin of the retired ASN and the Gorontalo City BKD. Human resources that carry out the process of issuing SKPP Salary are not sufficient. This can be seen from the slow process of issuing the Salary SKPP due to the minimal number of ASN who have expertise in managing financial administration and the large number of employees who are still honorary status and have never attended Bimtek. It is recommended that a comprehensive effort is needed in the issuance of SKPP payments for ASN Retired Salaries by submitting correct and complete files or data, always communicating with relevant agencies and adding and improving the quality of staff or special officers in terms of financial administration management.
Faktor-Faktor Peningkatan Penjualan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) D’Geprek Di Kota Gorontalo Yusnita Yahya; Rukiah Nggilu; Olgha S. Nusu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penghambat peningkatan penjualan pada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) D’Geprek di Kota Gorontalo. Fokus utama penelitian meliputi aspek pengelolaan modal usaha, omset penjualan, dan promosi. Latar belakang penelitian ini didasari oleh kondisi penurunan penjualan yang dialami UMKM D’Geprek dalam beberapa bulan terakhir, meskipun usaha tersebut telah beroperasi secara aktif di sektor kuliner. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara mendalam dengan pelaku usaha, dan dokumentasi aktivitas usaha. Analisis dilakukan dengan cara mereduksi data, menyajikannya, lalu menarik kesimpulan secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan modal usaha masih dilakukan secara manual tanpa pencatatan keuangan yang sistematis, serta belum terdapat pemisahan antara keuangan pribadi dan usaha. Omset penjualan mengalami penurunan karena kurangnya inovasi dan persaingan yang ketat. Dalam aspek promosi, meskipun media sosial seperti Instagram dan WhatsApp telah dimanfaatkan, pendekatan promosi yang digunakan belum maksimal dan kurang menarik bagi konsumen. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar UMKM D’Geprek menerapkan sistem pencatatan keuangan sederhana, meningkatkan kualitas promosi melalui konten digital yang menarik, serta melakukan inovasi produk dan layanan guna meningkatkan daya saing di tengah tantangan ekonomi yang ada.
Peran Pemerintah Desa Dalam Pengelolaan Sampah Di Pesisir Pantai Desa Ponelo Kecamatan Ponelo Kepulauan Kabupaten Gorontalo Utara Rostika Daud; Sofyan Al-Hadar; Olgha S. Nusu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2451

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah di wilayah pesisir, khususnya Desa Ponelo, Kecamatan Ponelo Kepulauan, Kabupaten Gorontalo Utara, semakin kompleks seiring meningkatnya aktivitas masyarakat dan arus sampah laut dari daerah sekitar. Pemerintah desa sebagai entitas terdekat dengan masyarakat memiliki peran strategis dalam menanggulangi persoalan ini, melalui fungsinya sebagai fasilitator, regulator, dan dinamisator. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif bagaimana peran tersebut dijalankan dalam konteks pengelolaan sampah di pesisir. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi lapangan, wawancara mendalam dengan aparatur desa dan masyarakat, serta dokumentasi terhadap program dan regulasi yang ada. Fokus analisis diarahkan pada efektivitas pelaksanaan peran pemerintah desa dalam merespons tantangan pengelolaan sampah di wilayahnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran fasilitator belum sepenuhnya dijalankan secara optimal, karena keterbatasan sarana dan prasarana pendukung. Peran dinamisator tampak melalui inisiatif kerja bakti, namun kurang sistematis dan tidak berkelanjutan. Sementara itu, peran sebagai regulator belum diwujudkan melalui peraturan desa yang spesifik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan peran pemerintah desa sangat penting dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang efektif dan partisipatif di kawasan pesisir.
Mekanisme Penerbitan Izin Usaha Oleh Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Gorontalo Sri Susanda Amalia Putri; Yahya Antu; Olgha S. Nusu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2662

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme penerbitan izin usaha oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Gorontalo. Peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam hal perizinan usaha, menjadi bagian penting dalam mendorong iklim investasi yang sehat dan efisien. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara kepada sejumlah informan yang berkaitan langsung dengan proses penerbitan izin usaha. Fokus kajian diarahkan pada tiga aspek utama, yakni persyaratan berkas, kepastian waktu, dan kualitas sumber daya manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat masih menghadapi kendala dalam memahami sistem digital dan istilah teknis dalam persyaratan berkas. Di sisi lain, proses penerbitan izin usaha belum sepenuhnya menjamin kepastian waktu, yang dipengaruhi oleh faktor teknis dan koordinasi antarunit. Selain itu, kapasitas sumber daya manusia di DPMPTSP dinilai masih perlu ditingkatkan, terutama dalam aspek pelayanan dan penguasaan teknologi. Diperlukan upaya sistematis berupa pelatihan, peningkatan koordinasi, serta edukasi kepada masyarakat untuk mempercepat dan mempermudah proses perizinan usaha. Perbaikan pada ketiga aspek tersebut diharapkan dapat mewujudkan pelayanan perizinan yang lebih profesional dan responsif.