Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Expert System Early Diagnosis of Schizophrenia using Certainty Factor Methods and Forward Chaining Elin Haerani (Scopus ID: 57191839502); Reski Mai Candra; Ayu Anita Sari
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2021: SNTIKI 13
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mentall Illness atau gangguan jiwa merupakan gangguan dalam diri seseorang yang mengakibatkan seseorang terganggu dalam proses berfikir, tindakan, hubungan sosial, serta emosi. Skizofrenia merupakan gangguan jiwa berat yang menimbulkan halusinasi, karena tidak normalnya proses berfikir, serta tidak dapat membedakan dunia nyata dan khayalan. Menurut riskesdas 2018, di Indonesia perbandingan antara penderita skizofrenia dan psikolog sangat signifikan perbedaannya, dimana penderita skizofrenia mencapai 7% populasi masyarakat Indonesia atau sekitar 18 juta kasus dibandingkan jumlah psikolog klinis yang hanya 782 orang. Angka pasung pada penderita skizofrenia mencapai 5 juta jiwa, pemasungan terjadi karena kurangnya pemahaman masyarakat mengenai penyakit skizofrenia. Oleh karena itu, sangatlah dibutuhkan sistem pakar yang mampu menggantikan peran psikolog dalam hal membantu masyarakat dalam mengetahui gejala dan penanganan masalah ini. Tipe penyakit skizofrenia dalam penelitian ini yaitu Skizofrenia Paranoid, Katatonik, Residual, Hebefrenik dan Tak Terinci. Tujuan penelitian ini yaitu menghasilkan sistem pakar untuk mendiagnosa dini tipe penyakit skizofrenia serta memberikan rekomendasi solusi pada user. Sistem pakar yang akan dibangun menggunakan metode Certainty Factor dengan penerapan Forward Chaining dalam pengambilan kesimpulan hasil diagnosa, basis pengetahuan dalam sistem ini dapat diupdate sesuai dengan perkembangan pengetahuan. Output sistem ini merupakan diagnosa dini tipe penyakit skizofrenia dan rekomendasi penanganan. Sistem diuji dengan blackbox test, UAT (User Acceptance Test), dan tes akurasi dengan hasil 87%. Kata kunci: Certainty Factor, Forward Chaining, Mental Illness, Skizofrenia
Peranan Pendidikan Sosial dalam Penanaman dan Pengembangan Karakter Anak Di Kotagajah Ayu Anita Sari; Dwi Wahyu Diono; Faiq Shofi; Tusriyanto Tusriyanto
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol 2 No 2 (2021): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.785 KB) | DOI: 10.32332/social-pedagogy.v3i1.4320

Abstract

Pendidikan karakter merupakan langkah yang sangat penting dan strategis dalam pembangunan kembali jati diri bangsa dan menggerakkan pembentukan masyarakat Indonesia baru. Penelitian ini menggunakan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini adalah pembentukan karakter siswa bukanlah suatu usaha yang mudah dan cepat. Diperlukan usaha yang terus menerus dan refleksi yang dalam untuk membuat rangkaian Moral Choice (moral judgement) yang harus ditindaklanjuti dengan tindakan nyata, sehingga praktis dan reflektif. Jumlah waktu yang diperlukan untuk menjadikannya menjadi kebiasaan (habit) dan pembentukan karakter atau karakter seseorang. Pendidikan karakter harus melibatkan berbagai pemangku kepentingan, baik dalam keluarga dan rumah tangga, sekolah, dan masyarakat. Hal ini merupakan langkah besar yang harus dilakukan yaitu menghubungkan kembali hubungan dan jaringan pendidikan yang menjadi titik putus ketiga lingkungan pendidikan tersebut. Pembentukan pendidikan alam dan karakter tidak akan pernah berhasil selama ketiga di antara lingkungan pendidikan tidak ada keselarasan dan kesinambungan.