p-Index From 2021 - 2026
1.642
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keolahragaan
Gani Kardani
Universitas Galuh

Published : 9 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Pengaruh Latihan Bent Arm Twists Dengan Straight Arm Twists Terhadap Peningkatan Daya Tahan Otot Perut Dan Core Irwan Herawan; Gani Kardani; Muhammad Nurzaman
Jurnal Keolahragaan Vol 8, No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkor.v8i2.9621

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh latihan bent arm twists dengan straight arm twists terhadap peningkatan daya tahan otot perut dan core. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan “Pre Test Post Test Design”. Populasi dan sampel penelitian ini adalah siswa Sekolah Dasar Negeri 1 Cintakarya Kec. Parigi. yang berjumlah 30 orang dan semua poplasi dijadikan sampel penelitian. Instrumen penelitian yang digunakan sebagai pengumpul data adalah core muscle endurance and stability test (Mackenzie, 2005). Berdasarkan analisis data menggunakan SPSS 19, hasil pengolahan data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang berarti antara bentuk latihan bent arm twists dengan bentuk latihan straight arm twists terhadap peningkatan daya tahan otot perut dan core pada siswa putra SD Negeri 2 Cintakarya Kec.Parigi. Saran : Latihan untuk meningkatkan daya tahan otot perut dan core sebaiknya menggunakan bentuk latihan bent arm twists.
Tingkat Pemahaman Strategi Dan Tatktik Dalam Bermain Futsal Pada Siswa SMA Ade Sulistriono; Gani Kardani; Muhammad Nurzaman; Terra Erlina
Jurnal Keolahragaan Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Keolahragaan
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkor.v12i1.20047

Abstract

Pemahaman strategi-taktik menjadi unsur krusial dalam futsal. Meskipun memiliki teknik dan bakat unggul, kapasitas pemain menjadi kurang optimal tanpa penguasaan aspek strategis ini. Kenyataan menunjukkan masih banyak peserta ekstrakurikuler di tingkat SMA, termasuk di Kabupaten Ciamis, yang penguasaannya terhadap strategi dan taktik permainan futsal terbatas. Hambatan seperti kesalahan pemain dalam merespons serangan lawan atau kelemahan dalam pola pertahanan sering muncul akibat minimnya pemahaman ini. Penelitian deskriptif kuantitatif ini bertujuan mengukur tingkat pemahaman strategi-taktik bermain futsal di kalangan siswa pengikut ekstrakurikuler futsal di salah satu SMA di Ciamis. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen kuesioner berisi soal objektif terkait strategi-taktik futsal. Analisis deskriptif terhadap temuan penelitian mengungkapkan bahwa mayoritas pemahaman siswa peserta ekstrakurikuler berada pada kategori "sedang".
Perbandingan Metode Latihan Maraton Jarak Bertahap dan Hill Run Terhadap Peningkatan VO2max Kemal Muamar Sidki; Gani Kardani; Ruli Sugiawardana; Muhammad Nurzaman
Jurnal Keolahragaan Vol 9, No 3 (2023): Jurnal Keolahragaan
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkor.v9i3.20277

Abstract

This study aims to compare the effectiveness of gradual distance marathon training and hill run methods on improving VO₂max in extracurricular soccer participants at SMKN 1 Kawali, Ciamis Regency.The research method used was an experiment with a Two-Group Pretest-Posttest Design. The sample consisted of 24 students selected through purposive sampling and divided into two treatment groups. VO₂max measurements were conducted using the Multi-Stage Fitness Test (MSFT). The normality test of the data yielded an Asymptotic Significance value of 0.200, indicating that the data were normally distributed. The homogeneity test resulted in an Asymp. Sig. value of 0.107, indicating that the variances between groups were homogeneous. The first and second hypothesis tests using a paired sample t-test on each group showed a significant increase in VO₂max with an Asymp. Sig. (2-tailed) value of 0.000. The third hypothesis test using ANOVA showed a significant difference between the two training methods with an Asymp. Sig. value of 0.000.The results of this study conclude that both the gradual marathon distance method and the hill run method are effective in increasing VO₂max, but there is a significant difference in effectiveness between the two. These findings contribute to more targeted physical training strategies for developing the aerobic capacity of teenage soccer players.
Perbandingan Pengaruh Latihan Wessel Pass & Loop Skip Terhadapi PeningkataniOtot Tungkai PadaiSiswa Kelas X SMK PGRI Cikoneng Tedy Rizky Nurhakim; Gani Kardani; Ucu Abdul Ropi; Mohamad Rezha
Jurnal Keolahragaan Vol 10, No 3 (2024): Jurnal Keolahragaan
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkor.v10i3.20371

Abstract

ABSTRACTPhysical Education and Health (Penjaskes) plays a crucial role in fostering a healthy lifestyle and improving student fitness. The Independent Curriculum (Kurikulum Merdeka) encourages students to be active, independent, and capable of developing physical fitness, including leg muscle power, which is essential for sports activities such as kicking, jumping, and running. However, many tenth-grade students at SMK PGRI Cikoneng still have low leg muscle power. Power is a crucial component in supporting performance in various sports. Plyometric training has been proven effective in increasing power, especially through explosive movements. Two forms of plyometric training that are suitable and engaging for students are the wessel pass and the loop skip. Both exercises are game-like and adhere to plyometric principles, although they have limitations in loading. Based on this, this study was conducted to determine and compare the effects of wessel pass and loop skip training on increasing leg muscle power at tenth-grade students at SMK PGRI Cikoneng. Keywords: (Leg muscle power, Plyometric training, Wessel pass, Loop skip, Vocational school students)  ABSTRAKPendidikan Jasmani dan Kesehatan (Penjaskes) berperan penting dalam membentuk gaya hidup sehat dan meningkatkan kebugaran siswa. Dalam Kurikulum Merdeka, siswa didorong untuk aktif, mandiri, dan mampu mengembangkan kebugaran jasmani, termasuk power otot tungkai yang sangat dibutuhkan dalam aktivitas olahraga seperti menendang, melompat, dan berlari. Namun, banyak siswa kelas X SMK PGRI Cikoneng masih memiliki power otot tungkai yang rendah. Padahal, power merupakan komponen penting dalam menunjang performa di berbagai cabang olahraga. Latihan pliometrik terbukti efektif untuk meningkatkan power, terutama melalui gerakan eksplosif. Dua bentuk latihan pliometrik yang sesuai dan menarik bagi siswa adalah wessel pass dan loop skip. Kedua latihan ini berbentuk permainan dan sesuai dengan prinsip pliometrik, meskipun memiliki keterbatasan pembebanan. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan membandingkan pengaruh latihan wessel pass dan loop skip terhadap peningkatan power otot tungkai siswa kelas X SMK PGRI Cikoneng. Kata Kunci:(Power otot tungkai, Latihan pliometrik, Wessel pass, Loop skip, Siswa SMK)
Hubungan Sedentary Behavior Dengan Index Massa Tubuh Mahasiswa Pendidikan Jasmani Universitas Galuh Wandi Haeruman; Gani Kardani; Asep Ridwan Kurniawan; Mohamad Rezha
Jurnal Keolahragaan Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Keolahragaan
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkor.v12i1.20345

Abstract

This study aims to examine the relationship between sedentary behavior and body mass index (BMI) among students of the Physical Education Study Program at Galuh University. The background of this research is the high level of passive activities among students, such as prolonged sitting and low physical activity, which may affect their nutritional status and overall health. This is a quantitative correlational study using a cross-sectional design. The sample consisted of 100 respondents out of a total population of 120 active students from the 2022–2024 cohorts, selected through random sampling and calculated using the Slovin formula. Data were collected using the Sedentary Behavior Questionnaire (SBQ) and by measuring weight and height to calculate BMI. Data analysis was performed using the Pearson Chi-Square test with SPSS version 30.00. The results show that most students (70%) had a high level of sedentary behavior and were categorized as overweight (BMI > 25). Statistical analysis revealed a significant relationship between sedentary behavior and body mass index, with a p-value of 0.004 (< 0.05). Based on these findings, it can be concluded that sedentary behavior is significantly associated with increased body mass index in students. This research is expected to serve as a foundation for health education and lifestyle interventions among university students to prevent obesity.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan guna untuk mengidentifikasi keterkaitan antara sedentary (gaya hidup menetap) dengan status gizi (index massa tubuh) Mahasiswa Penjas Universitas Galuh. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasional dengan menggunakan design cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa program studi pendidikan jasmani universitas galuh yang masih aktif kuliah berdasarkan keterangan siakad tahun masuk perguruan tinggi 2022-2024 sebanyak 120 orang mahasiswa. Adapun teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling dan rumus slovin untuk menentukan banyaknya responden. Berdasarkan ketentuan tersebut sehingga jumlah sampel sebanyak 100 responden. Selanjutnya pada index massa tubuh menggunakan penghitungan berat badan dan tinggi badan dengan menggunakan rumus SBQ (Sendentary Behavior Quisioner) karangan (Adolphe Quetelet) analisis yang digunakan yaitu pearson che square. Hasil penelitian diketahui bahwa nilai Sendentary Behavior mahasiswa pendidikan jasmani memiliki nilai rata-rata keseluruhan sebesar 54 (sangat buruk) dan Index Massa Tubuh  sebesar 26 (Gemuk).
Pengaruh Latihan Abdominal Curl Dan Leg Raises Terhadap Peningkatan Daya Tahan Otot Perut Maulana Ahmad Al Aziz; Gani Kardani; Ucu Abdul Ropi; Hendra Rustiawan
Jurnal Keolahragaan Vol 8, No 3 (2022): Jurnal Keolahragaan
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkor.v8i3.20219

Abstract

This study aims to determine the increase in abdominal muscle endurance in students of Arroyana Kawungaten Islamic Vocational School, Cilacap Regency. The research method used a pre-experimental design with a total of 22 students. The research instrument used was sit-ups. Based on data analysis using SPSS series 26, the results of data processing consist of: 1. Abdominal curl exercises have a significant effect on increasing abdominal muscle endurance in male students of Arroyana Kawungaten Islamic Vocational School, Cilacap Regency. 2. Leg raises ball exercises have a significant effect on increasing abdominal muscle endurance in male students of Arroyana Kawungaten Islamic Vocational School, Cilacap Regency. 3. There is a significant difference between abdominal curl exercises and leg raises on increasing abdominal muscle endurance in students of Arroyana Kawungaten Islamic Vocational School, Cilacap Regency. It is hoped that one of the considerations and recommendations is the use of test instruments, namely sit-ups or the existence of new variants not only sit-ups to measure endurance but also the application of variations in abdominal curl and leg raises exercises.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan daya tahan otot perut pada siswa SMK Islam Arroyana Kawungaten Kabupaten Cilacap. Metode penelitian menggunakan pre eksperimental design yang berjumlah sebanyak 22 orang siswa. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu sit-up. Berdasarkan analisis data menggunakan SPSS serie 26, hasil pengolahan data terdiri dari: 1. Latihan abdominal curl memberikan pengaruh secara signifikan terhadap peningkatan daya tahan otot perut pada siswa putra SMK Islam Arroyana Kawungaten Kabupaten Cilacap. 2. Latihan bola leg raises memberikan pengaruh secara signifikan terhadap peningkatan daya tahan otot perut pada siswa putra SMK Islam Arroyana Kawungaten Kabupaten Cilacap. 3. Terdapat perbedaan secara signifikan antara latihan abdominal curl denganleg raises terhadap peningkatan daya tahan otot perut pada siswa SMK Islam Arroyana Kawungaten Kabupaten Cilacap. Diharapkan sebagai salah satu pertimbangan dan rekomendasi yaitu penggunaan instrument test yaitu sit-up atau adanya varians baru tidak hanya sit-up saja mengukur daya tahan akan tetapi penerapan ariasi latihan abdominal curl dan leg raises. 
Perbandingan Latihan One Hand Shoot dan Bank Shoot Terhadap Hasil Free Throw Bola Basket Adi Widiyanto; Gani Kardani; Hendra Rustiawan; Nana Sutisna
Jurnal Keolahragaan Vol 10, No 3 (2024): Jurnal Keolahragaan
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkor.v10i3.20374

Abstract

ABSTRACTThe purpose of the research that the author proposes is to determine whether there is a significant effect of one-hand shot training on free throw results in basketball at SMA Negeri 1 Patimuan. The research method used in this study is the true-experimental design method, one of the designs used in this study is the two-group pretest-posttest design. The population in this study were 30 students of SMA Negeri 1 Patimuan who participated in the basketball extracurricular. The sample used in this study was 30 students. Based on the results of the analysis of the difference in improvement between the two groups of one-hand shot and bank shoot training, it can be seen that there is a significant difference between the improvement of the two groups. The average value of improvement (x) for one-hand shot training is 2.4, while for bank shoot training is 3.8. The combined standard deviation (s combined) is 1.25. The calculated t value (Thitung) is 7.03, with a t table (TTabel) of 2.05, because t count > t table, there is a significant difference between the improvement of the two groups. It can be concluded that the increase in bank shot training is higher and more significant compared to one hand shot training. Tujuan dari penelitian yang penulis ajukan yaitu untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang signifikan latihan one hand shot terhadap hasil  free throw dalam olahraga bola basket di SMA Negeri 1 Patimuan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode true-eksperiment design, salah satu  desain yang digunakan dalam penelitian  ini adalah two group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa SMA Negeri 1 Patimuan mengikuti ekskul olahraga basket sebanyak 30 orang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 30 siswa. Berdasarkan hasil analisis perbedaan peningkatan antara kedua kelompok latihan one hand shot dan bank shoot, dapat dilihat bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara peningkatan kedua kelompok. Nilai rata-rata peningkatan (x) untuk latihan one hand shot adalah 2,4, sedangkan untuk latihan bank shoot adalah 3,8. Standar deviasi gabungan (s gabungan) adalah 1,25. Nilai t hitung (THitung) adalah 7,03, dengan t tabel (TTabel) sebesar 2,05, karena t hitung > t tabel, maka terdapat perbedaan yang signifikan antara peningkatan kedua kelompok. Dapat disimpulkan bahwa peningkatan latihan bank shoot lebih tinggi dan signifikan dibandingkan dengan latihan one hand shot.  
Perbandingan Metode Latihan Split Manual Dan Split Leg Extension Dengan Fleksibilitas Otot Tungkai Pada Atlet Pencak Silat Di Perguruan Gajah Putih Cihaurbeuti Ciamis Yohan Abdulrouf; Gani Kardani; Muhammad Nurzaman; Tony Hartono
Jurnal Keolahragaan Vol 8, No 3 (2022): Jurnal Keolahragaan
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkor.v8i3.20070

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas perbandingan antara metode latihan manual split dan split leg extension dalam meningkatkan fleksibilitas otot tungkai pada atlet pencak silat di Sekolah Gajah Putih Cihaurbeuti Ciamis. Fleksibilitas otot tungkai berperan krusial dalam menunjang teknik menendang terbaik, meningkatkan jangkauan gerak, dan mengurangi kemungkinan cedera. Metode penelitian yang diterapkan adalah eksperimen dengan rancangan two group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 20 atlet yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok A melakukan latihan manual split dan kelompok B menggunakan alat bantu split leg extension, masing-masing selama 4 minggu dengan frekuensi 3 kali seminggu. Alat ukur fleksibilitas menggunakan tes V Sit and Reach yang dimodifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua teknik latihan tersebut memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan fleksibilitas (p = 0,000 pada uji-t sampel berpasangan). Kelompok split manual menunjukkan peningkatan rata-rata sebesar 4,50 cm (dari 23,80 cm menjadi 28,30 cm), sedangkan kelompok split leg extension menunjukkan peningkatan rata-rata sebesar 6,20 cm (dari 24,50 cm menjadi 30,70 cm). Hasil uji-t sampel independen menunjukkan nilai p = 0,003 (<0,05), yang menunjukkan perbedaan efektivitas yang signifikan antara kedua metode. Oleh karena itu, latihan split leg extension terbukti lebih efektif dalam meningkatkan fleksibilitas otot tungkai dibandingkan metode split manual. Temuan ini dapat menjadi panduan bagi pelatih dan atlet pencak silat dalam merancang program latihan fleksibilitas yang lebih efektif berdasarkan bukti ilmiah.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas antara metode latihan split manual dan split leg extension dalam meningkatkan pembekuan otot kaki pada atlet pencak silat di Perguruan Gajah Putih Cihaurbeuti Ciamis. Kelluasaan otot kaki memiliki peran krusial dalam mendukung teknik tendangan yang terbaik, meningkatkan jarak gerak, dan mengurangi kemungkinan cedera. Metode penelitian yang diterapkan adalah eksperimen dengan rancangan two group pretest-posttest design. Sampel terdiri dari 20 atlet yang terbagi menjadi dua kelompok: kelompok A melakukan latihan split manual dan kelompok B menggunakan alat bantu split leg extension, masing-masing selama 4 minggu dengan frekuensi 3 kali seminggu. Alat ukur permulaannya menggunakan tes V Sit and Reach yang telah dimodifikasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kedua teknik latihan memiliki dampak yang signifikan terhadap perbaikan perbaikan (p = 0,000 pada uji t-sampel berpasangan). Kelompok split manual menunjukkan peningkatan rata-rata 4,50 cm (dari 23,80 cm menjadi 28,30 cm), sedangkan kelompok split leg extension menunjukkan peningkatan rata-rata 6,20 cm (dari 24,50 cm menjadi 30,70 cm). Hasil uji t-test sampel independen menunjukkan nilai p = 0,003 (< 0,05) yang menandakan adanya perbedaan efektivitas yang signifikan antara kedua metode. Oleh karena itu, latihan split leg extension terbukti lebih ampuh dalam meningkatkan kesehatan otot kaki dibandingkan metode split manual. Penemuan ini dapat menjadi panduan menjadi bagi pelatih dan atlet pencak silat dalam menyusun program latihan yang lebih efektif dan berbasis pada bukti ilmiah. 
Survei Motivasi Beraktivitas Fisik Masyarakat Dusun Kalenanyar Aziz Nurfalah Tsani; Gani kardani; Muhammad Nurzaman; Ucu Abdul Ropi
Jurnal Keolahragaan Vol 10, No 3 (2024): Jurnal Keolahragaan
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkor.v10i3.20336

Abstract

ABSTRACTThis study aims to understand the motivation of physical activity in the Kalenanyar Hamlet community. The research method used in this study is descriptive analysis. The Kalenanyar Hamlet community has 15 members. The research instrument used to understand the Physical Activity Motivation Survey is the Motivation Questionnaire. The results of the research and analysis were carried out by researchers to understand amotivation, external regulation, introjected regulation, and intrinsic regulation. My answer in the statement "very true for me" has a frequency of around 89% with a percentage of 30%. Respondents' answers in the statement "Sometimes True For Me" have a total of 139 frequencies and a response rate of 48%. Respondents' answers in the statement "Not True For Me" have a total of 65 frequencies and a frequency of 22%. It is hoped that the results of this study can be a reference for further researchers if they decide to conduct more in-depth research with a larger sample size. Penelitian ini bertujuan untuk memahami motivasi aktivitas fisik masyarakat Dusun Kalenanyar. metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Komunitas Dusun Kalenanyar beranggotakan 15 orang. Instrumen penelitian yang digunakan untuk memahami Survei Motivasi Beraktifitas Fisik adalah Angket Motivasi. Hasil penelitian dan analisis dilakukan peneliti untuk memahami amotivasi, regulasi external, regulasi introjeksi, dan regulasi intrinsik. Jawaban Saya dalam pernyataan "sangat benar bagi saya" memiliki frekuensi sekitar 89% dengan persentase 30%. Jawaban responden dalam pernyataan "Kadang-kadang Benar Bagi Saya" memiliki total 139 frekuensi dan tingkat respons 48%. Jawaban responden dalam pernyataan "Tidak Benar Bagi Saya" memiliki total 65 frekuensi dan frekuensi 22%. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi peneliti selanjutnya jika mereka memutuskan untuk melakukan penelitian yang lebih mendalam dengan jumlah sampel yang lebih banyak.