Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH KEMAMPUAN MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DAN IKLIM ORGANISASI TERHADAP KINERJA GURU DENGAN SIKAP PERUBAHAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Junaidi Siahaan; Mega Romauly Tampubolon
Jurnal Ekonomi dan Bisnis (EK dan BI) Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Politeknik Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37600/ekbi.v4i2.317

Abstract

Education is a human effort to develop human values. Education is the formation of human resources. Reliable human resources are moral, intelligent and skilled in order to have the potential to face local and global competition. The success achieved by the school in creating a comfortable and conducive environment is determined by several things, namely the role of the principal. The principal as managerial in this case acts as the head in managing the school and also the managerial ability of the principal will improve student achievement or learning outcomes. The quality of education can be seen based on the achievements of the students, this will affect the performance of teachers, while the performance of teachers is strongly influenced by the managerial ability of the principal. This study aims to determine the effect of the managerial ability of the principal of the Tanjung Morawa Methodist Private Elementary School on attitude change, to determine the effect of organizational climate on attitude change, to determine the effect of the principal's managerial ability to teacher performance, and to determine the effect of organizational climate on teacher performance. The data used in this study is primary data obtained by distributing questionnaires to teachers at the Tanjung Morawa Methodist Private Elementary School. The data analysis test was carried out using analysis techniques, namely Confirmatory Factor Analysis, Structural Equation Modeling. The research instrument testing used is validity test and reliability test, as well as suitability test and statistical test.
Kerangka Audit Real-Time Berbasis Blockchain untuk Tata Kelola Keuangan Sektor Publik di Indonesia: Studi Kasus Tantangan Implementasi IPSAS dan Reformasi Kelembagaan Eka Pratiwi Septania Parapat; Eko Deswin Siringo-ringo; Junaidi Siahaan
Jurnal Mahasiswa Manajemen dan Akuntansi Vol. 4 No. 1 (2025): April-September: JUMMA'45: Jurnal Mahasiswa Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/jumma45.v4i1.4435

Abstract

The digital transformation of public sector financial governance has become a strategic imperative globally, particularly in enhancing transparency, accountability, and efficiency in the management of state resources. This study examines the implementation of a blockchain-based real-time audit framework to support institutional reform and the adoption of International Public Sector Accounting Standards (IPSAS) in Indonesia, with a focus on identifying implementation barriers and necessary mitigation strategies to achieve more transparent and accountable public financial governance. A mixed-methods approach was employed, integrating an analysis of existing blockchain audit frameworks with case study implementation challenges in Indonesia through a systematic literature review of Scopus and SINTA publications, qualitative analysis of stakeholder perspectives, and an evaluation of regulatory frameworks. The findings reveal three primary challenges: inadequate IPSAS adoption readiness reflected by 60% of regional government officials lacking understanding of accrual principles and 40% of regional financial reports containing material errors; technical-regulatory blockchain barriers including 70% of government institutions using incompatible centralised database systems and 45% of blockchain nodes vulnerable to 51% consensus attacks; and systemic institutional reform weaknesses characterised by low public participation in budget oversight (25/100 according to OBS 2023) and stagnant Indonesia Corruption Perception Index (34/100). The study recommends a holistic approach that integrates human resource capacity building, regulatory harmonisation, and digital infrastructure strengthening, including a 5-7% allocation from the APBN for IPSAS-based accounting training and the development of a blockchain interoperability framework.
Identtifikasi dan Penanganan Risiko K3 pada Proyek Jalan Kabupaten KotaIdenttifikasi dan Penanganan Risiko K3 pada Proyek Jalan Kabupaten Kota Junaidi Siahaan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5353

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan kegiatan yang wajib ada dalam pekerjaan konstruksi termasuk pada proyek jalan lingkungan yang dikerjakan oleh pemerintah ataupun pihak swasta dengan sumber anggaran kecil ataupun besar. Hal ini karena setiap pekerjaan konstruksi memiliki potensi risiko kecelakaan yang harus mendapat perhatian serius. Sasaran pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian penerapan perlengkapan K3 yang telah direncanakan dalam dokumen kontrak, khususnya Rencana Anggaran Biaya (RAB) terhadap regulasi K3 yang berlaku, dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui analisis dokumen. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa perlengkapan K3 pada Proyek Peningkatan Jalan Menteng XA di kota Palangka Raya tahun 2024 telah memenuhi ketentuan dasar, namun masih ada perlengkapan yang perlu ditambahkan sesuai ketentuan regulasi k3 seperti masker dan kacamata pelindung yang memiliki fungsi mengantipasi paparan bahan kimia, debu dan asap.Dalam penelitian ini diteliti mengenai risiko pada proyek pelebaran jalan ini. Adapun metoda yang digunakan dalam menghitung risiko yang kemungkinan terjadi pada penelilitian ini adalah metoda Hirac Langkah awal adalah mengidentifikasi risiko K3 yang mungkin terjadi pada proyek Pelebaran Jalan melalui sumber-sumber risiko mulai dari awal hingga akhir proyek berlangsung. Identifikasi dilakukan dengan melalui wawancara dan penyebaran kuisioner kepada proyek manager dan site manager untuk memberikan opini mengenai risiko dan memberikan penilaian berupa peluang dan dampak risiko tersebut dengan menggunakan skala likert. Penilaian ini dilakukan oleh orang yang kompeten dan berpengalaman dalam pelaksanaan proyek tersebut.Dari hasil identifikasi risiko dan penilaian risiko diketahui 53 buah risiko-risiko yang timbul pada saat pelaksanaan proyek tersebut. Dari total tersebut yang termasuk risiko Tingkat Ekstrim sebanyak 28,3 persen atau 15 buah. Risiko tinggi sebanyak 37,7 persen atau 20 buhah dan risiko moderate sebanyak 33 persen atau 18 buah. Diketahui risiko dengan dampak tinggi adalah risiko pada pekerjaan pemasangan box culvert, pada pekerjaan pengaspalan yaitu terkena material aspal panas, pemasangan pondas tiang lampu, yaitu risiko tertabrak lalu lintas dan risiko lain yang memberikan dampak yang lebih kecil seperti terpeleset, jatuh dari ketinggian, keracunan makanan, dan lain-lain..