Endra Pujiastuti
Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pengeringan Terhadap Kadar Total Flavonoid dan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol 70% Daun Jamblang (Syzygium cumini) Endra Pujiastuti; Shilkamalal Ma’rifah
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 3, No 2 (2022): Juli
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v3i2.9379

Abstract

ABSTRAKPengeringan merupakan tahapan terpenting dalam menjaga kestabilan senyawa dalam simplisia dan sangat berpengaruh dalam menghasilkan kualitas bahan yang baik dalam penentuan kadar flavonoid total dan aktivitas antioksidan yang terkandung dalam simplisia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pengeringan terhadap kadar flavonoid total dan aktivitas antioksidan ekstrak etanol 70% daun jamblang (Syzygium cumini). Pengeringan yang dilakukan adalah pengeringan menggunakan almari pengering dan kering angin. Ekstrak dengan variasi metode pengeringan diuji menggunakan Spektrofotometri UV-Vis dengan cara menentukan panjang gelombang maksimal, operating time, kurva baku dan ditentukan kadar flavonoid total dan aktivitas antioksidan. Data yang diperoleh dianalisis dengan regresi linear untuk melihat pengaruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pengeringan berpengaruh terhadap kadar flavonoid total dan aktivitas antioksidan ekstrak etanol 70% daun jamblang dilihat pada regresi linear dimana nilai signifikan 0,000 < 0,05. Hasil penentuan kadar flavonoid ekstrak etanol 70% daun jamblang dengan metode almari pengering dan kering angin adalah 13,275% dan 10,442%. IC50 esktrak etanol 70% daun jamblang dengan metode almari pengering dan kering angin adalah 18,012 ppm dan 20,097 ppm. Ekstrak etanol 70% daun jamblang memiliki aktivitas antioksidan tergolong sangat kuat. Kata kunci : Syzygium cumini; 1,1-Diphenyl-Picrylhydrazyl; Flavonoid total; Antioksidan; Maserasi.ABSTRACTDrying is the most important stage ini maintaining the stability of compounds in simplisia and is very influential in producing good quality ingredients in determining total flavonoid levels and antioxidant activity contained in simplisia. This study aims to determine the effect of the drying method on total flavonoid levels and antioxidant activity of ethanol extract 70% jamblang leaves (Syzygium cumini). The drying using a drying oven and drying by dry wind. Extracts with variations in drying methods were tested using UV-Vis spectrophotometry by determining maximum wavelength, operating time, raw curve and then determining total flavonoid levels and antioxidant activity. The data obtained were analyzed using correlation test to determine the influence. The results showed that the drying method affected the total flavonoid levels and antioxidant activity of ethanol extract 70% jamblang leaves seen in the linear regression results which the signification value 0,000 < 0,05. The results of determining the total flavonoid content of ethanol extract 70% jamblang leaves using the drying oven and dry wind method were 13,275% and 10,442%. IC50 from ethanol extract of 70% jamblang leaves by drying oven and dry wind method is 18,012 ppm and 20,097 ppm. Ethanol extract of 70% jamblang leaves has a very strong antioxidant activity.Keywords : Syzygium cumini; 1,1-Diphenyl-Picrylhydrazyl; Total Flavonoids; Antioxidants; Maceration.
Mengenal Pertolongan Pertama: Edukasi Siswa SD Lewat Kegiatan Interaktif Dessy Erliani Mugita Sari; Luvita Gabriel Zulkarya; Endra Pujiastuti; Ricka Islamiyati; Putri Setyawati; Syawwalina Dewi; Siti Nur Hidayah; Putri Ragita Cahyani
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 8, No 4 (2025): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v8i4.575

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk meningkatkan literasi kesehatan siswa, terutama dalam keterampilan pertolongan pertama dasar, sebuah pendekatan edukatif yang menyenangkan dan mudah dipahami anak-anak. Kegiatan ini dilaksanakan pada Januari 2025 dan melibatkan 60 siswa kelas 4, 5, dan 6 di SD Negeri 2 Kandang Mas. Pertolongan pertama (P3K) merupakan upaya awal yang sangat penting dalam mencegah kondisi korban memburuk sebelum menerima pertolongan medis lebih lanjut. Namun, pemahaman tentang pertolongan pertama di kalangan siswa sekolah dasar masih sangat terbatas, terutama dalam mengenali keadaan darurat ringan dan tindakan awal yang tepat. Kondisi ini diperparah dengan kurangnya pelatihan atau pendidikan sistematis tentang pertolongan pertama di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, mahasiswa Program Studi S1 Farmasi, Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama, Kudus melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa edukasi interaktif bertema "Memahami Pertolongan Pertama" yang ditujukan kepada siswa SD Negeri 02 Kandangmas, Kudus. Kegiatan edukasi dilaksanakan oleh mahasiswa program studi S1-Farmasi Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus melalui serangkaian persiapan survei lokasi, penyiapan materi edukasi, penyediaan alat peraga, media simulasi, dan konsumsi mahasiswa. Tahap pelaksanaan, yang meliputi ceramah interaktif, simulasi langsung tindakan pertolongan pertama seperti penanganan luka ringan, luka bakar, epilepsi, mimisan, pingsan dan tersedak. serta permainan edukatif untuk mempertajam pemahaman mahasiswa. Tahap evaluasi, yang dilaksanakan melalui kuis, tanya jawab, dan observasi langsung keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan praktik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa yang signifikan, ditandai dengan kemampuan mereka menyebutkan langkah-langkah penanganan luka ringan dan memperagakan teknik dasar pertolongan pertama secara mandiri melalui simulasi.