Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

IMPLEMENTASI KETERSEDIAAN PENYELENGGARAAN LAYANAN PERPUSTAKAAN,TAMAN BACAAN ATAU SUDUT BACA KOTA SURABAYA Sri Roekminiati; Fitria Ayuningrum
Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Vol 13, No 2 (2016): Jurnal Ilmu Administrasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jia.v13i2.99

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara umum mengenai penyelanggaran perpustakaan atau taman bacaan atau sudut baca di RusunSombo Kecamatan Simokerto Surabaya.Metode penelitian yang digunakan didasarkan pada penelitian deskripstif kualitatif yang bersifat menggambarkan secara jelas terhadap masalah yang diteliti, dicatat, menganalisis serta menggambarkan kondisi-kondisi yang ada di lapangan berdasarkan sumber. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian implementasi penyelenggaraan taman baca di RusunSombo menunjukkan : (a) Penetapan tujuan taman bacaan yakni adanya perubahan dengan meningkatnya minat baca anak-anak dan budaya membaca sejak dini, (b) Sumber daya meliputi sumberdaya manusia, anggaran dan sarana prasarana di sediakan oleh Badan Arsip dan Perpustakaan (c) Pengelola taman baca kurang konsisten dalam melakukan sosialisasi karena sosialisasi yang dilakukan hanya sekali pada saat launching taman baca, (d) Masyarakat lebih menggantungkan keberadaan taman baca ini kepada Badan Arsip dan Perpustkaan, (e) Hubungan pengelola dengan organisasi masyarakat kurang terjalin dengan harmonis, (f) Pengelola menerima dan memahami tugas-tugas yang ada. Dan hambatan yang terjadi yakni kurangnya sumberdaya manusia dan fasilitas yang kurang memadai.
IMPLEMENTASI KETERSEDIAAN PENYELENGGARAAN LAYANAN PERPUSTAKAAN,TAMAN BACAAN ATAU SUDUT BACA KOTA SURABAYA Sri Roekminiati; Fitria Ayuningrum
Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Vol. 13 No. 2 (2016): Jurnal Ilmu Administrasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jia.v13i2.99

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara umum mengenai penyelanggaran perpustakaan atau taman bacaan atau sudut baca di RusunSombo Kecamatan Simokerto Surabaya.Metode penelitian yang digunakan didasarkan pada penelitian deskripstif kualitatif yang bersifat menggambarkan secara jelas terhadap masalah yang diteliti, dicatat, menganalisis serta menggambarkan kondisi-kondisi yang ada di lapangan berdasarkan sumber. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian implementasi penyelenggaraan taman baca di RusunSombo menunjukkan : (a) Penetapan tujuan taman bacaan yakni adanya perubahan dengan meningkatnya minat baca anak-anak dan budaya membaca sejak dini, (b) Sumber daya meliputi sumberdaya manusia, anggaran dan sarana prasarana di sediakan oleh Badan Arsip dan Perpustakaan (c) Pengelola taman baca kurang konsisten dalam melakukan sosialisasi karena sosialisasi yang dilakukan hanya sekali pada saat launching taman baca, (d) Masyarakat lebih menggantungkan keberadaan taman baca ini kepada Badan Arsip dan Perpustkaan, (e) Hubungan pengelola dengan organisasi masyarakat kurang terjalin dengan harmonis, (f) Pengelola menerima dan memahami tugas-tugas yang ada. Dan hambatan yang terjadi yakni kurangnya sumberdaya manusia dan fasilitas yang kurang memadai.
ANALISIS MEKANISME FOKUS GEMPA BUMI KABUPATEN MOJOKERTO JAWA TIMUR MENGGUNAKAN ISOLA-GUI (STUDI KASUS GEMPA BUMI MOJOKERTO, 19 JUNI 2023) Sayyidatul Khoiridah; Sri Roekminiati; Pamudi Pamudi; Sapto Pramono; Sunhari Prawiradiredja
Jurnal Geosaintek Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25023659.v10i1.19934

Abstract

Jawa Timur termasuk wilayah rawan terjadi gempa bumi. Salah satu gempa di Jawa Timur yaitu gempa bumi Mojokerto, 19 Juni 2023 yang berpusat pada koordinat 7,50 LS dan 112,50BT dengan kedalaman 9 km dan magnitudo M4,2. Gempa Mojokerto ini diakibatkan oleh aktivitas sesar aktif yang belum terpetakan. Daerah-daerah yang ikut merasakan guncangan gempa Mojokerto yaitu Mojokerto dengan skala III – IV MMI; Pasuruan, Surabaya, Lamongan, dan Gresik dengan skala III MMI; Sidoarjo dengan skala II – III MMI; dan Malang dengan skala II MMI. Gempa bumi Mojokerto tersebut menyebabkan kerusakan ringan pada rumah warga di Desa Penanggungan, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. Oleh karena itu, sebagai upaya mengurangi dampak bencana gempa bumi, maka dilakukan penelitian ini untuk menentukan karakteristik gempa bumi yang terjadi di Mojokerto melalui pemodelan mekanisme fokus. Penelitian ini menggunakan data waveform tiga komponen. Hasil dari pemodelan mekanisme fokus menunjukkan bahwa bidang patahannya yaitu berupa patahan strike slip dengan nilai nodal plane I yaitu strike = 179o, dip = 76o, rake = 178o dan nilai nodal plane II yaitu strike = 269o, dip = 88o, rake = 14o. Nilai variance reduction dari hasil penelitian ini yaitu sebesar 0,82.
Evaluasi Kinerja Program Gerakan Pembangunan Masyarakat Adil Sejahtera GERBANGMAS dalam Pemberdayaan Masyarakat Kampung Mandiri untuk Meningkatkan Kesejahteraan Sosial di Kabupaten Mahakam Ulu Servinus Manek Bria; Sri Roekminiati; Sri Kamariyah; Ika Devy Pramudiana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2686

Abstract

This study aims to evaluate the performance of the Gerakan Pembangunan Masyarakat Adil Sejahtera (GERBANGMAS) Program in empowering the Kampung Mandiri community to improve social welfare in Mahakam Ulu Regency. This program is designed to provide assistance in the form of training, capital for businesses, and access to basic services to improve the community's living standards. The method used in this study is a qualitative approach, with data collection techniques including in-depth interviews, field observations, and document studies. The findings show that the effectiveness of the GERBANGMAS program is measured at around 75%, successfully improving social welfare, although there is an unequal distribution of benefits between more active groups and less organized ones. The program’s efficiency is recorded at 70%, indicating resource wastage, particularly in the management of funds and the distribution of assistance that is not accurately targeted. The sufficiency of the program is recorded at 80%, but there are gaps in business mentoring and long-term business development. The conclusion of this study is that although the GERBANGMAS Program has had a positive impact, several areas need improvement to increase its overall impact. Recommendations include enhancing efficiency in resource management, adjusting assistance to better meet the long-term needs of the community, and improving the distribution of benefits to ensure it is more evenly spread across all community groups. Additionally, there is a need to provide more relevant training and continuous mentoring to optimize the program’s success.
Pemberdayaan Umkm Gorden Sebagai Strategi Pengentasan Kemiskinan Berbasis Potensi Lokal Di Desa Deliksumber Gresik Joko Arianto; Sri Roekminiati; Ika Devy Pramudiana; Sapto Pramono
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3123

Abstract

The empowerment of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) producing curtains in Deliksumber Village is a strategic initiative successfully harnessing local potential to alleviate poverty. This program emphasizes not only economic enhancement but also the utilization of existing social and institutional capital within the community. Traditions of mutual cooperation and social solidarity serve as the main driving forces behind collaboration in production, marketing, and enterprise management. By forming MSME groups that support each other, community members share knowledge on sewing techniques, basic financial management, and digital marketing, thereby improving product quality and expanding market reach. Product innovations such as the use of local fabrics, customization according to orders, and collaborations with interior designers create added value, strengthen cultural identity, and enhance product competitiveness in the market. The success of this program is also supported by physical assets such as household-owned sewing machines, along with government support that provides training facilities and institutional facilitation. The strategic location of the village, situated near busy centers, further facilitates distribution and marketing, broadening markets and increasing community income. This program not only improves well-being through supplemental income but also fosters independence among women and the community at large. The transformation of sewing skills from passive to professional expertise demonstrates the effectiveness of an asset-based and socio-economic innovative approach. This success proves that community-utilized potential and assets, when integrated holistically, can offer sustainable solutions in poverty eradication. Moreover, the program’s achievement highlights the importance of synergy among community groups, local government, and entrepreneurs in creating a conducive ecosystem for MSME development based on local potential. This research indicates that the MSME curtain empowerment in Deliksumber is not just a success model of community-based economic development but also an innovative strategy to preserve cultural heritage through product innovation aligned with local cultural potential. This comprehensive multi-stakeholder approach is expected to serve as a reference for developing similar empowerment programs in other regions with comparable potentials.