Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISA PENGARUH FAKTOR-FAKTOR PEMBENTUK FEE IJARAH (PSAK 107) TERHADAP PORTOFOLIO RAHN EMAS DI BANK SYARIAH Yanti
Jurnal Buana Akuntansi Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Buana Akuntansi
Publisher : Program Studi Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/akuntansi.v3i1.1168

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjelaskan pengaruh faktor-faktor pembentuk fee ijarahterhadap portofolio rahn emas pada Bank Syariah sebagai Lembaga KeuanganSyariah yang memiliki produk berdasarkan akad Ijarah, serta menganalisiskesesuaiannya berdasarkan ketentuan yang berlaku di Indonesia, yaitu FatwaDSN-MUI No.27/DSN-MUI/III/2002 dan PSAK 107 tentang “Akuntansi Ijarah”.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada dasarnya BOPO berpengaruhterhadap kinerja bank, yaitu untuk menunjukan apakah bank telah menggunakansemua faktor produksinya dengan tepat guna sedangkan dilihat dari Resiko dapatdikurangi dengan mengadakan diversifikasi yaitu dengan membeli berbagai jenissaham (portofolio). Hal ini menjelaskan bahwa perhitungan bagi hasil tidak hanyadidasarkan atas jumlah pendapatan atau penjualan yang diperoleh nasabah, namundihitung dari keuntungan usaha yang dihasilkan nasabah, akan tetapi investormemiliki ketertarikan untuk menilai perusahaan berdasarkan feed back rate danprospek investasi yang dibiayai oleh hutang, maka penentuan tarif sewa baranggadai tidak cukup mewakili untuk mengukur pengaruhnya terhadap kinerjakeuangan.Hasil lain dari penelitian ini menunjukan bahwa penerapan transaksiIjarah tersebut sebagian besar telah sesuai dengan hal-halyang diatur dalamketentuan tersebut, walaupun ada beberapa hal yang tidak sesuai dengan Fatwadan PSAK. Ketidaksesuaian tersebut berada pada pengakuan beban pemeliharaanyang dilakukan oleh penyewa (musta’jir) sedangkah seharusnya beban tersebutmerupakan tanggung jawab pemberi sewa (mujjir).
Pengaruh Keterlibatan Pemangku Kepentingan Dan Akuntabilitas Terhadap Kinerja Keuangan Berkelanjutan Pada Perusahaan Sektor Energi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020-2024 Nabilatunnisa; Dedi Mulyadi; Yanti
JURNAL BISNIS DAN AKUNTANSI UNSURYA Vol. 11 No. 2 (2026): Jurnal Bisnis dan Akuntansi Unsurya
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jbau.v11i2.2171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keterlibatan pemangku kepentingan dan akuntabilitas terhadap kinerja keuangan berkelanjutan pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan. Sampel penelitian terdiri atas 20 perusahaan sektor energi dengan total 100 observasi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan pemangku kepentingan dan akuntabilitas berpengaruh positif serta signifikan terhadap kinerja keuangan berkelanjutan. Nilai R-Square sebesar 0,165 menunjukkan bahwa kedua variabel mampu menjelaskan kinerja keuangan berkelanjutan sebesar 16,5%, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menegaskan pentingnya keterlibatan pemangku kepentingan dan akuntabilitas dalam memperkuat keberlanjutan kinerja keuangan perusahaan sektor energi.
Pengaruh Financial Technology, Gaya Hidup, dan Risiko Persepsi terhadap Perilaku Konsumen UMKM Siti Mariam; Yanti; Trias Arimurti
Jurnal Akuntansi dan Sistem Informasi Vol. 1 No. 4 (2026): Edisi: Juli-September
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Financial Technology, Gaya Hidup, dan Persepsi Risiko terhadap Perilaku Konsumen UMKM di Kabupaten Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian kausal. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada konsumen UMKM di Kabupaten Karawang menggunakan skala Likert 5 poin. Analisis data dilakukan dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) menggunakan aplikasi SmartPLLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh indikator penelitian telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Nilai R-square sebesar 0,516 menunjukkan bahwa Financial Technology, Gaya Hidup, dan Persepsi Risiko mampu menjelaskan 51,6% variasi Perilaku Konsumen, sedangkan 48,4% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa Financial Technology tidak berpengaruh signifikan terhadap Perilaku Konsumen. Sementara itu, Gaya Hidup dan Persepsi Risiko berpengaruh positif dan signifikan terhadap Perilaku Konsumen UMKM di Kabupaten Karawang.
Pengaruh Pengaruh Board Of Directors Education Quality dan Sustainabilty Reporting terhadap Tax Avoidance: Pada Subsektor Logam dan Mineral yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021-2024 Shindy Maulita; Yanti; Septiana Rahayu
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika Vol. 16 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiah.v16i2.119138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari board of directors education quality dan sustainability reporting terhadap tax avoidance pada perusahaan subsektor logam dan mineral yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari annual report dan sustainability report perusahaan. Teknik pemilihan sampel menggunakan purposive sampling, sehingga diperoleh 25 perusahaan dengan total 100 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan metode PLS-SEM dengan bantuan program SmartPLS versi 4.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial, kualitas pendidikan dewan direksi berpengaruh negatif signifikan terhadap penghindaran pajak, sedangkan pelaporan keberlanjutan berpengaruh positif signifikan terhadap penghindaran pajak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kapasitas intelektual direksi dan keterbukaan informasi non-keuangan menjadi faktor penting yang dipertimbangkan serta memengaruhi kebijakan manajemen dalam menentukan strategi kepatuhan perpajakan perusahaan.
Pengaruh Green Intellectual Capital dan Tax Carbon Terhadap Sustainable Performance Cindy Andriani Hidayat; Yanti; Septiana Rahayu
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika Vol. 16 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiah.v16i2.120277

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh green intellectual capital dan carbon tax terhadap sustainable performance pada perusahaan subsektor logam dan mineral yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2021–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang bersumber dari annual report dan sustainability report perusahaan. Sampel penelitian terdiri atas 25 perusahaan dengan total 100 data selama empat tahun pengamatan, yang dipilih berdasarkan kriteria penelitian dan selanjutnya dianalisis menggunakan metode PLS-SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green intellectual capital berpengaruh positif dan signifikan terhadap sustainable performance, sedangkan carbon tax berpengaruh negatif dan signifikan terhadap sustainable performance. Temuan tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan modal intelektual berbasis lingkungan dapat mendukung pencapaian kinerja keberlanjutan perusahaan. Pada saat yang sama, perusahaan perlu menyiapkan strategi adaptasi yang memadai dalam merespons kebijakan pajak karbon agar beban yang timbul tidak menghambat pencapaian tujuan ekonomi, sosial, dan lingkungan. Penelitian ini memperkaya kajian mengenai peran faktor internal dan eksternal dalam memengaruhi sustainable performance, khususnya pada perusahaan subsektor logam dan mineral.