Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Media Google Classroom Berbantuan Animasi PowerPoint terhadap Hasil Belajar Siswa Abdul Jamil; Cholis Sa’dijah; Hery Susanto
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.506 KB) | DOI: 10.31980/mosharafa.v11i2.1340

Abstract

Perubahan serentak dari pembelajaran clasical menjadi pembelajaran jarak jauh akibat pandemi Covid-19 menyebabkan pembelajaran berbasis internet perlu dilakukan. Salah satu yang dinilai mudah dipahami yaitu kombinasi antara animasi Powerpoint dengan Google Classroom. Melalui bantuan animasi Power Point yang di sisipkan dalam aplikasi Google Classroom diharapkan membuat pembelajaran lebih atraktif. Penelitian ini berfokus pada pengaruh pembelajaran online  menggunakan  Google Classroom berbantuan animasi PowerPoint terhadap hasil belajar siswa. Jenis penelitian yaitu kuantitatif berdesain quasy-experiment dengan post-test only control group design. Sampel penelitian yaitu siswa kelas XII IPA di salah satu SMA Negeri di Pamekasan dengan jumlah 5 siswa kelas eksperimen dan 5 siswa kelas kontrol. Sampel diperoleh dengan simple random sampling. Materi penelitian yaitu geometri ruang. Instrumen menggunakan teknik tes tulis, dan dianalisis dengan uji t. Hasil Penelitian menunjukkan pembelajaran online dengan Google Classroom berbantuan animasi PowerPoint berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar. Kombinasi Google Classroom dan animasi PowerPoint direkomendasikan pada pembelajaran online.The simultaneous change from classical learning to distance learning due to the Covid-19 pandemic has forced internet-based learning to be carried out. One that is considered easy to understand is the combination of PowerPoint animation with Google Classroom. The help of PowerPoint animations inserted in the Google Classroom application is expected to make learning more interesting. This study focuses on the effect of online learning using Google Classroom with the help of PowerPoint animations on student learning outcomes. This type of research is a quantitative quasi-experimental design with a post-test-only control group design. The sample of this research was students of class XII science in one of the public high schools in Pamekasan with 5 students in the experimental class and 5 students in the control class. Samples were obtained by means of simple random sampling. The research material is the geometry of space. The instrument uses a written test technique and is analyzed by a t-test. The results showed that online learning with Google Classroom assisted by PowerPoint animation had a significant effect on learning outcomes. The combination of Google Classroom and PowerPoint animations is recommended for online learning.
Pembaharuan Batas Usia Perkawinan Dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 Perspektif Maqâshid Al-Syarîʻah Faishol Jamil
Sakina: Journal of Family Studies Vol. 5 No. 2 (2021): Sakina: Journal of Family Studies
Publisher : Islamic Family Law Study Program, Sharia Faculty, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tahun 2019, telah terjadi pembaharuan batas minimal usia perkawinan. Pembaharuan tersebut, terkandung dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun. Merubah ketentuan batas usia minimal perkawinan yang semula 16 tahun bagi wanita dan 19 tahun bagi pria menjadi 19 tahun baik bagi wanita maupun pria. Penelitian ini menjadi penting karna ketentuan batas usia perkawinan tersebut akan berlaku dan mengikat bagi seluruh masyarakat di Indonesia. Rumusan masalah dalam karya ilmiah ini untuk mencari tahu apa yang melatar belakangi perubahan batas usia tersebut dan bagaimana ketentuan tersebut jika ditinjau dari teori maqâshid al-syarîʻah. Tujuan inti dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa yang menjadi latar belakang pembaharuan batas usia perkawinan tersebut dan apakah pembaharuan batas minimal usia perkawinan tersebut telah sejalan dengan konsep maslahat al-dharuriyat al-khams (lima unsur kebutuhan pokok). Penelitan ini menggunakan penelitian yuridis normatif yang bersifat deskriptif. Objek penelitian ini adalah pembaharuan batas usia perkawinan dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 perspektif maqâshid al-syarîʻah imam asy-Syathibi. Hasil dari penelitian menyatakan bahwa pembaharuan batas usia perkawinan dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 dilatar belakangi oleh faktor perkawinan pada usia 16 tahun adalah termasuk dalam perkawinan anak yang akan berdampak buruk pada organ reproduksi dan keturunan yang akan dihasilkan. Sedangkan jika ditinjau dengan perspektif maqâshid al-syarîʻah pembaharauan batas minimal usia perkawinan tersebut sudah baik karna sejalan dengan konsep al-dharuriyat al-khams
Senior Female EFL Teachers' Voices: Beliefs on ICT Implementation In EFL Classrooms Nur Lailiyah Jamil; Sari Karmina; Siti Muniroh; Latisha Asmaak Shafie
JEELS (Journal of English Education and Linguistics Studies) Vol. 10 No. 2 (2023): JEELS November 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil, Kediri, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/jeels.v10i2.1115

Abstract

The pandemic caused by COVID-19 has led to increased ICT usage in educational institutions. Still, senior teachers who have a significant impact on their advancement of professionalism with many years of teaching experience face several challenges in utilizing ICT in teaching and learning. Several studies found that compared to male teachers, female teachers are less proficient in using ICT devices due to several factors. Thus, this study aims to discover senior female EFL teachers' beliefs in terms of their perceptions and awareness of using ICT during their teaching and learning processes. The study included 34 senior female EFL teachers from East Java, Indonesia. A sequential explanatory mixed-methods design was used in this study. The questionnaires and one-on-one interviews showed that the use of ICT in the classroom is reported to be well appreciated by senior female EFL teachers, who also received guidance and support from their colleagues and collaborated on ICT professional development. However, they need assistance with theoretical and practical ICT abilities, solutions to internet constraints, and school-based technological infrastructures. This study recommends the government and higher education institutions implement targeted programs for senior teachers.