Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Socialization of New and Renewable Energy for Community of Sawah Lebar Baru Sub-District, Ratu Agung District, Bengkulu City: Sosialisasi Sumber Energi Baru dan Terbarukan untuk Masyarakat Kelurahan Sawah Lebar Baru, Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu Angky Puspawan; Afdhal Kuniawan Mainil; Helmizar; Fepy Supriani; Hardiansyah; Hendri Hestiawan; Khairul Amri; Makmun Reza Razali; Nurul Iman Supardi
Dharmakayana Vol 2 No 1 (2025): Mei : Dharmakayana: Journal of scientists, engineers, educators and scientific ac
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dk.v2i1.41616

Abstract

Pertumbuhan ekonomi dan kemajuan teknologi akan menyebabkan tingginya penggunaan energi. Sebagian besar energi di dunia menggunakan sumber energi berbasis fosil, dimana penggunaannya menghasilkan emisi gas rumah kaca yang berdampak buruk pada lingkungan, seperti pemanasan global dan dampak negatif terhadap kesehatan manusia. Karenanya beberapa negara maju dan berkembang melakukan aksi dalam pembatasan penggunaan energi fosil dan mendorong pemanfaatan energi baru dan terbarukan yang lebih ramah lingkungan dan lebih berkelnajutan (sustainable). Diantara aksi tersebut adalah Paris Agreement pada tahun 2015 yang mendorong setiap negara melakukan kegiatan untuk menurunkan iklim global setidaknya 1,5°C – 2°C. Energi baru dan terbarukan adalah sumber daya energi alami yang dapat digunakan secara bebas, terus diperbaharui, tak terbatas, dan terus berkelanjutan. Hal-hal terpenting adalah terkait jenis, sumber, dan manfaat dari energi baru dan terbarukan. Kebutuhan manusia akan sumber daya energi tidak dapat diabaikan, karena setiap aktivitas memerlukan sumber daya, baik itu terbarukan maupun tidak. Namun, penggunaan sumber daya energi yang tidak dapat diperbaharui berlebihan telah menyebabkan kerusakan lingkungan alam yang serius dan akhirnya menghasilkan polusi yang berbahaya bagi Kesehatan manusia dan lingkungan. Dalam menghadapi keterbatasan sumber daya energi yang tak terbarukan, para ilmuwan dari berbagai negara telah mulai mengembangkan sumber daya energi baru dan terbarukan. Kegiatan pengabdian ini tidak hanya bertujuan untuk memperkenalkan konsep energi baru dan terbarukan, tetapi juga memberikan solusi konkret terhadap masalah sampah yang telah menjadi ancaman serius bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Masalah sampah, khususnya limbah anorganik, telah menjadi salah satu isu utama yang dihadapi masyarakat modern. Setiap hari, tumpukan sampah kian menggunung, menciptakan dampak negatif yang signifikan, terutama ketika musim hujan tiba. Krisis ini tidak hanya berdampak pada keindahan lingkungan, tetapi juga berpotensi menyebabkan banjir yang melanda daerah pemukiman. Sampah anorganik, seperti plastik, tidak dapat terurai secara alami, sehingga memerlukan intervensi yang inovatif dan berkelanjutan. Sebagai respons terhadap tantangan tersebut, tim pengabdi mengembangkan teknologi mesin pencacah sampah anorganik yang revolusioner. Teknologi ini mampu mengubah limbah plastik menjadi serbuk atau biji plastik, sehingga memfasilitasi proses daur ulang yang lebih efisien. Dengan inovasi ini, kita tidak hanya mengurangi volume sampah, tetapi juga memberikan nilai tambah pada limbah yang selama ini dianggap sebagai masalah. Proses distilasi merupakan salah satu cara atau solusi untuk menghasilkan minyak hasil proses distilasi dengan metode pirolisis untuk bahan bakar cair dan ini menjadi salah satu sumber energi alternatif. Energi alternatif ini diperoleh dari sampah berbagai macam atau tipenya. Karena bahan bakunya berlimpah maka selain menjadi bahan bakar alternatif juga mampu menyelesaikan masalah sampah anorganik yang nyata tidak dapat diperbaharui dan dapat merusak tanah dan lingkungan.
EVALUASI EFISIENSI DAN KINERJA MESIN RIPPLE MILL KAPASITAS 8 TON/JAM DALAM PENGOLAHAN KELAPA SAWIT Sipayung, Evraim; Zuliantoni; Puspawan, Angky
Rekayasa Mekanika: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 9 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/rekayasamekanika.v9i2.40402

Abstract

Oil palm is a plant that produces palm oil which is widely known as Crude Palm Oil (CPO). Palm oil is refined into crude palm oil (CPO) and palm kernel. Kernel quality parameters include dirt content, water content and percentage of broken kernels. The kernel breaking process uses a Ripple mill machine. The Ripple mill machine is a part that determines the quality of the kernel in production at the kernel station and causes problems when the machine does not work effectively. Common problems faced by companies are frequent sudden machine breakdowns and production results do not meet the specified production criteria. In analyzing machine performance, both production and machine efficiency, the method is carried out by taking samples at the chute sampling point every 2 hours while the machine is operating with different sample weights. The sample is stirred until homogeneous so that whole nuts, broken nuts and broken kernels do not pile up. Then the sample is divided into four or quarts, take two opposite parts and put them in a container. The sample is weighed with a sample weight of 1 kg, pour the sample for analysis by separating whole nuts, broken nuts, and broken kernels. Then weigh the whole nuts and broken nuts, record the weighing results, from the weighing results do calculations using the formula to determine the efficiency of the Ripple mill.
Sosialisasi Ilmu Mitigasi Tsunami Bagi Masyarakat Pesisir dan Dataran Rendah di Pagar Dewa angky, puspawan; Gunawan, Agustin; FA, A. Sofwan; Razali, Makmun Reza; Bismantolo, Putra; Zuliantoni, Zuliantoni
Dharmakayana Vol 2 No 2 (2025): November : Dharmakayana: Journal of scientists, engineers, educators and scientif
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dk.v2i2.45821

Abstract

Bengkulu City is a region with a high risk of tsunami due to its location adjacent to the Indian Ocean and its position in an active subduction zone. The low level of public knowledge regarding disaster mitigation increases the potential for casualties in the event of a tsunami. This community service activity aimed to enhance the understanding, awareness, and preparedness of residents in Pagar Dewa Village, Selebar District, Bengkulu City, regarding tsunami hazards through mitigation-based education and socialization. The implementation methods included socialization (counseling), interactive discussion and dialogue, presentation of evacuation routes, and information on prevention and emergency response. The results showed a significant increase in public knowledge and preparedness, demonstrated by participants’ ability to recognize early tsunami signs and take appropriate evacuation actions. Residents also showed high enthusiasm and emphasized the importance of ongoing training to maintain mitigation awareness. This activity successfully built synergy between the university, local government, and the community in reducing disaster risks in coastal and lowland areas around Bengkulu City. Therefore, tsunami mitigation education is a strategic step toward creating a disaster-resilient community and strengthening readiness for future natural threats.
THE Community Outreach on Alternative Energy from New and Renewable Energy Sources through Appropriate Technology for the Residents of Sawah Lebar Baru Subdistrict, Ratu Agung District, Bengkulu City Angky Puspawan; Agustin Gunawan; A Sofwan FA; Afdhal Kurniawan Mainil; Alex Surapati; Fepy Supriani; Hardiansyah Hardiansyah; Helmizar Helmizar; Nurul Iman Supardi; Zuliantoni Zuliantoni
Dharmakayana Vol 3 No 1 (2026): Mei : Dharmakayana: Journal of scientists, engineers, educators and scientific ac
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dk.v3i1.49191

Abstract

The increasing demand for energy, driven by population growth and economic activities, necessitates the utilization of sustainable alternative energy sources. New and Renewable Energy (NRE) has become one of the key solutions to reduce dependence on depleting fossil fuels, which also have negative impacts on the environment. This community service activity aims to enhance public knowledge and understanding of alternative energy utilization based on NRE through the application of appropriate technology. The methods employed include community outreach, educational sessions, and simple demonstrations of alternative energy technologies. The activity was conducted in Sawah Lebar Baru Subdistrict, Ratu Agung District, Bengkulu City, which is one of the two assisted areas of the Faculty of Engineering, University of Bengkulu. The results indicate an improvement in community understanding of alternative energy concepts as well as an increased interest in adopting simple technologies such as biogas, biomass, and solar energy. Therefore, this activity is expected to promote community energy independence and resilience, support sustainable development at the local level, and contribute to the government’s national energy security program.