Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

EVALUASI PELATIHAN DASAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DALAM MENDUKUNG TERWUJUDNYA SUMBERDAYA MANUSIA PROFESIONAL BERKARAKTER Rahmi Astuti Rohaini; Nandang Hidayat; Entis Sutisna
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.979 KB) | DOI: 10.33751/jmp.v7i1.953

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tentang Efektivitas Latsar CPNS Pusdiklat SDM LHK pada tingkat reaksi, pembelajaran, perilaku dan hasil. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan model Kirckpatrick. Penelitian dilaksanakan di Pusat Diklat SDM Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bogor. Populasi penelitian adalas peserta Latsar CPNS angkatan 4 tahun 2018. Pengumpulan data untuk setiap variabel menggunakan skala Likert. Teknik analisis menggunakan Analisis Deskriptif. Berdasarkan hasil evaluasi tingkat reaksi, diketahui peserta menyatakan pelatihan telah dilaksanakan secara efektif. Berdasarkan hasil evaluasi pada tingkat pembelajaran peserta menyatakan pelatihan telah dilaksanakan secara efektif. Berdasarkan hasil evaluasi pada tingkat perilaku peserta menyatakan telah dilaksanakan secara efektif. Khusus untuk partisipasi dalam kerja tim, responden menilai belum optimal yaitu cukup efektif. Berdasarkan hasil evaluasi pada tingkat hasil atasan langsung peserta pelatihan menyatakan telah efektif. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil evaluasi terhadap Latsar CPNS telah dilakukan secara efektif.
Pengembangan Media Membelajaran Berbasis Android Pada Materi Sintesis Protein Untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa Meri Sri Susanti; Nandang Hidayat; Surti Kurniasih
Journal Of Biology Education Research (JBER) Vol 1, No 1 (2020): Volume 1 Nomor 1 November 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (770.879 KB) | DOI: 10.55215/jber.v1i1.2635

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis Android pada materi sintesis protein untuk meningkatkan kompetensi siswa pada aspek kognitif. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development dengan desain Four D. Penelitian melibatkan 3 orang validator dan 72 orang siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar validasi ahli materi, lembar validasi ahli media, lembar validasi guru biologi, dan soal tes pilihan ganda pada materi sintesis protein. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi media pembelajaran berbasis Android pada materi sintesis protein rata-rata sebesar 93% dengan kategori Sangat Layak. Kompetensi siswa meningkat dengan penggunaan media pembelajaran berbasis Android pada materi sintesis protein, hal ini ditunjukkan dengan hasil uji Mann Whitney. Berdasarkan hasil, penelitian dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis Android pada materi sintesis protein dapat meningkatkan kompetensi siswa. Rekomendasi untuk penelitian lanjutan sebaiknya dilakukan uji coba pada skala luas dengan jumlah siswa yang lebih banyak agar didapatkan data yang lebih akurat.
Pengembangan Media Membelajaran Berbasis Android Pada Materi Sintesis Protein Untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa Meri Sri Susanti; Nandang Hidayat; Surti Kurniasih
Journal Of Biology Education Research (JBER) Vol 1, No 1 (2020): Volume 1 Nomor 1 November 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55215/jber.v1i1.2635

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis Android pada materi sintesis protein untuk meningkatkan kompetensi siswa pada aspek kognitif. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development dengan desain Four D. Penelitian melibatkan 3 orang validator dan 72 orang siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar validasi ahli materi, lembar validasi ahli media, lembar validasi guru biologi, dan soal tes pilihan ganda pada materi sintesis protein. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi media pembelajaran berbasis Android pada materi sintesis protein rata-rata sebesar 93% dengan kategori Sangat Layak. Kompetensi siswa meningkat dengan penggunaan media pembelajaran berbasis Android pada materi sintesis protein, hal ini ditunjukkan dengan hasil uji Mann Whitney. Berdasarkan hasil, penelitian dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis Android pada materi sintesis protein dapat meningkatkan kompetensi siswa. Rekomendasi untuk penelitian lanjutan sebaiknya dilakukan uji coba pada skala luas dengan jumlah siswa yang lebih banyak agar didapatkan data yang lebih akurat.
Systematic Literature Review of Barriers to Teachers’ Professional and Digital Competence in Developing Contexts (2020–2025) Siti Yulaikhah; Suhendra; Rita Retnowati; Nandang Hidayat
Journal Informatic, Education and Management (JIEM) Vol 8 No 1 (2026): FEBRUARY (CALL FOR PAPERS)
Publisher : STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61992/jiem.v8i1.240

Abstract

This systematic literature review (SLR) examines the barriers hindering the development of teachers’ professional and digital competence in developing countries between 2020 and 2025. The study integrates findings from 30 peer-reviewed journal articles indexed in Scopus, Web of Science, and Google Scholar. Using the PRISMA 2020 framework, the review identifies five major categories of barriers: (1) individual factors (motivation, self-efficacy, and digital anxiety), (2) institutional and organizational constraints, (3) infrastructural and technological limitations, (4) policy and governance barriers, and (5) socio-cultural and contextual factors. The results reveal that teachers in developing regions face interrelated structural and psychological obstacles that limit their capacity to integrate digital technologies and sustain professional growth. The paper concludes with a conceptual synthesis outlining the need for holistic, context-aware professional development programs and equitable digital access policies.
Governing Artificial Intelligence in Higher Education: Policy Implications for Faculty Professional Competence Santoso, Doni Anggoro Ari; Agustina Ramadhianti; Sugianti Somba; Nandang Hidayat
Candradimuka: Journal of Education Vol. 4 No. 1 (2026): Candradimuka: Journal of Education
Publisher : Pusat Penerjemah dan Penyunting Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study investigates how artificial intelligence (AI) is governed in higher education institutions and examines the implications of institutional AI governance policies for faculty professional competence. A qualitative policy analysis approach was employed. Data were collected through document analysis of institutional AI-related policies, including academic integrity guidelines and faculty development regulations, as well as semi-structured interviews with faculty members and academic leaders involved in AI governance and implementation. The data were analyzed using thematic analysis guided by an AI governance framework encompassing pedagogical, governance, and operational dimensions. The findings reveal that higher education institutions have increasingly formalized AI governance through institutional policies. However, these policies are largely regulatory in orientation, with a strong emphasis on ethical compliance, academic integrity, and risk mitigation. Explicit pedagogical guidance and systematic support for faculty professional competence development are limited. As a result, faculty members experience uncertainty in applying AI in teaching and assessment practices and rely predominantly on self-directed or informal learning, leading to uneven levels of AI-related professional competence. The study suggests that AI governance in higher education should move beyond compliance-oriented regulation toward an integrative, capacity-building approach. Institutional AI policies need to be aligned with structured faculty development frameworks that incorporate pedagogical guidance, ethical awareness, and operational support to enable responsible and effective AI integration in academic practice.