Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS Nur Wahidin Ashari; Ilyas Muhammad; Rachmat Fajar Halim
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 2 (2020): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2020
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.143 KB)

Abstract

Dalam dunia Pendidikan, selain memiliki kecerdsan intelektual siswa juga diharapkan memiliki tingkat kecerdasan emosional yang stabil. Kecerdasan emosional memiliki berperan penting dalam proses pemenuhan kemampuan pemecahan masalah matematis. Siswa dengan kecerdsasan emosional stabil akan lebih mampu untuk mengontrol diri, mengelola stress, dan mengatasi tantangan khususnya dalam memecahkan masalah matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosional terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika. Penelitian ini dilaksanakan di salah satu SMP di Kota Palopo dengan subjek adalah siswa kelas VIII. Jenis penelitian yang digunakan adalah ex post facto dimana data dalam penelitian ini diperoleh melalui tes tertulis dan pengisian kuesioner. Hasil penelitian ini adalah kecerdasan emosional siswa berada pada kategori sedang dengan rata-rata hasil tes kemampuan pemecahan masalah matematika siswa berada pada kategori sedang. Terdapat pengaruh kecerdasan emosional terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa artinya semakin tinggi kecerdasan emosional siswa, semakin tinggi juga kemampuan pemecahan masalah matematikanya begitupun sebaliknya.
Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Kooperatif Tipe Number Head Together (NHT) Rachmat Fajar Halim; Fathurrakhman Ansar
Abdimas Singkerru Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v3i2.232

Abstract

Tujuan dalam pengabdian ini yaitu untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa melalui Model Kooperatif Tipe Number Heads Together. Setiap siklus meliputi empat tahap, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa tes dan non tes, dimana tes berupa tes hasil belajar dan non tes berupa lembar observasi keterlaksanaan dan aktivitas siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa pada siklus I diperoleh rata-rata dua pertemuan yakni 63,77% dengan kategori cukup aktif dan pada siklus II diperoleh rata-rata aktivitas siswa pada dua pertemuan yakni 86,13% berada pada kategori sangat aktif. Selanjutnya tingkat hasil belajar siswa pada pra penelitian yakni rata-ratanya adalah 33, berada pada kategori sangat rendah yakni jumlah persentase siswa yang tuntas hanya sebesar 20,83%, pada siklus I skor rata-rata hasil belajar siswa sebesar 67,11 dengan jumlah siswa yang tuntas sebesar 33,33% kategori sedang dan pada siklus II skor rata-rata hasil belajar siswa setelah diajar dengan menggunakan Model Kooperatif Tipe Number Heads Together sebesar 84,14 yakni berada pada kategori tinggi dengan jumlah persentase siswa yang tuntas sebesar 95,83%. Ditinjau dari hasil penelitian tersebut, terlihat bahwa rata-rata hasil belajar pada aktivitas siswa siklus I ke siklus II meningkat yadan rata-rata hasil belajar IPA siswa dari pra penelitian sampai siklus II meningkat. Maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan Model Kooperatif Tipe Number Heads Together dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA siswa.