Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Skrining Kanker Serviks Pada Wanita Dengan Faktor Risiko Di Kota Mataram Novrita Padauleng; Fathul Djannah; Lale Maulin Prihatina
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.329 KB)

Abstract

Tingginya insidensi dan mortalitas kanker serviks di Indonesia, termasuk di antaranya provinsi NTB, menunjukkan pentingnya program pencegahan dan kontrol atau pengawasan terhadap kanker serviks. Salah satu program pencegahan dan kontrol kanker serviks yang dapat dilakukan adalah pencegahan sekunder dengan melakukan skrining dan terapi. Skrining ini bertujuan untuk mencari adanya lesi prekanker atau kanker serviks pada wanita berisiko, yang umumnya tidak menunjukkan gejala apapun. Salah satu alternatif metode sederhana yang dapat dilakukan adalah tes sitologi konvensional Pap smear. Tes ini menggunakan instrumen untuk mengambil sampel endoserviks dan ektoserviks dan mendeteksi adanya lesi prekanker dan kanker serviks, sehingga dapat diterapi sedini mungkin. Kegiatan pengabdian ini merupakan wujud implementasi kepedulian dan pelaksanaan atas himbauan Menteri Kesehatan untuk mendukung upaya Komite Penanggulangan Kanker Nasional (KPKN) oleh FK Universitas Mataram dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Mataram, khususnya di wilayah NTB. Skrining kanker serviks dilakukan terhadap 30 partisipan di Kota Mataram. Hasil pemeriksaan papsmear menunjukkan bahwa 1 partisipan (10%) memiliki lesi displasia berat dan disarankan untuk melalukan pemeriksaan lebih lanjut dengan open biopsi, serta 2 partisipan dengan lesi ASCUS dan disarankan untuk pemeriksaan papsmear ulang setelah 3 bulan. Kota Mataram merupakan lokasi pertama yang dipilih pada kegiatan skrining ini, dari serangkaian kegiatan skrining yang akan dilaksanakan secara berkelanjutan di Provinsi NTB, yang meliputi 10 Kabupaten dan Kota yang terdapat di pulau Lombok dan Sumbawa.
Edukasi SADARI sebagai Strategi Pencegahan Sekunder Kanker Payudara pada Remaja Putri di Pondok Pesantren Kediri, Lombok Barat Novrita Padauleng; Nurhidayati Nurhidayati; Rizka Vidya Lestari; Fadhilla Resendryana Esthya; Raden Roro Rianti Yusuf; Alia Alia
Jurnal Pepadu Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v7i1.8880

Abstract

Kelainan payudara, khususnya kanker merupakan salah satu permasalahan kesehatan utama yang banyak dihadapi perempuan di seluruh dunia, termasuk di negara berkembang seperti Indonesia. Upaya pencegahan dan pengendalian penyakit ini dapat ditingkatkan melalui sosialisasi metode pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Jika dilakukan sesuai dengan prosedur yang benar, SADARI terbukti sederhana namun efektif sebagai langkah pencegahan sekunder terhadap kanker payudara. Kegiatan pengabdian ini memiliki tujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman mengenai metode SADARI kepada siswi Madrasah Aliyah di Pondok Pesantren Nurul Hakim, sehingga mereka mampu mengenali gejala atau tanda awal kelainan pada payudara secara lebih dini. Sebanyak 106 siswi terlibat dalam kegiatan tersebut, dan hasilnya menunjukkan adanya peningkatan pemahaman tentang metode SADARI. Hal ini ditunjukkan dengan perbedaan rata-rata nilai evaluasi sebelum materi diberikan (pretest) sebesar 56,98 dan setelah penyampaian materi (posttest) sebesar 82,36 atau terjadi kenaikan nilai rata-rata sebesar 25,38. Program ini sekaligus mendukung usaha pengendalian kanker payudara di Kabupaten Lombok Barat, serta menjadi bentuk nyata pelaksanaan anjuran Menteri Kesehatan dalam rangka memperkuat langkah Komite Penanggulangan Kanker Nasional (KPKN) khususnya di wilayah Nusa Tenggara Barat.