Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STRATEGI HUMAS PT. PLN (PERSERO) PEKANBARU DALAM MENSOSIALISASIKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 30 TAHUN 2009 TENTANG SUBSIDI LISTRIK Andi Suryadi; Julis Suriani
Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi Vol 1, No 3 (2019): Juli 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.172 KB) | DOI: 10.24014/jrmdk.v1i3.7438

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya masyarakat yang masih tidak mengetahui Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Subsidi Listrik. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana strategi Humas PT. PLN Persero Pekanbaru dalam mensosialisasikan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Subidi Listrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi Humas PT. PLN Persero Pekanbaru dalam mensosialisasikan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Subsidi Listrik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu deskriptif kualitatif. Informan penelitian sebanyak 4 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, strategi Humas PT. PLN Persero Pekanbaru dilaksanakan melalui, Penemuan fakta, didapatkan dari hasil survey yang dilakukan oleh Humas PT. PLN Persero dengan mengunjungi berbagai daerah sejak disahkannya Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009. Penemuan fakta lainnya diperoleh berdasarkan seminar yang diadakan oleh Humas PT. PLN Persero Kota Pekanbaru dengan mengundang Camat dari berbagai daerah. Perencanaan, yakni, menyusun jadwal kegiatan sosialisasi, menentukan waktu dan lokasi yang tepat untuk melakukan sosialisasi, menentukan isi pesan yang akan disampaikan kepada masyarakat, menentukan anggaran pelaksanaan sosialisasi, serta membangun kerjasama dengan berbagai media. Komunikasi, dilakukan secara langsung dan tidak langsung. Evaluasi, dilakukan dengan mengadakan rapat setelah selesai sosialisasi. Dalam evaluasi ini akan dibahas sejauh mana tingkat keefektivan sosialisasi yang telah dilaksanakan oleh Humas PT. PLN Persero Pekanbaru. Dengan diadakannya evaluasi ini, pihak Humas akan mengetahui kekurangan dalam sosialisasi tersebut dan kekurangan tersebut dijadikan sebagai pelajaran untuk sosialiasi berikutnya.
Penyuluhan Program Keluarga Berencana (KB) Terhadap Pasangan Usia Subur Guna Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga Pivit Septiary Chandra; Abdiana Ilosa; Nur Alhidayatillah; Julis Suriani; Rohayati Rohayati; Betty Syandra
MENARA RIAU Vol 16, No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/menara.v16i2.19340

Abstract

Population growth in Riau Province experiencing a growth of 1.40 percent will have an impact on family welfare in terms of the order of life from social, economic, cultural and political aspects so that there is a need for upanya planning and population control through the Family Planning (KB) program for Couples of Childbearing Age (PUS) in a family to create a prosperous family. For this reason, the UIN SUSKA Riau service team carried out counseling activities to the community in order to increase insight and concern for the community to realize a prosperous family through the family planning program. This activity is carried out by the method of lectures and discussions. The results of this service activity are that some communities of couples of childbearing age in PKK Group, RT.06 / RW.01 Dusun 1 Tarai Bangun Village, Mining District, Kampar Regency have not yet fulfilled the meaning and benefits of this family planning program. With some bad assumptions in this program, especially in the use of contraceptives that are part of the birth control program. After being given the material, the community began to understand and be enthusiastic about exploring the family planning program and realizing a prosperous family.
Dakwah Digital dan Otoritas Keagamaan Baru: Studi Eksistensi Ustazah Halimah Alaydrus dalam Media Keagamaan Kontemporer Nur Alhidayatillah; Julis Suriani; Edison
QAZI: Journal of Islamic Studies Vol 3 No 1 (2026): 2026
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qz.v3i1.1231

Abstract

Transformasi media digital telah mengubah praktik dakwah Islam sekaligus melahirkan bentuk-bentuk baru otoritas keagamaan di ruang virtual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi dakwah Ustazah Halimah Alaydrus dalam media digital serta mengkaji kontribusi media sosial terhadap pembentukan otoritas keagamaan baru di era kontemporer. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Data diperoleh melalui penelusuran dan analisis berbagai artikel ilmiah, buku, prosiding, serta dokumentasi digital yang berkaitan dengan dakwah digital, komunikasi dakwah, otoritas keagamaan, dan aktivitas dakwah Ustazah Halimah Alaydrus pada berbagai platform media sosial. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik melalui proses reduksi data, kategorisasi, interpretasi, dan sintesis literatur secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi dakwah Ustazah Halimah Alaydrus dibangun melalui penyampaian pesan yang persuasif, penggunaan bahasa yang sederhana, pendekatan storytelling, serta pemanfaatan fitur multimedia yang sesuai dengan karakteristik media digital. Interaksi yang terbangun melalui media sosial mendorong terbentuknya komunitas virtual, meningkatkan keterlibatan audiens, serta memperkuat legitimasi dan kepercayaan publik terhadap figur pendakwah. Temuan ini menunjukkan bahwa media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyebaran dakwah, tetapi juga sebagai ruang produksi dan legitimasi otoritas keagamaan baru yang dibangun melalui kualitas komunikasi, konsistensi konten, dan partisipasi audiens. Penelitian ini memperkaya kajian komunikasi dan manajemen dakwah dalam perspektif Digital Religion dan Mediatization of Religion, serta memberikan implikasi bagi pengembangan strategi dakwah digital yang adaptif, kredibel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat digital. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan pendekatan etnografi digital atau netnografi untuk mengkaji dinamika interaksi pendakwah dan audiens secara lebih mendalam.