Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS TREND PENAWARAN DAN PERMINTAAN KOMODITI KEDELAI INDONESIA Rizky Junianto; Markus Patiung; Koesriwulandari Koesriwulandari
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 19, No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 19 No 2
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.183 KB) | DOI: 10.30742/jisa1922019830

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui faktor – faktor yangberpengaruh terhadap penawaran kedelai di Indonesia. 2) Untuk mengetahuifaktor – faktor yang berpengaruh terhadap permintaan kedelai di Indonesia. 3)Untuk memprediksi penawaran dan permintaan kedelai di Indonesia 32 tahunkedepan.Data yang digunakan ini adalah data Sekunder adalah data yang telahdikumpulkan oleh lembaga riset dan dipublikasikan kepada pengguna data. Datasekunder berasal dari situs internet, laporan penelitian, jurnal, dan data-data yangdiperoleh dari lembaga terkait seperti Badan Pusat Statistik (BPS). Pengelolahandata menggunakan nalisis regresi linier berganda menggunakan SPSS.Hasil analisis menunjukkan bahwa Faktor – faktor yang berpengaruhsignificant secara simultan terhadap penawaran kedelai di Indonesia adalah hargakedelai domestik, harga kedelai impor, harga jagung, luas lahan, dan kurs,sedangkan secara parsial faktor yang berpengaruh significant terhadap penawarankedelai adalah harga kedelai domestik dan luas lahan. Faktor – faktor yangberpengaruh significant secara simultan terhadap permintaan kedelai di Indonesiaadalah harga kedelai domestik, harga kedelai impor, harga jagung, tingkatpendapatan penduduk, dan jumlah penduduk, sedangkan secara parsial faktoryang berpengaruh significant terhadap permintaan kedelai adalah tingkatpendapatan dan jumlah penduduk. Prediksi permintaan dan penawaran kedelai diIndonesia selama 12 tahun kedepan mengalami penurunan tiap tahunnya hinggatahun 2031. Pada tahun 2031 angka penawaran dan permintaan memilikikesamaan data.Kata kunci : Analisis Trend, Penawaran dan Permintaan, Kedelai Indonesia.
Soybean Imports in Indonesia Rizky Junianto; Hary Sastrya Wanto; Markus Patiung
IJEBD (International Journal of Entrepreneurship and Business Development) Vol 5 No 6 (2022): November 2022
Publisher : LPPM of NAROTAMA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/ijebd.v5i6.2055

Abstract

Purpose: Based on its various uses, it produces a high level of consumption of soybeans, but this is not balanced with sufficient domestic production. The increasing population of Indonesia, this further increases the level of soybean consumption. The prospects for soybean development are very good considering that demand continues to increase as the population increases. The growth in soybean demand over the past 34 years is quite high, in line with population growth and the development of the soybean-based food industry. Demand growth is increasingly unbalanced by production growth, so since 1976 Indonesia has always been a net importer of soybeans. The objectives to be achieved in this scientific study are 1) To analyze how much influence soybean production has on soybean imports in Indonesia. Design/methodology/approach: The object of research in this study is Indonesia. The subjects to be studied are soybean imports, to see whether soybean production, soybean consumption, producer soybean prices, the rupiah exchange rate against the United States dollar, soybean exports and soybean import demand in the previous year affected soybean imports using data from 1994 to 2020. The data used in this study is time series data. Findings: The results showed that the Variables of Soybean Production, Soybean Production of Previous Years, Soybean Consumption, Soybean Price consumption of the Previous Year, Soybean Price of the Previous Year, Exchange Rate, soybean exports and soybean exports of the previous year simultaneously influenced the demand for soybean imports in Indonesia. Originality/value: This paper is original Paper type: Research article