Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengaruh Penerapan Sistem e-Filling Dengan Pemahaman Internet Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Sebagai Variabel Moderasi Di KPP Pratama Karawang Utara Trias Arimurti; Yanti Yanti; Ulfa Sasqia
Jurnal Widya Akuntansi dan Keuangan Vol 3 No 2 (2021): Widya Akuntansi dan Keuangan
Publisher : UNHI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/widyaakuntansi.v3i2.1769

Abstract

E-filling is a service for filling and submitting Taxpayer Tax Returns), which is carried out electronically through a real-time online system to prepare and submit SPT. This research will specifically examine how the implementation of the e-filling system on taxpayer compliance, then find out how internet understanding can moderate the relationship between the e-filling system and taxpayer compliance and how much influence the application of the e-filling system and internet understanding has on taxpayer compliance. This research is a type of causality that uses a quantitative approach. The population of this research is Individual Taxpayer ASN Karawang District which works in the Government Institution of North Karawang. The sample used in this study was 100 respondents. The data is processed using multivariate regression technique with moderation testing. The results of data analysis, i.e., The application of the e-filling system filling on Taxpayer Compliance, does not have a statistically significant effect, while is moderated by an internet understanding of Taxpayers, is proven to be significant concerning Taxpayer Compliance. The contribution of applying the e-filling system and internet understanding to taxpayer compliance with taxpayers at KPP Pratama Karawang Utara is only 3.9 percent.
Penerapan Sak EMKM Dalam Kualitas Laporan Keuangan UMKM (Studi Kasus Pada UMKM Butik Roem Store) Hositania Hositania; Carolyn Lukita; Trias Arimurti
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 5 (2024): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i5.12079

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana penerapan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) membantu meningkatkan laporan keuangan UMKM. Penelitian ini menggunakan studi kasus deskriptif kualitatif, dan data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SAK EMKM meningkatkan kualitas laporan keuangan UMKM Butik Roem Store. Adopsi SAK EMKM membuat laporan keuangan lebih teratur, transparan, dan sesuai dengan persyaratan pemangku kepentingan. SAK EMKM juga membantu UMKM memahami kondisi keuangan, yang membantu mereka membuat keputusan yang lebih baik tentang pertumbuhan dan kemajuan. Dalam penelitian ini, penerapan SAK EMKM meningkatkan kualitas laporan keuangan UMKM, termasuk Butik Roem Store.
ANALISIS AKUNTANSI LINGKUNGAN PADA PT SINTAS KURAMA PERDANA Dela Ramandana Dewi; Budi Rismayadi; Trias Arimurti
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 3 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v8i3.15727

Abstract

Pencemaran lingkungan akibat limbah industri menjadi masalah global yang memerlukan perhatian khusus, termasuk Indonesia. Mengikuti standar yang berlaku akuntansi lingkungan sangat penting untuk mencatat dan melaporkan biaya lingkungan secara jelas dengan standar akuntansi yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan akuntansi lingkungan pada pengelolaan limbah di PT Sintas Kurama Perdana. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil menunjukan bahwa PT Sintas Kurama Perdana telah mengalokasikan biaya lingkungan dalam bentuk jasa pembuangan limbah, namun pencatatan biaya tersebut masih digabungkan dengan biaya pemeliharaan yang dialokasikan pada harga pokok produksi hal ini menunjukan bahwa perusahaan belum sepenuhnya menerapkan akuntansi lingkungan secara terpisah dalam laporan keuangan. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk memisahkan pencatatan biaya lingkungan dan mengintegrasikan prinsip akuntansi lingkungan agar sesuai dengan standar yang berlaku.
PENGARUH DIGITALISASI AKUNTANSI TERHADAP EFEKTIVITAS PENGAMBILAN KEPUTUSAN KEUANGAN: PERAN MODERASI PRINSIP BUSINESS ENTITY PADA UMKM INDUSTRI RUMAH TANGGA Rizhna Amalia Sefyanti; Devi Astriani; Trias Arimurti
JURNAL AKUNTANSI DAN SISTEM INFORMASI Vol 7 No 2 (2026): Edisi Juni 2026
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/j-aksi.v7i2.18415

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh digitalisasi akuntansi terhadap efektivitas pengambilan keputusan keuangan dengan prinsip business entity sebagai variabel moderasi pada UMKM industri rumah tangga di Kecamatan Majalaya Kabupaten Karawang. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pelaku UMKM. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan penentuan jumlah sampel menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh 88 responden dari total populasi 765 UMKM. Data dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan software SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi akuntansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pengambilan keputusan keuangan. Sementara itu, prinsip business entity tidak mampu memoderasi pengaruh digitalisasi akuntansi terhadap efektivitas pengambilan keputusan keuangan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan digitalisasi akuntansi berperan penting dalam meningkatkan kualitas informasi keuangan dan mendukung pengambilan keputusan keuangan secara lebih efektif pada UMKM.
Analisis Kesiapan Implementasi Akuntansi Keberlanjutan Pada Perumdam Tirta Tarum Karawang Lussy Farida; Rohma Septiawati; Trias Arimurti
Mandiri : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - Mei 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah, Yayasan Mentari Meraki Asa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jak.v5i1.1708

Abstract

Peningkatan kebutuhan air bersih di Kabupaten Karawang menuntut perusahaan daerah air minum menerapkan pengelolaan yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan, sosial, dan ekonomi. Namun, kajian mengenai implementasi akuntansi keberlanjutan pada perusahaan daerah penyedia layanan air minum masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi akuntansi keberlanjutan pada Perumdam Tirta Tarum berdasarkan konsep Triple Bottom Line. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan manajer produksi, asisten manajer keuangan, dan akademisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perumdam Tirta Tarum memiliki tingkat kesiapan yang cukup baik dalam menerapkan akuntansi keberlanjutan, yang tercermin dari pengelolaan kualitas air, distribusi air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan, pemberian tunjangan kinerja pegawai, penyusunan business plan, dan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah. Namun, implementasinya belum sepenuhnya optimal karena biaya sosial dan lingkungan masih dicatat sebagai biaya operasional umum dan belum dilaporkan secara khusus dalam laporan keberlanjutan. Kebaruan penelitian terletak pada analisis kesiapan implementasi akuntansi keberlanjutan pada perusahaan daerah air minum menggunakan perspektif Triple Bottom Line. Temuan ini berkontribusi dalam pengembangan praktik dan pelaporan akuntansi keberlanjutan pada sektor utilitas publik.   The increasing demand for clean water in Karawang Regency requires regional water utility companies to implement management practices that emphasize environmental, social, and economic sustainability. However, studies on the implementation of sustainability accounting in regional water service companies remain limited. This study aims to analyze the implementation of sustainability accounting at Perumdam Tirta Tarum based on the Triple Bottom Line concept. A descriptive qualitative approach was employed through interviews, observations, and documentation involving the production manager, assistant finance manager, and an academician as research informants. The findings indicate that Perumdam Tirta Tarum demonstrates a relatively good level of readiness in implementing sustainability accounting, as reflected in water quality management, clean water distribution to communities affected by drought, employee performance allowances, business plan preparation, and contributions to regional revenue. Nevertheless, its implementation has not been fully optimized because social and environmental costs are still recorded as general operational expenses and are not specifically disclosed in sustainability reports. The novelty of this study lies in its analysis of sustainability accounting implementation readiness in a regional water utility company using the Triple Bottom Line perspective. The findings contribute to the development of sustainability accounting practices and reporting in the public utility sector.
Analisis Penerapan Akuntansi Lingkungan sebagai Dampak Pengelolaan Proyek di PT. Mitra Dinamika Utama Aisah Hartati; Trias Arimurti; Awaliiawati Rachprilialiani
ISOQUANT : Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 10 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/iso.v10i1.3691

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan akuntansi lingkungan sebagai dampak pengelolaan proyek di PT Mitra Dinamika Utama, perusahaan yang bergerak di bidang jasa konstruksi dan instalasi kelistrikan. Aktivitas operasional proyek menimbulkan dampak lingkungan berupa limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), seperti sisa kabel, potongan material instalasi, dan oli bekas peralatan, serta kebisingan dari penggunaan alat berat dan mesin proyek yang berpotensi mengganggu masyarakat sekitar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terkait pencatatan biaya lingkungan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan cara mengklasifikasikan data berdasarkan jenis dampak lingkungan, bentuk pencatatan biaya lingkungan, serta kesesuaian penerapannya dengan konsep akuntansi lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan telah menerapkan akuntansi lingkungan pada tahap identifikasi, pengukuran, dan penyajian biaya lingkungan. Biaya pengelolaan limbah dan pengendalian kebisingan dicatat sebagai bagian dari biaya operasional dalam laporan laba rugi. Namun, penerapannya belum optimal karena biaya masih digabung tanpa perincian yang jelas serta belum terdapat pengungkapan aset lingkungan dalam catatan atas laporan keuangan. Oleh karena itu, diperlukan akun khusus agar pencatatan lebih transparan, akuntabel, dan mendukung pengambilan keputusan manajemen serta keberlanjutan perusahaan.
Kesiapan Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, Dan Menengah (Studi Kasus UMKM Pada Toko Bangunan H. Saunin Pebayuran Bekasi) Fadia Salsabila; Sihabudin Sihabudin; Trias Arimurti
Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis (JEMB) Vol. 4 No. 1 (2025): Januari - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jemb.v4i1.2777

Abstract

The preparation of financial statements based on the Financial Accounting Standards for Micro, Small, and Medium Enterprises (SAK EMKM) is a crucial factor for MSMEs in managing their finances transparently, accountably, and sustainably. Although this standard is simpler compared to other accounting standards, many MSMEs still face difficulties in its implementation. This study aims to evaluate the readiness of MSMEs in implementing SAK EMKM using a case study on Toko Bangunan H. Saunin. The research method employed is in-depth interviews to identify the main challenges in applying this accounting standard. The results indicate that Toko Bangunan H. Saunin is not yet fully prepared to implement SAK EMKM. The primary obstacles include a lack of accounting knowledge, manual financial record-keeping, limited human resources, and low awareness of the importance of standardized financial reporting. The lack of orderly financial reporting has the potential to hinder access to funding and strategic business decision-making. Therefore, education, socialization, and assistance from various stakeholders are necessary to help MSMEs understand and adopt SAK EMKM effectively. With the proper implementation of accounting standards, MSMEs are expected to enhance financial transparency and accountability, thereby supporting more sustainable business growth.