Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PENGARUH ELEKTRONIC WORD OF MOUTH DAN CITRA MEREK TERHADAP NIAT BELI Putu Ayu Desy Trisnadewi Darmawan; Putu Ngurah Suyatna Yasa; Ni Made Wahyuni; Kadek Goldina Puteri Dewi
Jurnal Ilmiah Manajemen & Bisnis Vol 7 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.199 KB) | DOI: 10.38043/jimb.v7i1.3679

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk berkontribusi pada literatur pemasaran tentang dampak dari mulut ke mulut elektronik (e-WOM) pada niat beli konsumen online dalam konteks layanan makanan Grab food. Studi ini juga meneliti efek mediasi citra merek pada hubungan ini. Menggunakan pendekatan penelitian deskriptif, penelitian ini menggunakan data kuantitatif untuk menilai bagaimana niat beli dipengaruhi oleh e-WOM dan citra merek. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa aktif yang terdaftar pada tahun 2021 di Kota Denpasar. Pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin diperoleh 96 responden. Kuesioner dikelola sendiri dan didistribusikan secara online untuk mengumpulkan data. Teknik analisis menggunakan partial least squares (PLS) untuk menganalisis data yang dikumpulkan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa E-WOM memiliki dampak yang signifikan terhadap niat pembelian online. Citra merek berpengaruh signifikan terhadap niat beli, dan citra merek juga bertindak sebagai mediator antara hubungan antara e-WOM dan niat beli konsumen. Keterbatasan penelitian, dimana kesimpulan mungkin tidak dapat digeneralisasikan karena temuan  tidak mewakili semua aplikasi transaksi online.  Dalam studi masa depan, sampel dan objek penelitian yang lebih besar dan lebih inklusif akan membantu mengatasi keterbatasan ini. Setelah diskusi rinci terkait temuan yang diperoleh,  penelitian ini menyajikan  beberapa implikasi  manajerial.  Secara praktis, penelitian ini memiliki implikasi yang akan membantu pemasar untuk memahami kekuatan e-WOM sebagai alat pemasaran yang penting, dan untuk menggunakan sumber daya citra merek secara lebih strategis untuk menarik pelanggan baru. Untuk meningkatkan aktivitas e-WOM sebagai media  berbagi ulasan terkait produk/layanan dan sebagai alat pemasaran untuk meningkatkan minat beli, hal-hal yang dapat diimplementasikan oleh Grab Food adalah  memperkuat keterlibatan konsumen untuk terlibat dalam percakapan positif, berbagi pengalaman dan menjadi sumber informasi yang kredibel bagi pelanggan yang ada dan potensial. Untuk meningkatkan citra merek, hal-hal yang dapat dilakukan oleh Grab Food adalah menguatkan popularitas, opini positif, karakter manfaat yang kuat.
PENGARUH ELEKTRONIC WORD OF MOUTH DAN CITRA MEREK TERHADAP NIAT BELI Putu Ayu Desy Trisnadewi Darmawan; Putu Ngurah Suyatna Yasa; Ni Made Wahyuni; Kadek Goldina Puteri Dewi
Jurnal Ilmiah Manajemen & Bisnis Vol 7 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.199 KB) | DOI: 10.38043/jimb.v7i1.3679

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk berkontribusi pada literatur pemasaran tentang dampak dari mulut ke mulut elektronik (e-WOM) pada niat beli konsumen online dalam konteks layanan makanan Grab food. Studi ini juga meneliti efek mediasi citra merek pada hubungan ini. Menggunakan pendekatan penelitian deskriptif, penelitian ini menggunakan data kuantitatif untuk menilai bagaimana niat beli dipengaruhi oleh e-WOM dan citra merek. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa aktif yang terdaftar pada tahun 2021 di Kota Denpasar. Pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin diperoleh 96 responden. Kuesioner dikelola sendiri dan didistribusikan secara online untuk mengumpulkan data. Teknik analisis menggunakan partial least squares (PLS) untuk menganalisis data yang dikumpulkan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa E-WOM memiliki dampak yang signifikan terhadap niat pembelian online. Citra merek berpengaruh signifikan terhadap niat beli, dan citra merek juga bertindak sebagai mediator antara hubungan antara e-WOM dan niat beli konsumen. Keterbatasan penelitian, dimana kesimpulan mungkin tidak dapat digeneralisasikan karena temuan  tidak mewakili semua aplikasi transaksi online.  Dalam studi masa depan, sampel dan objek penelitian yang lebih besar dan lebih inklusif akan membantu mengatasi keterbatasan ini. Setelah diskusi rinci terkait temuan yang diperoleh,  penelitian ini menyajikan  beberapa implikasi  manajerial.  Secara praktis, penelitian ini memiliki implikasi yang akan membantu pemasar untuk memahami kekuatan e-WOM sebagai alat pemasaran yang penting, dan untuk menggunakan sumber daya citra merek secara lebih strategis untuk menarik pelanggan baru. Untuk meningkatkan aktivitas e-WOM sebagai media  berbagi ulasan terkait produk/layanan dan sebagai alat pemasaran untuk meningkatkan minat beli, hal-hal yang dapat diimplementasikan oleh Grab Food adalah  memperkuat keterlibatan konsumen untuk terlibat dalam percakapan positif, berbagi pengalaman dan menjadi sumber informasi yang kredibel bagi pelanggan yang ada dan potensial. Untuk meningkatkan citra merek, hal-hal yang dapat dilakukan oleh Grab Food adalah menguatkan popularitas, opini positif, karakter manfaat yang kuat.
Performance Effectiveness Based on Accounting Information Systems in The Framework of Tourism Villages in Bali Kadek Goldina Puteri DEWI; I Putu Budi ANGGIRIAWAN
International Journal of Environmental, Sustainability, and Social Science Vol. 4 No. 2 (2023): International Journal of Environmental, Sustainability, and Social Science (Mar
Publisher : Indonesia Strategic Sustainability

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38142/ijesss.v4i2.591

Abstract

Performance is the level of success of a person as a whole at a certain time in carrying out a task. Performance has the most important role, if performance decreases, it will gradually threaten the company and result in the company going bankrupt. Based on the phenomena and results of previous studies, the accounting information system is a component that can be streamlined to improve performance. Apart from Accounting Information Systems, accounting knowledge is considered very important for the Company. The cultural aspect is an aspect that greatly influences the effectiveness of the implementation of a technology. Technological developments must be followed by the desire of the community to increase their ability to utilize this technology. The population in this study is 238 Tourism Villages obtained from data from the Bali Provincial Tourism Office for 2022. The sample size is determined by calculating using the Slovin Formula and the proportional number of sample members is determined using the Yamane Formula. Based on the results of this study, the variable Accounting Knowledge has no significant effect on performance, both before the moderating variable (organizational culture) and after the moderation variable (organizational culture) and the variable Accounting Information System Effectiveness have a significant positive effect on performance. However, the existence of a moderating variable (organizational culture) shows that the effectiveness of the accounting information system variable has no significant effect on performance
Management Optimization for Strengthening Catur Kintamani Tourism Village Ni Made WAHYUNI; I Wayan Wesna ASTARA; Kadek Goldina Puteri DEWI
International Journal of Environmental, Sustainability, and Social Science Vol. 4 No. 3 (2023): International Journal of Environmental, Sustainability, and Social Science (May
Publisher : Indonesia Strategic Sustainability

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38142/ijesss.v4i3.541

Abstract

Catur Kintamani Village has been designated as a tourist village based on Bangli Regent Regulation Number 4 of 2018. Tourism trips with beautiful rural nature are the turning point for developing rural tourism. The situation analysis found that the tourism village faced the challenge of low local and domestic tourist visits, economic opportunities. Low intention to visit is influenced by management practices. Research has found that visits increase profits(Abbasi-Moud, Vahdat-Nejad, & Sadri, 2021). On the other hand, intense business competition, societal behavior and lifestyles put pressure on organizations to introduce alternative management to provide intentions to visit. The purpose of this community service is to strengthen the tourist village as an economic institution. The selected partner is a tourism awareness group (Pokdarwis). Through a series of participatory training methods attended by 5 participants, partners' knowledge and skills in the field of tourist destination management increased. The results of management optimization education and training show an increase in competence in marketing, human resource management, operations and financial management. PKM activity increases knowledge insight, changes in behavior of marketers, manages resources (natural and human) and finances. In the future, similar activities are needed with a focus on marketing management to sustainable tourism.
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Penataan Bibir Sungai Sebagai Pendukung Jembatan Bambu Dengan Metode Struktur Perkuatan Alam Eksisting Di Desa Siangan, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar Made Mas Surya Wiguna; Nyoman Ratih Prabandari; Ni Komang Ayu Agustini; Kadek Goldina Puteri Dewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 7 (2023): September
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i7.306

Abstract

Desa Siangan terletak pada Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, berjarak sekitar 3 Km dari pusat Kota Gianyar dan sekitar 30 Km dari kota Denpasar. Desa Siangan didukung oleh 6 Banjar Adat yaitu Banjar Selat, Teruna, Triwangsa, dan Siladan. Desa siangan ini diapit oleh 2 sungai yang menjadi daya tarik tersendiri bagi desa ini. Namun karena desa ini diapit oleh 2 sungai terjadinya masalah akses antar desa siangan ke desa lain. Selain itu juga sungai yang ada belum dimanfaatkan dengan baik.  Dengan direncanakan jembatan bambu diantara sungai untuk penghubung antara desa dengan desa lain dan pura pengukur-ukur, penataan ini dimaksudkan untuk pendukung dari jembatan bambu agar nantinya area jembatan bambu dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan. Area penataan disekitaran jembatan bambu akan menggunakan mekanika struktur alam atau eksisting yang ada, seperti memanfaatkan material sekitar, perkuatan tebing, perkuatan batu sungai, perkuatan pohon disekitar dan lainya yang ada pada sekitaran sungai dirancangnya jembatan bambu. Tujuan dari perencanaan ini bertujuan menemukan desain yang tepat untuk penataan disekitaran jembatan bambu dengan memanfaatkan eksisting yang ada sehingga tidak merusak dari bibir sungai. Metode yang digunakan diantaranya Observasi lapangan, Wawancara, Metode Focus Group Discussion (FGD), dan  Metode Teknis Perencanaan. Hasil dari perencanaan ini adalah mekanika struktur yang tepat agar nantinya menjadi acuan dalam pembangunan penataan sekitar jembatan bambu.
Implementation Of Green Accounting To Achieve Sustainable Development Putri Kadek Goldina Puteri Dewi
EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Vol 12 No 3 (2024): Juli
Publisher : UNIVED Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/ekombis.v12i3.6046

Abstract

This study examines the implementation of green accounting and environmental issues in Sustainable Development. The population in this study is the hospitality industry in Bali. The research population is 157 hospitality industries in Bali. This study classified the entire population according to strata: beachfront hotels, city center hotels, and mountains. Determination of the sample size is done by calculating the proportional sample, which is determined by calculating 10% of the total population in each stratum and using purposive sampling. The number of samples in this study was 16 hotels. Respondents in this study were accountants and hotel leaders/managers. The data collection method used is a questionnaire analyzed through descriptive statistics. This study uses quantitative analysis with a survey design. The t-test data analysis shows that environmental cost awareness has a significant effect on sustainability development, environmental awareness has no significant effect on sustainability development, and environmental cost knowledge has a significant effect on sustainability development. As well as Based on the survey results and descriptive test data analysis per hotel strata, the highest average is in hotels with highland strata, with an average value of 4.29. This indicates that highland hotels have a robust nature conservation policy due to their involvement in mountainous areas, often areas vulnerable to environmental change.
Environmental Innovation and Sustainability Practices Manufacturing Companies in Bali Through Government Regulations DEWI, Kadek Goldina Puteri; KURNIAWAN, Komang Adi; PUTRA, I Wayan Gde Yogiswara Darma
Journal of Tourism Economics and Policy Vol. 4 No. 4 (2024): Journal of Tourism Economics and Policy (October - December 2024)
Publisher : PT Keberlanjutan Strategis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38142/jtep.v4i4.1166

Abstract

This study aims to examine the influence of environmental innovation and sustainable practices, and the second objective is to examine the influence of environmental innovation and sustainable practices through government regulations as a moderating variable. This study uses a quantitative approach. This model contains variables that are sought from the literature and are relevant to the study. This study surveyed 413 manufacturing companies in Bali Province. Each statement is a five-point item (i.e., 1-5) asking respondents to agree or disagree with the perception, behavior, or experience specified in the statement. Data processing and analysis were carried out using MRA Analysis Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) 22.0.
PERUBAHAN SOSIAL PADA PAGUYUBAN PEDAGANG PASKA REVITALISASI PASAR SENI SUKAWATI Nurak, Anastacia Patricia Novlina; Dewi, A A Istri Krisna Gangga; Dewi, Kadek Goldina Puteri
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 6, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsh.v6i2.2024

Abstract

Kebijakan revitalisasi pasar tradisional di Indonesia merupakan salah satu kebijakan yang masuk dalam program prioritas Presiden Joko Widodo. Pasar Seni Sukawati sendiri mengalami perubahan yang cukup drastis semenjak menjadi salah satu pasar yang mendapat jatah revitalisasi dari pemerintah pusat. Perubahan tersebut menyangkut jenis barang yang diperdagangkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk melihat perubahan sosial yang terjadi pada paguyuban pedagang di Pasar Seni Sukawati, Gianyar paska kebijakan revitalisasi pasar tradisional. Sudut pandang pedagang pasar atas perubahan sosial paska revitalisasi akan dianalisa secara kualitatif melalui teknik depth interview. Pedagang yang dipilih secara purposive akan menjadi informan utama dalam penelitian ini. Hasilnya adalah perubahan yang terjadi pada paguyuban pedagang pasar seni Sukawati dan paling terasa memberatkan adalah terjadinya perubahan tata kelola di Pasar Seni Sukawati. Perubahan tata kelola ini mencakup berubahnya jenis dagangan yang diperbolehkan untuk dijual di pasar yang selesai di revitalisasi. Pasar Seni Sukawati kini hanya menjual barang kesenian saja tanpa menjual kebutuhan upakara dan kebutuhan pokok sehari-hari. Beberapa pedagang yang mengikuti ketentuan paska revitalisasi ini memiliki beragam ketidakpuasan dan pengetahuan yang masih belum mumpuni untuk beralih jenis dagangan. Hal ini dikarenakan para pedagang belum siap secara mental dan pengetahuan untuk beralih jenis dagangan. Kemampuan manajerial seperti mencari distributor untuk barang khas oleh-oleh dan juga modal yang besar serta waktu balik modal yang lama, membuat para pedagang cukup kewalahan untuk beralih jenis dagangan dibanding jenis dagangan mereka sebelumnya.Kata kunci: Revitalisasi, Perubahan Sosial, Pedagang, Pasar Seni
Increasing Marketing and Production Capacity Through Bamboo Handicraft Managerial Training in Kayubihi Village, Bangli.: Peningkatan Kapasitas Pemasaran dan Produksi melalui Pelatihan Manajerial pada Pengrajin Bambu Desa Kayubihi, Bangli Ni Made Wahyuni; I Wayan Gede Suacana; Kadek Goldina Puteri Dewi; Dian Pramana
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 4 (2025): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jygyyr90

Abstract

Kayubihi Village is located in Bangli Regency which has natural resources of bamboo trees and creative talent. This opportunity creates a bamboo handicraft business that supports the village economy. However, the analysis of the situation found a problem, namely that the artisan group was unable to meet the needs of business-to-business orders. Taking into account these issues, this activity establishes two main steps: procurement of equipment facilities as an investment in production, and training activities, so that production and marketing capacity and turnover increase. KKN-PMM partners are a group of Bamboo Masterpiece craftsmen. The goal of the program is to improve the quality of human resources in the aspects of production, marketing, and finance. The flow of activities taken in the training is with socialization, counseling, training, and mentoring. The participatory method of environmental scanning, which is participatory from the target community, is used in this service activity. The results of the training show an increase in the ability to use innovative technological equipment, the ability to make product designs according to business needs or desires, the ability to create financial ledgers, and the ability to use social media platforms to market bamboo products.
Improving Fishermen's Productivity and Sustainability Through Digitalization of Accounting, Marketing, and Utilization of Fisheries Science in the Segara Ayu Kedonganan Fishermen Group DEWI, Kadek Goldina Puteri; WAHYUNI, Ni Made; PRATAMA, Gede Agus Surya
Akuntansi dan Humaniora: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Akuntansi dan Humaniora: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Oktober – Januari 2026)
Publisher : PT Keberlanjutan Strategis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38142/ahjpm.v4i3.1653

Abstract

This community empowerment program aimed to enhance the productivity and sustainability of the Segara Ayu Kedonganan Fishermen Group by integrating digital accounting systems, digital marketing strategies, and fisheries science applications. The program addressed key challenges in financial management, marketing, and sustainable fisheries practices. The program adopted a participatory and educational approach to ensure that members of the Segara Ayu Kedonganan Fishermen Group were not merely passive recipients of assistance but were actively engaged in every stage of the process. Through a five-stage participatory approach—preparation, socialization, integrated training, field implementation, and evaluation—fishermen adopted digital financial recording, expanded online marketing channels, and improved post-harvest processing techniques. The outcomes included increased financial literacy, market access, product diversification, and environmental sustainability practices. The program also fostered collaboration between academia and local communities, contributing to the Sustainable Development Goals (SDGs) related to economic growth, responsible consumption, and life below water. The implementation of the program has proven to be highly effective in enhancing the business capacity and operational efficiency of the Segara Ayu Kedonganan Fishermen Group.