Aftonur Rosyad
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Interaksi Simbolik dan Religiousitas Siswa Katholik dan Muslim di SMAK Agustinus Kediri Aftonur Rosyad
Bahasa Indonesia Vol 5 No 1 (2024): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Juni 2024
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/j-kis.v5i1.936

Abstract

Dalam kerangka pluralitas agama yang semakin tampak dalam masyarakat kontemporer, interaksi antar siswa Muslim dan Kristen menjadi pokok penting yang perlu mendapat perhatian serius. Interaksi simbolik, sebagai konsep dasar penelitian ini, merujuk pada proses memberikan makna pada simbol-simbol yang terjadi dalam interaksi sosial sehari-hari. Penelitian ini difokuskan di Lembaga SMAK Agustinus kota Kediri. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi interaksi simbolik antara siswa Katolik dan Muslim, serta sejauh mana interaksi tersebut mempengaruhi tingkat religiousitas mereka. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Berdasarkan hasil penelitian lapangan bahwa interaksi sosial simbolik antara siswa yang berbeda agama terjadi di dalam kelas dan diluar kelas. Interaksi sosial tersebut bersifat asosiatif dan desosiatif. Interaksi sosial simbolik bersifat asosiatif merupakan jenis interaksi sosial simbolik yang bersifat positif. Sedangkan interaksi sosial simbolik bersifat desosiatif merupakan jenis interaksi sosial simbolik yang bersifat kontroversi, kompetisi dan pertentangan/persaingan.
Interaksi Simbolik dan Religiousitas Siswa Katholik dan Muslim di SMAK Agustinus Kediri Aftonur Rosyad
Bahasa Indonesia Vol 5 No 1 (2024): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Juni 2024
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/j-kis.v5i1.936

Abstract

Dalam kerangka pluralitas agama yang semakin tampak dalam masyarakat kontemporer, interaksi antar siswa Muslim dan Kristen menjadi pokok penting yang perlu mendapat perhatian serius. Interaksi simbolik, sebagai konsep dasar penelitian ini, merujuk pada proses memberikan makna pada simbol-simbol yang terjadi dalam interaksi sosial sehari-hari. Penelitian ini difokuskan di Lembaga SMAK Agustinus kota Kediri. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi interaksi simbolik antara siswa Katolik dan Muslim, serta sejauh mana interaksi tersebut mempengaruhi tingkat religiousitas mereka. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Berdasarkan hasil penelitian lapangan bahwa interaksi sosial simbolik antara siswa yang berbeda agama terjadi di dalam kelas dan diluar kelas. Interaksi sosial tersebut bersifat asosiatif dan desosiatif. Interaksi sosial simbolik bersifat asosiatif merupakan jenis interaksi sosial simbolik yang bersifat positif. Sedangkan interaksi sosial simbolik bersifat desosiatif merupakan jenis interaksi sosial simbolik yang bersifat kontroversi, kompetisi dan pertentangan/persaingan.
Signifikansi dan Relevansi Edukasi Al-Quran di Era Modern Burhanuddin; Abd. Muqit; Aftonur Rosyad
Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur'an, Tafsir dan Pemikiran Islam Vol. 5 No. 2 (2024): Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an, Tafsir dan Pemikiran Islam
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) IAIFA Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58401/takwiluna.v5i2.1831

Abstract

Al-Qur'an education has great significance in forming people who have strong character and are able to face the complex challenges of the modern era. This article examines the role of the Koran as a universal and relevant guide to life amidst rapid social, cultural and technological change. The principles of the Koran, such as monotheism, social justice, and the development of noble morals, are the fundamental basis for building a harmonious, moral and sustainable life. The contextual, integrative and adaptive approach to Al-Qur'an education enables the practical application of Islamic values ​​in dealing with contemporary issues, such as moral crises, social conflicts and technological disruption. Apart from that, Al-Qur'an education also plays an important role in encouraging spiritual awareness, the development of science, and the creation of a just society. This article emphasizes that strengthening Al-Qur'an education is not only important for the formation of individuals with integrity, but also for building a more moral, inclusive and progressive society, so that it can respond to the challenges of globalization without losing spiritual and cultural identity.