Desridiun Kholid
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Abdi Nusantara Jakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENYULUHAN TENTANG PENANGGULANGAN TB PARU DAN SANITASI RUMAH SEHAT BAGI PENDERITA TB PARU DI RUMAH SEHAT ALAMI Mahyar Suara; Isnaeni; Desridiun Kholid
JURNAL ANTARA ABDIMAS KEPERAWATAN Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Antara Abdimas Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.576 KB) | DOI: 10.37063/abdimaskep.v4i1.555

Abstract

Pendahuluan: Tuberkulosis adalah penyakit menular yang ditularkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis, penyebab kematian terutama di negara berkembang di seluruh dunia. Metode: Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah wawancara, pengukuran dan observasi. Hasil: Keadaan sanitasi rumah sehat yaitu: penerangan 18,2%, ventilasi kelembaban 21,2% (84,8%), lantai (87,9%), kepadatan hunian (84,8%), dapur (100%), jamban (100%), fasilitas air bersih (100%), fasilitas air limbah (100%) dan pengelolaan sampah (100%) yang memenuhi standar Kesimpulan: Terjadi peningkatan pengetahuan pasien tentang pencegahan TB Paru sebelum dan sesudah diberikan bimbingan dan konseling sebesar 90,9%. Terjadi peningkatan pengetahuan penderita TB paru tentang sanitasi di rumah sehat sebelum dan sesudah diberikan bimbingan dan penyuluhan yaitu sebesar 87,9%.
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DALAM MENGHADAPI PROSES PERSALINAN YANG AMAN Abela Mayunita; Resi Galaupa; Desridiun Kholid
JURNAL ANTARA ABDIMAS KEPERAWATAN Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Antara Abdimas Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.96 KB) | DOI: 10.37063/abdimaskep.v2i1.565

Abstract

Pendahuluan: Upaya penurunan AKI membutuhkan aksi pada beragam level. Selain posyandu, kelas ibu hamil juga dianggap sebagai kelas yang paling efektif untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil dalam mengenali risiko dan tanda bahaya selama masa kehamilan serta sebagai sarana penting untuk merubah sikap dan perilaku ibu hamil. Dengan adanya kelas ibu hamil ini diharapkan seluruh ibu hamil dapat memiliki kemampuan melakukan deteksi dini tanda bahaya kehamilan sehingga ibu hamil dapat dengan nyaman melakukan proses persalinan tanpa ada kekhawatiran terhadap proses persalinan yang dihadapi dan secara tidak langsung dapat menurunkan angka kematian ibu Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan memberikan penjelasan dan pemahaman tentang tanda bahaya kehamilan melalui media gambar atau poster, PPT dan video. Hasil: Dari 29 responden 13 ibu hamil (44,82%) berpendidikan SD, 12 ibu hamil (41,37%) berpendidikan SMP dan 4 ibu hamil (13,79) berpendidikan SMA. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini mampu meningkatkan pengetahuan responden (ibu hamil) tentang tanda bahaya kehamilan.
PROGRAM KESEHATAN IBU HAMIL DENGAN METODE SPP (SENAM, PEYULUHAN DAN PEMERIKSAAN) Desridiun Kholid; Abela Mayunita; Resi Galaupa
JURNAL ANTARA ABDIMAS KEPERAWATAN Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Antara Abdimas Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.433 KB) | DOI: 10.37063/abdimaskep.v2i2.579

Abstract

Pendahuluan: Program kelas ibu hamil adalah salah satu bentuk pendidikan prenatal yang dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil, terjadi perubahan perilaku positif sehingga ibu memeriksakan kehamilan dan melahirkan ke tenaga kesehatan dengan demikian akan meningkatkan persalinan ke tenaga kesehatan dan menurunkan angka kematian ibu dan anak. Metode: Pendidikan kesehatan/ penyuluhan, diskusi dan tanya jawab, pemeriksaan, pemutaran video dan demonstrasi senam bersama. Hasil: Setelah diberikan materi secara intensif, jumlah ibu hamil yang mempunyai pengetahuan baik mengalami peningkatan dari 4 (26,7%) meningkat menjadi 12 (80%). Hasil uji marginal homogeniety, diketahui p value=0,013 (p value < 0,05). Hal ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pengetahuan ibu hamil sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan tentang perawatan kehamilan, persiapan persalinan, gizi ibu hamil, anemia dan tanda bahaya kehamilan. Kesimpulan: Setelah enam bulan secara intensif kelas ibu hamil ini dilaksanakan di Kecamatan Rawalumbu diperoleh kesimpulan: 1). Pengetahuan ibu hamil menjadi meningkat. 2). Sikap ibu hamil emnjadi meningkat. 3). Praktik senam hamil menjadi lebih baik.