Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS KINERJA SISTEM DISTRIBUSI AIR BERSIH PDAM TIRTA SILAUPIASA KABUPATEN ASAHAN Alexander Tuahta Sihombing
JURNAL PIONIR Vol 5, No 2 (2019): Januari-Juni
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.06 KB) | DOI: 10.36294/pionir.v5i2.445

Abstract

  Air sebagai materi esensial dalam kehidupan tampak dari kebutuhan terhadap air untuk keperluan sehari-hari di lingkungan rumah tangga ternyata berbeda-beda di setiap tempat, setiap tingkatan kehidupan atau setiap bangsa dan negara. Kabupaten Asahan merupakan daerah yang memiliki keanekaragaman sosial, budaya serta ekonomi. Keberadaan PDAM Tirta Silaupiasa sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa dalam pengadaan air bersih bagi seluruh masyarakat kabupaten asahan yang pada saat sekarang ini dirasakan bahwa hasil kinerja sistem distribusi air bersih yang diberikan oleh PDAM Tirta Silaupiasa masih dirasakan kurang maksimal. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kualitas, kuantitas dan kontinuitas air bersih terhadap kinerja sistem distribusi air bersih pada PDAM Tirta Silaupiasa Kabupaten Asahan serta mengetahui dan menganalisis pengaruh sistem kinerja distribusi PDAM Tirta Silaupiasa Kabupaten Asahan dalam melaksanakan kegiatan pendistribusian air bersih.Metode penelitian yang digunakan adalah statistik deskriptif kuantitatif yaitu penelitian yang mengukur kekuatan hubungan antara dua variabel atau lebih. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan survey yaitu kegiatan mengumpulkan data sebanyak-banyaknya mengenai fakta-fakta yang merupakan pendukung terhadap penelitian dengan maksud untuk mengetahui status keadaan, gejala menemukan kesamaan status dengan cara membandingkan dengan standar yang sudah dipilih atau ditentukan, data penelitian diperoleh menggunakan kuesioner yang teknik samplingnya adalah purposive sampling yaitu pemilihan sampel berdasarkan pada karakteristik tertentu yang dianggap mempunyai sangkut paut dengan karakteristik populasi yang sudah diketahui, dengan jumah responden 75 rumah tangga, kemudian melakukan uji statistik terhadap data kuesioner tersebut. Responden lain yang diambil adalah manajemen PDAM Tirta Silaupiasa yang berkaitan dengan sistem jaringan distribusi air bersih, kemudian melakukan simulasi kinerja sistem distribusi jaringan air bersih sesuai dengan data literatur dan hasil wawancara.Hasil analisis dengan menggunakan analisi regresi linear berganda untuk menguji hipotesis tentang pengaruh secara parsial variabel bebas kualitas air bersih, kuantitas air bersih dan kontinuitas air bersih terhadap variabel terikat kinerja sistem distribusi air adalah Y = 13,935 + 0,353X1+ 0,363X2 + 0,377X3 dengan nilai R Square atau R2 adalah 0,803 artinya bahwa kemampuan variabel kualitas air bersih, kuantitas air bersih dan kontinuitas air bersih dapat menjelaskan variasi variabel kinerja sistem distribusi air adalah sebesar 80,3%. Hasil analisis dengan melakukan simulasi sistem pendistribusian air diketahui bahwa Demand (Q pelayanan) lebih besar dari Base Demand (Q eksisting) artinya adalah bahwa sistem distribusi yang telah dilakukan oleh PDAM Tirta Silaupiasa mampu memenuhi kebutuhan jam puncak para pelanggan dan masih berpotensi untuk melakukan penambahan sambungan rumah tangga. Kata kunci : distribusi air bersih, kualitas, kuantitas, kontinuitas
PENGARUH PARKING BADAN JALAN TERHADAP KINERJA RUAS JALAN ( STUDI KASUS: DEPAN PUSAT PERBELANJAAN SWALAYAN ATLANTA) Nurul Hayati; Alexander Tuahta Sihombing; Intan Zahar
Jurnal Bidang Aplikasi Teknik Sipil dan Sains (BATAS) Vol 2, No 2 (2023): MEI 2023
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jurnal batas.v2i2.3422

Abstract

Parkir merupakan salah satu fenomena di Indonesia yang dapat mempengaruh pergerakan kendaraan dimana saat intensitas kendaraan sangat tinggi. Intensitas kendaraan tinggi akan menghambat pergerakan kendaraan terutama area parkir. Masalah kemacetan juga dapat terjadi akibat aktifitas kendaraan yang melakukan parkir pada badan jalan (On street parking) . Masalah kemacetan ini dapat kita jumpai di Swalayan atau pusat perbelanjaan, Sekolah, Perkantoran, dll. Berdasarkan penelitian diatas saya melalukan penelitian mengenai Pengaruh Parking Badan Jalan Terhadap Kinerja Ruas Jalan Pusat Perbelanjaan Swalayan Atlanta. Pusat perbelanjaan Swalayan Atlanta memiliki fasilitas parkir yang hanya mengandalkan teras depan pusat perbelanjaan untuk parkir, masalah yang sering terjadi di depan pusat perbelanjaan Swalayan Atlanta adalah banyaknya konsumen yang berbelanja sehingga kendaraan yang cukup banyak untuk parkir tidak cukup untuk di parkirkan di depan teras pusat perbelanjaan sehingga badan jalan juga digunakan untuk parkir yang membuat ruas jalan tersebut menjadi sempit dan menimbulkan kemacetan di jalan, Pada penelitian ini penulis akan melakukan penelitian tentang Pengaruh Parkir Badan Jalan Terhadap Kinerja Ruas Jalan Di Depan Pusat Perbelanjaan Swalayan Atlanta dengan melihat kapasitas jalan, volume, dan arus jalan. Penelitian ini dilakukan selama 7 hari dengan 3 waktu tertentu (07.30- 08.00 wib, 16.00-17.00 wib, 17.00-18.00 wib
EVALUASI TINGKAT KERUSAKAN JALAN SEBAGAI DASAR PENENTUAN PERBAIKAN RUAS JALAN DI KOTA TANJUNG BALAI DENGAN METODE SURFACE DISTRESS INDEKS (SDI) Samuel - Panjaitan; Alexander Tuahta Sihombing
Jurnal Bidang Aplikasi Teknik Sipil dan Sains (BATAS) Vol 2, No 1 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jurnal batas.v2i1.3087

Abstract

Jalan merupakan prasarana angkutan darat yang sangat penting dalam memperlancar pertumbuhan dan pengembangan hubungan sosial, ekonomi dan budaya antar daerah yang ada di Indonesia.Untuk itu jika perkerasan jalan terbebani oleh volume lalu lintas yang tinggi dan berulang-ulang akan menyebabkan terjadinya penurunan kualitas jalan sehingga dapat mempengaruhi tingkat pelayanan jalan yang diantaranya yaitu keamanan, kenyamanan, dan kelancaran dalam berlalu lintas. Sehingga sangat penting dilakukan survey penilaian kondisi perkerasan baik secara evaluasi fungsional dan evaluasi struktural untuk mengetahui tingkat pelayanan jalan yang ada. Parameter kinerja perkerasan jalan yang dapat digunakan untuk menentukan penilaian kondisi jalan Surface Distress Index (SDI). Informasi untuk penilaian kondisi jalan adalah Surface Distress Index (SDI) melalui survey Road Condition System (RCS). Dalam penelitian ini akan dibahas mengenai penilaian Kondisi permukaan Jalan dengan menilai secara Visual dan akan mengetahui Nilai dari SDI jalan tersebut sehingga dapat dikategorikan terhadap Tingkat kerusakan jalan tersebut, dengan dilakukannya penilaian tersebut maka bisa diprioritaskan jalan mana yang ditangani lebih dulu. Studi kasus yang dipilih adalah beberapa ruas jalan arteri di Kota Tanjungbalai, yakni Jalan Jalan M.T Haryono, Jalan Prof. DR. Ir. Sutami/Pendidikan, Jalan Anwar Idris, Jalan Abd. Rahman dan Jalan SMU 3. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah Jalan SMU 3 jalan yang Paling Prioritas dengan nilai SDI 201 dengan Persentase Kerusakan Jalan 72,57% Rusak Berat.
SOSIALISASI PERATURAN MENTERI PUPR TERKAIT SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN KONSTRUKSI (SMKK) NOMOR 10 TAHUN 2021 PADA PAKET PEKERJAAN REVITALISASI STADION TELADAN MEDAN Muhammad Yusuf Parlagutan Lubis; Alexander Tuahta Sihombing; Fithriyah Patriotika; Mei Brilian Harefa
Journal of Golden Generation Abdimas Vol. 2 No. 1 (2026): Maret 2026 : Journal of Golden Generation Abdimas
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgga.v2i1.469

Abstract

Keselamatan kerja merupakan aspek fundamental dalam pelaksanaan proyek konstruksi yang memiliki tingkat risiko kecelakaan kerja dan kerugian material yang tinggi. Pemerintah Indonesia melalui Peraturan Menteri PUPR Nomor 10 Tahun 2021 menetapkan Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) sebagai kerangka kerja wajib dalam penyelenggaraan jasa konstruksi. Artikel ini membahas kegiatan sosialisasi Permen PUPR No. 10 Tahun 2021 pada Paket Pekerjaan Revitalisasi Stadion Teladan Medan yang bertujuan meningkatkan pemahaman dan kapasitas pemangku kepentingan proyek, meliputi kontraktor, konsultan pengawas, manajemen proyek, dan tenaga kerja, dalam penerapan SMKK di lapangan. Metode kegiatan dilakukan melalui observasi lapangan, telaah dokumen SMKK, diskusi evaluatif, serta pemantauan implementasi keselamatan konstruksi secara langsung. Hasil sosialisasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap prinsip, komponen, dan mekanisme pelaksanaan SMKK, meskipun masih ditemukan beberapa kekurangan dalam konsistensi dokumentasi dan pelaporan implementasi di lapangan. Secara umum, kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat budaya keselamatan kerja, meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi, serta mendukung pelaksanaan proyek revitalisasi stadion yang aman, efisien, berkualitas, dan berkelanjutan.