Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Ulil Albab

A Critical Review of The Role of Strategic Leadership, Organizational Learning, and Organizational Culture: The Case of The Timor-Leste National Police Arquimino Ramos; Lena Ellitan
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 7: Juni 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v2i7.1765

Abstract

Every Organization will strive to achieve its goals. This is the logical consequence of the establishment of the organization. Especially in today's world development that is increasingly rapid with changes, this requires every organization including all public institutions to be able to adapt so as not to be left behind in realizing its vision, mission and goals. Moreover, it is realized that one of the things needed in achieving organizational goals is to improve organizational performance. For this reason, every organization must have the right strategy and be able to face challenges as well as be able to provide solutions to the problems they face. An organization in carrying out its plans and strategies requires strategic leadership that can drive all the potential of the organization to achieve the goals of the organization. In this case, all organizational units ranging from organizational leaders to members must cooperate and support each other, for that mutual commitment is needed in carrying out their respective functions in order to achieve common goals. Furthermore, Organizational Learning can be said to be an organization that has the ability to always improve performance continuously or continuously because its members have individual commitment and ability to learn and share knowledge at a high level. For this reason, a conducive organizational climate is needed in order to create enthusiasm in achieving organizational performance. However, to achieve a good organizational climate is not easy, efforts are needed on how to unite organizational members as a solid work team and have the same motivation at work, the organizational climate will determine whether someone can carry out duties and responsibilities and in organizational behavior, Good behavior of organizational members or often known as Organizational Citizenship Behavior (OCB) is very important to have because it will contribute positively to the quality of work and organizational performance.
Peran Perencanaan Strategik dan Kepemimpinan Strategik dalam Membangun Kinerja Organisasi Publik Martinus Nahak; Lena Ellitan
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 9: Agustus 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v2i9.2073

Abstract

Strategi adalah sekumpulan tindakan atau aktivitas yang berbeda untuk mengantarkan nilai yang unik. Adapun ahli yang menegaskan strategi terdiri atas aktivitas-aktivitas yang penuh daya saing serta pendekatan-pendekatan bisnis untuk mencapai kinerja yang memuaskan (sesuai terget). Strategi adalah perencanaan induk yang komprehensif, yang menjelaskan bagaimana perusahaan akan mencapai semua tujuan yang telah di tetapkan berdasarkan misi yang telah di tetapkan sebelumnya. Rencana Strategis yang merupakan perencanaan jangka panjang yang bersifat umum dan di dalamnya mencakup pengembangan missi organisasi, serta tujuan-tujuan pokok yang akan dicapai organisasi secara keseluruhan. Top Level Manajer adalah yang bertanggung-jawab dan berkepentingan dengan perencanaan strategik. Handoko (2009) mengemukakan bahwa ada tiga alasan yang menunjukkan pentingnya perencanaan strategik. Pertama, perencanaan strategik memberikan kerangka dasar dalam mana semua bentuk-bentuk perencanaan lainnya harus diambil. Kedua, pemahaman terhadap perencanaan strategik akan mempermudah pemahaman bentuk- bentuk perencanaan lainnya. Ketiga, perencanaan strategik sering merupakan titik permulaan bagi pemahaman dan penilaian kegiatan-kegiatan manajer dan organisasi. Prioritas manajerial adalah mengubah strategi menjadi tindakan operasional yang efektif (Chapman, 2004). Wheelen dan Hunger menentukan strategi implementasi sebagai jumlah total kegiatan dan pilihan yang diperlukan untuk pelaksanaan rencana strategis. Ini adalah proses dimana tujuan, strategi dan kebijakan diimplementasikan melalui pengembangan program, anggaran dan prosedur (Wheelen & Hunger, 2008). Keberhasilan penerapan pengukuran kinerja untuk organisasi privat dijadikan sebagai alasan bahwa praktik ini juga akan membawa kebaikan ketika diterapkan untuk organisasi publik (Behn, 2003). Pengukuran kinerja merupakan bagian penting dan mendasar untuk setiap organisasi apakah organisasi privat, organisasi publik termasuk instansi pemerintah (Hoque, 2008). Indikator kinerja merupakan alat ukur dalam pencapaian kinerja suatu kegiatan, program, atau sasaran dan tujuan. Indikator tersebut berupa Keluaran (Output), Hasil (Outcome), dan Dampak (Impact).
Peran Kualitas Layanan Logistik dan Kualitas Integrasi Saluran dalam Membangun Kualitas Layanan Marilyn Winata; Lena Ellitan
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 1: Desember 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v3i1.2552

Abstract

Artikel ini ditulis untuk mengetahui pentingnya kualitas layanan logistik dan kualitas integrasi saluran yang baik dalam mempengaruhi tingkat kepuasan pelanggan pada pelaku bisnis, khususnya yang bergerak di industri makanan dan minuman. Saat ini, banyak sekali pelaku usaha di bidang makanan dan minuman yang beroperasi tanpa terlalu memperhatikan pemilihan dan integrasi saluran serta layanan logistik sekalipun hal tersebut sangat mempengaruhi kepuasan pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan layanan logistik yang baik, pilihan saluran, dan integrasi saluran dapat meningkatkan tingkat kepuasan pelanggan dan meningkatkan tingkat niat pembelian ulang serta loyalitas dan kepercayaan pelanggan terhadap merek. Dapat dikatakan bahwa pelaku usaha makanan dan minuman harus mampu menerapkan dan menunjukkan kualitas tersebut kepada pelanggannya. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data sekunder dengan menggunakan analisis media dan tinjauan pustaka dari jurnal yang ada. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan pengetahuan baru bagi pemilik usaha dan pembaca serta mampu digunakan bagi para pelaku usaha di sektor lainnya.