Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendidikan Kesehatan Sex Education Mahasiswa Tingkat I Akper Yatna Yuana Lebak Sarma Eko Natalia Sinaga; Sumartini Sumartini
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 5, No 3 (2022): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v5i3.179

Abstract

Pendidikan seks itu penting karena dapat menjembatani rasa keingintahuan anak tentang seksualitas yang lengkap, benar, jujur, yang sesuai dengan bertambah usianya. Adapun tujuan kegiatan ini adalah agar mahasiswa tingkat I AKPER Yatna Yuana Lebak mampu memahami tentang sex education dan menjauhkan diri dari pergaulan seks bebas. Pengabdian Masyarakat di AKPER Yatna Yuana Lebak ini dilakukan tanggal 08 Juli 2021, diikuti peserta yang berjumlah 53 orang dengan menggunakan daring melalui Google Meet. Pengumpulan data dengan Google Form yang dibagikan setelah pemberian pendidikan kesehatan. Sedangkan analisis pada pengabdian masyarakat ini adalah univariate. Hasilnya ada 50 (94.3%) mahasiswa yang menjawab benar untuk pertanyaan variabel pencegahan seks bebas yang merupakan jawaban tertinggi dari seluruh variabel, sedangkan pertanyaan variabel terendah untuk jawaban yang benar adalah faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya seks bebas sebanyak 21 (39.6%). Mahasiswa tingkat I AKPER Yatna Yuana lebak yang sudah mendapatkan pendidikan kesehatan tentang sex education diharapkan dapat mengerti dan memahami tentang sex education pada tahap perkembangan remaja, dan dapat menjauhkan diri dari pergaulan seks bebas dengan cara memperkuat pondasi keimanan, dapat memilih teman bergaul (peer group) yang baik, tidak menonton film yang berbau seks dan tidak suka membicarakan hal-hal yang berbau seksual dan menjaga hubungan baik dengan orang tua.
Upaya Promotif dan Preventif dalam Mengatasi Masalah Gangguan Mental pada Lansia Wahyu Setiyawan; Garbito Pamboadji; Tiveni Elisabeht; Siti Rochani; Sumartini Sumartini; Farah Luqyana
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - April
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penuaan merupakan proses yang alamiah terjadi pada individu, mengakibatkan terjadinya penurunan kemampuan baik secara fisik dan terjadi penurunan kesehatan mental. Upaya yang dilakukan secara promotif dapat melalui edukasi kesehatan pencegahan penyakit mental dan upaya preventif berupa skrining kesehatan mental, hal ini dilakukan agar dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terutama populasi lansia pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin baik fisik maupun mental. Pengabdian Masyarakat ini dilakukan di Paroki Santa Maria Tak Bernoda Rangkasbitung dengan jumlah lansia sebanyak 34 orang. Kegiatan diawali dengan pemberian edukasi kesehatan mental lansia, dilanjutkan pemeriksaan kesehatan fisik serta skrining gangguan kesehatan mental lansia menggunakan SQR (Self Reporting Questionnaire). Hasil yang didapatkan sebanyak 24 orang (71%) lansia berjenis kelamin Perempuan, 21 orang (62%) kategori lanjut usia, 17 orang (50%) kategori Gemuk Derajat I, 18 orang (52,9%) mengalami Hipertensi Tahap 2, 17 orang (50%) mengalami Diabetes, 14 orang (6%) mengalami Hiperuresemia, 5 orang (15%) mengalami Dislipidemia. 26 orang (76%) tidak mengalami Gangguan Emosional. Perlu adanya pemahaman lansia terkait pentingnya mengetahui gejala penyakit dan cara pencegahan yang dilakukan. Keluarga dan masyarakat dapat memberikan dukungan untuk hidup lebih nyaman dalam mengakses layanan kesehatan dan mendampingi dalam mengelola kondisi emosionalnya. Selain itu upaya yang dapat dilakukan sebagai langkah pencegahan dan mengatasi gangguan mental emosional lansia dengan kegiatan aktivitas fisik yaitu berolahraga, kegiatan keagamaan serta melakukan relaksasi seperti yoga atau meditasi