Nana Sutisna
Universitas Galuh

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis Keterampilan Motorik Kasar Siswa Putri Pada PAUD Puspita Fadillah Cantika Ayu; Nana Sutisna; Asep Ridwan Kurniawan; Ucu Abdul Ropi; Hendra Rustiawan
Jurnal Keolahragaan Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Keolahragaan
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkor.v12i1.20168

Abstract

Gross motor skills in early childhood play an important role in supporting physical development and basic motor skills. This study aims to determine the extent of development of gross motor skills in early childhood female students. The research method used is descriptive. The population in this study were female students of PAUD Puspita, with a sample of 16 people selected using purposive sampling. The instrument used was the test of gross motor development (TGMD) consisting of 12 skill items. Data analysis used a percentage criterion test with the help of the SPSS series 26 program application. The results of the study showed that the majority of female students were included in the very high category (13 students; 81.3%), and the high category (3; 18.7%). This indicates that overall, the gross motor skills of female students at PAUD Puspita have developed very well. The main conclusion of this study is that teaching methods and a supportive environment play a very important role in helping children's gross motor development. Therefore, it is very important for teachers and parents to consistently provide encouragement through interesting physical activities that are appropriate to the child's developmental stage. Keterampilan motorik kasar pada anak usia dini memiliki peranan penting dalam mendukung perkembangan fisik dan kemampuan gerak dasar anak. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh perkembangan kemampuan motorik kasar siswa putri pada anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa putri PAUD Puspita, dengam sampel sebanyak 16 orang yang dipilih menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah test of gross motor development (TGMD) yang terdiri dari 12 item keterampilan. Analisis data menggunakan uji kriteria presentase melalui bantuan aplikasi program SPSS serie 26. Hasil penelitian diketahui besar siswa putri termasuk dalam kategori sangat tinggi (13 siswa; 81,3%), dan kategori tinggi (3; 18,7%). Hal ini mengindikasikan bahwa secara keseluruhan, keterampilan motorik kasar siswa putri di PAUD Puspita telah berkembang dengan sangat baik. Kesimpulan utama dari penelitian ini adalah bahwa metode pengajaran dan lingkungan yang medukung sangat berperan dalam membantu perkembangan motorik kasar anak. Oleh karena itu, sangat penting bagi guru dan orang tua untuk secara konsisten memberikan dorongan melalui aktivitas fisik yang menarik dan sesuai dengan tahap perkembangan anak.
Pengaruh Latihan Dot Drill dan Ball Reaction Terhadap Peningkatan Kelincahan Fu'ad Syukron Sanusi; Nana Sutisna; Ruli Sugiawardana
Jurnal Keolahragaan Vol 10, No 3 (2024): Jurnal Keolahragaan
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkor.v10i3.20375

Abstract

This study aims to determine the effect of dot drill training on the agility of volleyball athletes. The method used is an experiment with a One-Group Pretest-Posttest Design. The population in this study is all members of the volleyball extracurricular activity at MA Nursyamsi, Tasikmalaya, with a sample size of 20 people selected using total sampling. The instrument used to measure agility was the T-Test Agility. Data collection was conducted before and after the dot drill training intervention over a specific period. The results of the first hypothesis test using a paired sample t-test indicated that dot drill training significantly influenced agility improvement. The results of the second hypothesis test showed that ball reaction training also significantly influenced agility improvement. Furthermore, the results of the third hypothesis test using one-way analysis of variance showed a significant difference between the two types of training in terms of agility improvement. It can be concluded that both types of training significantly improve agility, but there is a difference in effectiveness between the two. This study recommends the systematic application of dot drill and ball reaction training in training programs to improve athletes' agility. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan dot drill terhadap kelincahan atlet cabang olahraga bolavoli. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anggota ekstrakurikuler bolavoli di MA Nursyamsi, Tasikmalaya, dengan jumlah sampel sebanyak 20 orang yang dipilih secara total sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kelincahan adalah T-Test Agility. Pengumpulan data dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan latihan dot drill selama periode tertentu. Hasil uji hipotesis pertama dengan paired sample t-test menunjukkan bahwa latihan dot drill memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kelincahan. Hasil uji hipotesis kedua menunjukkan bahwa latihan ball reaction juga memberikan pengaruh yang signifikan,. Selanjutnya, hasil uji hipotesis ketiga menggunakan analisis varian satu arah menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua jenis latihan terhadap peningkatan kelincahan. Dapat disimpulkan bahwa kedua jenis latihan secara signifikan meningkatkan kelincahan, namun terdapat perbedaan efektivitas antara keduanya. Penelitian ini merekomendasikan penerapan latihan dot drill dan ball reaction secara sistematis dalam program latihan untuk peningkatan kelincahan atlet. 
Pengaruh Latihan Barrier Hops Terhadap Hasil Peningkatan Otot Tungkai Loncatan Teknik Smash Bolavoli Nahdiat Gilang Wahma; Nana Sutisna; Asep Ridwan Kurniawan; Ucu Abdul Ropi
Jurnal Keolahragaan Vol 9, No 3 (2023): Jurnal Keolahragaan
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkor.v9i3.20282

Abstract

This study aims to determine the effect of barrier hops training on increasing the leg muscles of the jumping bolavoli smash technique. The research method used is an experiment with a one-group pretest-posttest design. The population in this study were members of the extracurricular bolavoli of SMKN 2 Banjar, Ciamis Regency with a sample of 20 people selected using purposive sampling technique. The instrument used to measure leg muscle explosive power is the standing broad jump test. Data analysis using paired sample t-test. The results showed a significance value (Sig. 2-tailed) of 0.000, which is smaller than the reference significance value of 0.05. This indicates that there is a significant effect of barrier hops training on increasing the jumping leg muscles of the bolavoli smash technique.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan barrier hops terhadap peningkatan otot tungkai loncatan teknik smash bolavoli. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one-group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah anggota ekstrakurikuler bolavoli SMKN 2 Banjar Kabupaten Ciamis dengan sampel sebanyak 20 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengukur daya ledak otot tungkai adalah tes standing broad jump. Analisis data menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000, yang lebih kecil dari nilai signifikansi acuan 0,05. Hal ini mengindikasikan bahwa terdapat pengaruh signifikan latihan barrier hops terhadap peningkatan otot tungkai loncatan teknik smash bolavoli.