Zaroh Irayani
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

A Potensi Bijih Besi dan Dampak Eksploitasinya terhadap Akuifer Pantai di Kawasan Pesisir Nusawungu Bagian Barat Kabupaten Cilacap Berdasarkan Data Resistivitas-2D Sehah Allasimy; Zaroh Irayani; Sibghatur Rahman
Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.443 KB) | DOI: 10.20884/1.jtf.2019.2.1.1388

Abstract

Investigasi potensi bijih besi dan dampak eksploitasinya terhadap akuifer pantai berdasarkan data resistivitas 2D di kawasan Pesisir Nusawungu Kabupaten Cilacap telah dilakukan. Penelitian ini dilatarbelakangi adanya potensi pasir besi yang melimpah yang belum dieksploitasi di kawasan ini. Akuisisi data resistivitas 2D telah dilaksanakan pada bulan Maret hingga April 2018 di empat lokasi yang ditentukan berdasarkan peta anomali magnetik yang diperoleh pada tahun sebelumnya. Berdasarkan hasil pemodelan dan interpretasi data resistivitas, diketahui potensi bijih besi di daerah penelitian relatif besar, dimana di setiap lintasan ditemukan endapan pasir yang mengandung bijih besi dengan nilai resistivitas berkisar 22,0 – 80,7 Ωm. Berdasarkan hasil interpretasi, lapisan pasir yang mengandung bijih besi merupakan media utama akuifer pantai. Dengan demikian eksploitasi pasir besi dalam skala besar dapat mengakibatkan berkurangnya material pasir, sehingga berpotensi merusak akuifer pantai. Akibatnya fungsi akuifer dalam menyimpan air tanah dan mengalirkannya di kawasan Pesisir Nusawungu menjadi menurun
Analisis Indeks Kerentanan Seismik berdasarkan sebaran nilai Vs30 di Pemalang, Jawa Tengah Urip Nurwijayanto Prabowo; Zaroh Irayani; Sehah Sehah
Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jtf.2026.9.1.20273

Abstract

Pemalang merupakan salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang terletak pada jalur sesar aktif yaitu Sesar Baribis – Kendeng di utara Jawa yang memanjang dari barat ke timur. Sesar tersebut masih aktif dan berpotensi menimbulkan kerusakan jika terjadi gempabumi. Pada penelitian ini dilakukan analisis indeks kerentanan seismik sebagai salah satu upaya awal dalam mitigasi bencana gempabumi. Indeks kerentanan seismik menggambarkan tingkat kerentanan lapisan tanah mengalami deformasi akibat gempabumi. Indeks kerentanan seismik pada penelitian ini dihitung berdasarkan nilai amplifikasi dan frekuensi yang diperoleh secara empiris dari nilai kecepatan gelombang geser di kedalaman 0-30 (Vs30). Nilai Vs30 di daerah pemalang berkisar antara 183,511 – 779,974 m/s yang termasuk dalam klasifikasi SC (tanah keras) dan SB (batuan). Hasil analisis mendapatkan nilai amplifikasi berkisar antara 0,780-2,742; nilai frekuensi berkisar antara 1,529 – 6,499 Hz; dan nilai indeks kerentanan seismik berkisar 0,068 – 4,912. Daerah paling rawan dengan nilai indeks kerentanan seismik tertinggi berada di Kecamatan Ulujami, Comal, Petarukan, Ampelgading, Taman dan sebagian Kecamatan Pemalang, dan sebagian Bodeh sehingga diperlukan kajian lebih lanjut mengenai potensi kerusakan akibat gempabumi.