Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : PESHUM

Kajian Stilistika Forensik: Telaah Kritis Materi Komedi Gelap (Dark Jokes) Komika Indonesia Redhitya Wempi Ansori; Yulianto, Agus; Gamal Kusuma Zamahsari
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7474

Abstract

Seni komedi tunggal merupakan varian komedi yang mengada di Indonesia dan eksis beberapa tahun ini. Stand Up Comedy berkembang pesat dan semakin mendapat tempat di hati para penikmatnya terutama generasi milenial. Stand up comedian/Komika menjadikan fenomena tragedi menjadi sesuatu yang lucu dan mengundang gelak tawa ketika diulas dan dibahas pada konteks yang sudah lewat termasuk isu-isu sensitif, tabu, dan kontroversial sehingga disebut dark joke. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode analisis stilistika forensik. Sumber data dari penelitian ini ada dua. Sumber primer dan sumber sekunder. Teknik pengumpulan data dari penelitian ini adalah menggunakan model transkripsi. Validitas dan realibilitas dilakukan oleh peer review ahli bahasa dan kajian stilistika forensik. Berdasarkan sajian data dan temuan penelitian bahwa stilistika forensik tersebut berhasil mengungkap aspek-aspek gaya Bahasa yang digunakan untuk mengakomodasi materi komedi gelap yang dilakukan komedian Coki dan Muslim. Pola komedi gelap Coki dan Muslim berdasarkan pisau bedah stitlistika forensik mengakomodasi empat pola gaya Bahasa, yaitu Gaya kata (pola leksikal dan diksi), gaya Bunyi (onomotape), gaya Bahasa hiperbola, dan gaya Bahasa sarkasme.
Analisis Problematika Pembelajaran Bahasa dan Sastra di Era Digital Yulianto, Agus; Redhitya Wempi Ansori
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.8284

Abstract

Revolusi digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk pembelajaran bahasa dan sastra. Hadirnya teknologi seperti internet, aplikasi pembelajaran, dan media digital memberikan guru dan siswa memiliki akses yang lebih luas terhadap sumber daya pembelajaran. dalam konteks pembelajaran bahasa dan sastra, perkembangan teknologi ini memunculkan multimodalitas dalam pembelajaran maupun dalam apresiasi karya sastra. Media pembelajaran digital yang mengkolaborasikan audio dan video/visual memang lebih efektif dalam kegiatan pembelajaran dan mengapresiasi karya sastra, namun menimbulkan sebuah kekwatiran dalam bidang kesehatan dan kecanduan teknologi serta keaktifan siswa untuk mengidentifikasi problematika pembelajaran bahasa dan sastra di era digital. Hasil identifikasi tersebut diharapkan meminimalisir permasalahan dalam pembelajaran bahasa dan sastra serta meminimalisir ketidaktahuan dalam dunia digital baik untuk proses pembelajaran maupun apresiasi karya sastra. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian adalah studi pustaka (library research). Pengumpulan data menggunakan sumber akademik ilmiah. Hasil penelitian ditemukan bahwa problematika pembelajaran bahasa dan sastra di era digital adalah Transformasi Paradigma, Problematika Pedagogis dan Infrastruktur, Dampak Sosio-kultural, Pembelajaran Bahasa dan Sastra di Era Digital.