Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

MANAJEMEN EDITING POST PRODUCTION PROGRAM CURRENT AFFAIR DI TVONE Asse, Ridho Azlam Ambo
Jurnal Visi Komunikasi Vol 15, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.256 KB) | DOI: 10.22441/visikom.v15i2.1696

Abstract

Management is the art of completing the work through others. In an organization there are various components that are structured and coordinated in the movement toward shared vision and mission. Management is looking for that component to move under coordination, pressure, and problems that hit. Editing management, especially for the current affair type program, has a special purpose. Not just the speed of productivity that is based on the ability of individual editors. This research is done to know the process of stage editor in work. The process of managing files, data management, human resources, tools, facilities, scheduling, until the pattern of editing stage in one of the national media industry. This study concludes that the current affair program management editing system based on the concept of planning, organizing, implementation, supervision, and productivity management is done by Top Down method from top to bottom in the management of currenf affair tvOne editing program. What gets from above during a pre-production meeting of a program. Then coordinate with the supervisor and then delegate down to be implemented according to the agreed plan and in accordance with the duties and functions of both the production team and the editor. Manajemen merupakan seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Dalam sebuah organisasi terdapat berbagai macam komponen yang terstruktur dan terkordinasi dalam gerakan menuju visi dan misi bersama. Manajemen ialah mencari agar komponen tersebut dapat bergerak dibawah koordinasi, tekanan, dan masalah yang menerpa. Manajemen editing khususnya untuk program berjenis current affair, memiliki tujuan khusus. Tidak sekedar kecepatan produktifitas yang didasarkan pada kemampuan individu editor. Penelitian yang dilakukan ini untuk mengetahui proses tahapan editor dalam bekerja. Proses mengelola file, pengelolaan data, sumber daya manusia, alat, fasilitas, penjadwalan, hingga pola tahapan editing pada salah satu industri media skala nasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem manajemen editing program current affair yang berpijak pada konsep perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, dan manajemen produktivitas adalah dilakukan dengan metode Top Down yaitu dari atas ke bawah pada manajemen editing progam currenf affair tvOne. Apa yang didapat dari atas pada saat rapat pra produksi suatu program. Kemudian berkoordinasi dengan supervisor lalu didelegasikan kebawah untuk dilaksanakan sesuai rencana yang telah disepakati dan sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing baik dari tim produksi dan editor.
OPTIMASI PEMASARAN MENGGUNAKAN MEDIA BARU PADA ERA NORMAL BARU (STUDI KASUS FACEBOOK MARKETING BRAND ZHFRN) Haekal Fajri Amrullah; Ridho Azlam Ambo Asse; Rahmadya Putra Nugraha
Jurnal Riset Komunikasi Vol 12, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jrk.v12i1.11593

Abstract

Dampak kebijakan pemerintah dalam menanggulangi penyebaran virus Covid 19 berimplikasi pada sektor ekonomi makro dan mikro hingga level UMKM. Salah satu Brand lokal industri rumahan ZHFRN sukses berdiri dan bertahan selama pembatasan sosial tersebut dengan menggunakan facebook marketing. Penelitian bersifat kualitatif dengan metode studi kasus. Bertujuan untuk menganalisa bentuk strategi pemasaran menggunakan facebook selama masa pandemi covid 19. Peneliti melakukan eksplorasi terhadap strategi dan perangkat aktivitas pemasaran menggunakan wawancara mendalam kepada pemilik usaha serta pembuat konten facebook ZHFRN. Hasil penelitian menyebutkan bahwa pemetaan segmentasi berfungsi sebagai pembagi kategori setiap jenis produk sebelum dikampanyekan dengan iklan berbayar facebook pada beberapa indikator kelompok konsumen (facebook ads). Kemampuan Targeting ideal akan dibutuhkan dalam mengoptimasikan himpunan data facebook dengan kategori targeting konten produk yang akan di kampanyekan secara berbayar. Sedangkan aspek Positioning di implementasikan pada pengisian data profil fanpage brand dan bahan pembuatan konten agar representatif dengan positioning brand. Bauran pemasaran Product, Price, Place, dan Promotion (4P) diakomodir oleh facebook dalam implementasinya. UMKM baru yang merintis usaha seperti ZHFRN cukup mengimplementasikan facebook fanpage dengan mengandalkan kampanye iklan berbayar secara tepat sasaran, aktif membuat konten dan merespon pertanyaan konsumen.
STRATEGI PEMASARAN ONLINE (STUDI KASUS FACEBOOK MARKETING WARUNK BAKSO MAS CINGKRANK DI MAKASSAR) Ridho Azlam Ambo Asse
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.7 No.2 Juli - Desember 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kareba.v7i2.6907

Abstract

ABSTRACT This study aims to determine and analyze facebook marketing communication strategy used by Warunk Bakso Mas Cingkrank includes planning and implementation results to increasing sales in each branch. The methods used are observation, in-depth interviews and documentation. The research was carried out in Makassar with ten informants (business owners and founders, online marketing managers as well as personal Facebook admins, digital marketing as well as fanpage admins, social media content creators, consultants who also acted as social media marketing observers, as well as five selected consumers. purposive). Data were analyzed using Miles & Huberman model. The results show facebook accommodate existing components in marketing communication strategies such as providing consumer data to validate segmentation, targeting, and positioning as well as research materials in determining the production of facebook marketing content. Paid campaign advertisements facilities with specific detail targeting become the advantage of advertising using Facebook than conventional media, the amount of the advertising costs and the admin expertise as well as content creators are influence the distribution of publications and message interactions embedded in advertising campaigns. The marketing strategy was executed on Facebook fanpage, personal and group accounts. The three main components of facebook marketing are running the marketing mix such as advertising, sales promotion, personal selling, direct marketing, public relations and publicity. The popular marketing content on Facebook is soft selling methode and video. Facebook marketing as a new media tool in accordance with the key concept of new media including; collective intelligence, convergence, digital economy, interactivity, economic knowledge, Mobile Media, networking, participatory, user-generated content / user-guided innovation, Web 2.0. Keywords: facebook marketing, new media, online marketing communication strategy. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengetahui dan menganalisis strategi komunikasi pemasaran facebook yang digunakan oleh Warunk Bakso Mas Cingkrank meliputi perencanaan dan hasil pelaksanaannya dalam meningkatkan penjualan di setiap cabang. Metode yang digunakan yaitu observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan di Makassar dengan informan sebanyak sepuluh orang (Pemilik dan pendiri usaha, Manajer online marketing sekaligus admin facebook personal, digital marketing sekaligus admin fanpage, pembuat konten sosial media, konsultan yang merangkap sebagai pengamat sosial media marketing, serta lima orang konsumen yang dipilih secara purposif). Data dianalisis dengan menggunakan model Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan facebook mengakomodasi komponen yang ada pada strategi komunikasi pemasaran seperti menyediakan data-data konsumen untuk memvalidasi segmentasi, targeting, dan positioning sekaligus menjadi bahan riset dalam menentukan produksi konten facebook marketing. Fasilitas Iklan kampanye berbayar dengan detail targeting yang spesifik menjadi keunggulan beriklan menggunakan facebook dibandingkan media konvensional, besar kecilnya biaya iklan serta keahlian admin juga pembuat konten berpengaruh pada sebaran publikasi pesan dan interaksi yang terjalin pada suatu kampanye iklan tersebut. Strategi marketing di eksekusi pada akun facebook fanpage, personal dan grup. Tiga komponen utama facebook marketing tersebut menjalankan bauran pemasaran seperti periklanan, promosi penjualan, penjualan secara pribadi, pemasaran langsung, hubungan masyarakat dan publisitas. Konten marketing populer pada facebook ialah dengan ciri cover/soft selling dan video. Pemasaran facebook sebagai piranti media baru sesuai dengan kunci konsep new media diantaranya; kecerdasan kolektif, konvergensi, ekonomi digital, interaktifitas, pengetahuan ekonomi, Mobile Media, jaringan, partisipatif, konten yang dibuat pengguna/inovasi yang dipandu pengguna, Web 2.0. Kata kunci: facebook marketing, new media, strategi komunikasi pemasaran online.
RESEPSI KHALAYAK PADA PERSONAL BRANDING GANJAR PRANOWO DI YOUTUBE GANJAR PRANOWO Restu Adji Trianto; Suraya Mansur; Ridho Azlam Ambo Asse
Jurnal Visi Komunikasi Vol 21, No 01 (2022): MEI 2022
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/visikom.v21i01.15550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerimaan audien terhadap personal branding Ganjar Pranowo di Youtube Ganjar Pranowo. Peneliti menggunakan teori analisis resepsi yang dicetuskan oleh Stuart Hall tetnag studi khalayak dalam memaknai pesan media dapat dibagi menjadi tiga posisi yaitu dominant hegemonic, negotiated dan oppositional. Peneliti berpedoman pada delapan konsep personal branding yang disampaikan oleh Peter Montoya yaitu Spesialisasi, Kepemimpinan, Kepribadian, Perbedaan, Visibilitas, Kesatuan, Keteguhan dan Niat Baik. Penelitian ini menggunakan metode analisis resepsi deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara mendalam yang dilakukan pada sepuluh informan yang berasal dari jawa tengah dengan profesi dan latar belakang yang berbeda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa seluruh informan secara garis besar menerima dengan baik personal branding Ganjar Pranowo sebagai seorang Gubernur Jateng, Sembilan informan secara konsisten menempati posisi dominant hegemonic dan satu informan menempati posisi negotiated, tidak ditemukan sikap penolakan sehingga tidak ada informan yang masuk dalam posisi oppositional.