Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Optimalisasi Pencegahan Polio Pada Bayi Melalui Program Imunisasi Polio Di Desa Megu Cilik Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon Supriatin; Sri Lestari; Rokhmatul Hikmat; Uun Kurniasih; Asiah; Nuniek Tri Wahyuni; Lili Amaliah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 2 No. 6 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Polio merupakan penyakit yang menular yang diakibatkan oleh virus dan dapat dicegah dengan pemberian imunisasi polio pada anak balita. Sekitar 4% bayi di dunia yang belum sepenuhnya mendapatkan vaksinasi dan tetap berisiko terkena penyakit polio.Polio merupakan imunisasi yang bertujuan mencegah penyakit poliomyelitis. Poliomyelitis adalah penyakit sistem saraf pusat yang disebabkan oleh salah satu dari tiga virus terkait, virus polio type 1, 2 dan 3. Pada tahun 2018 di kawasan Asia Tenggara masih ada kasus Polio di beberapa negara seperti Indonesia, Myanmar, Filipina, dan Malaysia. Jumlah kasus Polio VDPV tipe 1 dari tahun 2018 sampai tahun 2020 berjumlah 12 kasus. Polio VDPV tipe 2 sebanyak 14 kasus dengan positif VDPV 1 sebanyak 19 kasus dan VDPV tipe 2 sebanyak 23 kasus (Kementerian Kesehatan RI, 2020).Penetapan status Indonesia menjadi KLB Polio itu menyusul ditemukannya satu kasus polio di Kabupaten Pidie, Aceh di bulan Februari 2023. Menurut data Kemenkes, kasus polio ditemukan pada anak berusia 7 tahun 2 bulan. Dari hasil tes, anak tersebut mengidap Virus Polio Tipe 2 dan Sabin Tipe 3, dengan gejala awal mengalami sakit demam, muncul nyeri pada persendian, dan kelemahan anggota gerak. Ini adalah kejadian pertama sejak Indonesia dinyatakan bebas polio pada tahun 2014, di mana Indonesia mendapatkan sertifikat eradikasi polio (Indonesia bebas Polio). Dari penelitian ini dihasilkan bahwa Hendaknya pihak Puskesmas lebih meningkatkan pemahaman masyarakat tentang imunisasi polio dengan cara memberikan edukasi berupa penyuluhan atau dengan media infomasi yang lainnya sehingga informasi tersebut dapat dijangkau dan di terima oleh masyarakat sehingga tidak ada lagi anak balita yang tidak di imunisasi polio. Pengabdian dalam bentuk Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan tindakan preventif atau pencegahan kenaikan tingkat prevalensi penyakit Polio dengan optimalisasi program imunisasi Polio kepada ibu yang memiliki bayi dan sebagai penentu kebijakan Kesehatan bagi dinas Kesehatan.
Health Promotion To Increase Exclusive Breastfeeding Coverage cucu herawati; Reynalda Pooja Lestari; Iin Kristanti; Nuniek Tri Wahyuni; Uun Kurniasih; Healthy Seventina Sirait; Herlinawati; Muslimin; Rokhmatul Hikhmat
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2024): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/abdimas.v7i2.4736

Abstract

The PHBS indicator shows that Optimizing breast milk is very important For the continuity of life generation next because That is important for Mothers To provide breast milk. Scope babies who are exclusively breastfed are Still low below the target of 100%. Low knowledge is one of the factors achievement of exclusive breastfeeding Still Far below target. The purpose of service to this Society is To give intervention promotion health in frame effort to increase the scope of exclusive breastfeeding. Implementation activity PkM This May 10-25 2024. The target intervention is for 16 breastfeeding mothers. Data collection techniques include interviews, observations, and studies documentation Stages intervention First do observations and stages second do counselling with Target breastfeeding mothers. Results of activities PkM found it based on priority problem health becomes priority problem that is exclusive breastfeeding that is amounting to 43.13% of the target of 100%. So activities intervention during PkM giving counselling and practising massage oxytocin to facilitate breast milk target 16 mothers breast-feed. The conclusion from results PkM This has given intervention counselling and practice massage oxytocin against 16 mothers breast-feed. The public health centre can increase counselling regarding exclusive breastfeeding and increase Work The same to improve achieving exclusive breastfeeding.
PENGARUH SENAM HAMIL TERHADAP NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL Uun Kurniasih
Jurnal Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v10i1.5

Abstract

Salah satu ketidaknyamanan yang sering timbul pada kehamilan adalah nyeri punggung. Nyeri punggung merupakan gangguan yang banyak dialami oleh ibu hamil sepanjang masa-masa kehamilan hingga periode pasca natal . Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk mengurangi nyeri punggung selama kehamilan adalah dengan melakukan senam hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui skala nyeri sebelum dan sesudah dilakukan senam hamil dan untuk mengetahui pengaruh senam hamil terhadap nyeri punggung pada ibu hamil di UPTD Puskesmas Mundu Kabupaten Cirebon Tahun 2018.Penelitan ini menggunakan desain penelitian quasi eksperimen dengan pretest–posttest with control group. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 28 responden, 14 subjek untuk kelompok intervensi dan 14 subjek untuk kelompok  kontrol. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi. Sedangkan instrumen yang digunakan adalah Numerical Rating Scale (NRS). Analisa data yang digunakan adalah uji Mann – Whitney.Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa hasil dari pre test dan post test pada kelompok kontrol mayoritas dengan intensitas nyeri sedang yaitu 7 orang (50%) dan nyeri berat yaitu 6 orang (42%), sedangkan pada melompok intervensi mayoritas nyeri ringan yaitu 7 orang (50%) dan nyeri sedang yaitu 7 orang (50%). Berdasarkan analisa statistik didapatkan niai p value adalah  0,001 maka Ho ditolak dan Ha diterima artinya senam hamil efektif menurunkan intensitas nyeri punggung pada ibu hamill di UPTD Puskesmas Mundu Kabupaten Cirebon tahun 2018Kata Kunci   : Senam, nyeri punggung, ibu hamil  ABSTRACTLow Back pain is one of the discomfort which often occurred during pregnancy. Lowback pain is a condition experienced by many pregnant women troughout pregnancy period to the post  delivery period. One of the solutionto address this issue is by doing exercise for pregnancy women. The studi was conducted to find out the effect of pregnancy exercisseto reduce low back paint issue.This studi aims to determine the scalae of pain before and after pregnancy exercise and to determine the effect of pregnancy exercise againt back pain in pregnancy women in UPTD puskesmas Mundu Cirebon Regency 2018. This research uses quasi experimental research design with Pretest –Posttest with Control Group. Sampling using purposive sampling with the number of samples of 28 respondent, 14 for the intervention group and 14 subjects for the control group. Data collection techniques by observation. While the instrument used is the Numerical Rating Scale (NRS). The data analysis used is Mann –Whitney test. The resukt of this study indicate that resukt of pre-test and post-test in the mayoritycontrol group with moderate pain intensisity of 7 people (50%) and severe pain that is 6 people (42,9%), while in the intervention group the majority of mild pain 7 peiple (50%). Based on statistical analysis in the value of p value is 0,001, then H0 is rejected reduce the intensity of back pain in pregnant women in UPTD Puskesmas Mundu Cirebon  2018.Keywords: Exercise, back pain, pregnancy women
PENGARUH KONSELING PERSONAL TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN PENULARAN TB PARU Uun Kurniasih; Arif Rakhmat
Jurnal Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v10i2.16

Abstract

Tuberkulosis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh Mycrobacterium Tuberculosis.Tuberkulosis disebabkan oleh bakteri atau kuman Mycrobacterium Tuberculosis.Kuman ini mudah menular lewat udara sehingga penyakit ini sering dikaitkan dengan penyakit paru walaupun sebenarnya kuman ini tidak hanya menyerang paru-paru saja.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan perilaku sebelum dan sesudah diberikan konseling personal terhadap perilaku pencegahan penularan TB paru di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Plumbon Kabupaten Cirebon. Desain penelitian ini quasi eksperimen yang digunakan adalah one group Pretest Postest. Subyek penelitian ini adalah penderita TB paru di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Plumbon Kabupaten Cirebon tahun 2019. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan total sampel dengan jumlah 24 responden. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar angket perilaku pencegahan penularan TB paru. Metode analisa data yang digunakan adalah uji paired t test. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebelum diberikan konseling personal dengan niali rata-rata 66,7% dengan kategori perilaku pencegahan penularan  rendah, dan sesudah diberikan konseling personal didapatkan hasil nilai rata-rata 100% dengan kategori memiliki perilaku tinggi terhadap perilaku pencegahan penularan TB paru. Dari uji paired t test didapatkan nilai p value adalah signifikan 0,000 (a < 0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh konseling personal terhadap perilaku pencegahan penularan TB paru di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Plumbon Kabupaten Cirebon Tahun 2019.Kata kunci    : Konseling Personal, TB Paru, Perilaku Pencegahan Penularan    ABSTRACTTuberculosis is an infectious disease caused by Mycrobacterium Tuberculosis. Tuberculosis is caused by bacteria or Mycrobacterium Tuberculosis bacteria. This bacterium is easily transmitted through the air so that the disease is often associated with lung disease even though these germs do not only attack the lungs. The purpose of this study is to knowing changes in behavior before and after personal counseling on the prevention behavior of pulmonary TB transmission in the Work Area of the UPT Plumbon Health Center in Cirebon Regency. The design of this quasi-experimental study used was one group pretest posttest. The subjects of this study were pulmonary TB patients in the Work Area of the UPT Plumbon Public Health Center in Cirebon Regency in 2019. The sampling technique used a total sample of 24 respondents. The research instruments used were questionnaires. prevention behavior of pulmonary TB transmission. The data analysis used is the paired t test. The results showed that before being given personal counseling with an average score of 66.7% with the category of low transmission prevention behavior, and after being given personal counseling the results of the average score were 100% with the category having high behavior towards the prevention behavior of pulmonary TB transmission. The statistical test results obtained with a significant value of 0,00 can be concluded that there is an effect of personal counseling on the prevention behavior of pulmonary TB transmission in the Work Area of the Cirebon District Plumbon Public Health Unit in 2019.Keywords : Personal Counseling, Pulmonary TB, Behavior Prevention of Transmission