Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Sistem Keuangan Syariah Halalan Thayyiba (Telaah Teoritis Perspektif Hukum Ekonomi Syariah) Jajang Herawan; Mohamad Anton Athoillah
Ad-Deenar: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 7 No. 02 (2023): Ad-Deenar: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ad.v7i02.4488

Abstract

Sistem Keuangan syariah merupakan embrio kekuatan ekonomi di negara ini, di zamannya ia mampu menjadi sistem yang bisa mensejahterakan umatnya. Di masa krisis, ia mampu lolos dari kebangkrutan, sekalipun tidak mendapat bantuan dana BLBI. Konsep yang mengandung ke-Islaman ini harus menjadi kekuatan tersendiri dalam membangkitkan kembali perekonomian negeri ini. Sistem Keuangan Islam ini berkembang pesat memainkan peranan penting dalam mengalokasikan sumber daya dan meningkatkan pembangunan ekonomi. Hasil Penelitian menunjukan bahwa keuangan Islam merupakan sistem yang bersumber dari Al-Quran dan Sunnah, serta dari penafsiran para ulama terhadap sumber-sumber wahyu tersebut. Struktur keuangan Islam menjadi peradaban yang tidak berubah dengan karakteristik nilai ketuhanan, nilai dasar kepemilikan (al-milkiyah), keseimbangan, nilai dasar persaudaraan dan kebersamaan, nilai dasar kebebasan dan nilai dasar keadilan. Sedangkan instrumennya adalah zakat, larangan riba, kerjasama ekonomi, jaminan sosial, larangan praktik usaha yang kotor serta adanya peranan negara dalam sistem ekonomi syariah.
Landasan Teoretik Ekonomi Mikro Dalam Persepktif Islam Klasik Suradi Suradi; Mohamad Anton Athoillah
Ad-Deenar: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 7 No. 02 (2023): Ad-Deenar: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ad.v7i02.4492

Abstract

Ekonomi syariah merupakan ilmu yang hadir sebagai solusi alternatif dari ekonomi sistem konvensional yang tidak berhasil dalam menciptakan kesejahteraan bagi seluruh manusia. Ilmu ekonomi konvensional diduga tidak ada peran keilmuan Islam dalam catatan sejarahnya seperti diungkpkan Schumpeter dalam the great gap-nya. Padahal beberapa ilmuwan justru menulis bahwa ilmu pengetahuan Yunani-Helenistik didapatkan kelompok terpelajar Eropa saat ini berkat tulisan muslim yang memodifikasinya dan memberikan nilai tambah padanya sebagaimana dinyatakan oleh Mehdi Nakosteen. Maka tentu diperlukan penelusuran keberadaan teori-teori ekonomi konvensional dalam kitab dan buku Islam klasik. Untuk membuktikan bahwa Ilmu Ekonomi Konvensional tumbuh begitu saja dari zero dan tidak pula bahwa Ilmu Ekonomi Islam sebagai bagian dari sejarah kelahiran ekonomi konvensional. Pada beberapa literatur Islam klasik dapat ditemukan beberapa teori dasar ekonomi konvensional yang tidak hanya mirip tapi juga persis samasecara utuh. Pada literatur Islam klasik akan kita temukan teori dasar seperti kebutuhan manusia yang tidak terbatas, teori nilai, teori produksi, teori penawaran dan permintaan, mekanisme harga pasar dan lain-lain. Demikian ini membuktikan bahwa ilmu ekonomi Syariah (Islam) bukanlah konsep dan sistem baru yang sama sekali tidak eksis dalam ilmu pengetahuan.