Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Alternatif Penggunaan Abrupt Rise pada Peredam Energi Bendungan Kresek-Madiun Jawa Timur (Model Fisik Skala 1:50) Suprijanto, Heri; Priyantoro, Dwi; Fajar, Nurul
Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering Vol 2, No 1 (2011)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.738 KB)

Abstract

Perilaku hidraulik lebih mudah diidentifikasikan dengan uji model fisik. Oleh karenanya, uji model hidraulika pada peredam energi bendungan Kresek, bertujuan untukmengetahui kinerja hidraulika dan efektifitas peredaman energi. Penelitian dimulai dengan pembuatan model fisik peredam energi dari seri 0, seri 1dan seri 2 dengan skala model tanpa distorsi 1:50. Hasil model menunjukkan didapatkan nilai kedalaman konjugasi untuk seri 0 berturut-turut mulai debit 2, 100 dan 1000 tahun sebesar 8,456 m, 9,087 m dan 9,950 m , seri 1 sebesar 8,033 m, 9,667 m dan 10,150 m ,seri 2 sebesar 8,5 m , 9,5 m dan 10,22 m. Nilai efektifitas energi untuk seri 0 berturut-turut mulai debit 2, 100 dan 1000 tahun sebesar sebesar 45,859 % , 49,155% dan 41,951% , seri1 sebesar 48,708 % , 50,713% dan 43,131% , seri 2 sebesar 45,875% , 46,088% dan43,199%. Dan untuk pengendalian debit PMF, peredam energi seri 2 merupakan peredam energi yang mampu mengendalikan debit PMF, dengan syarat menambahkan tinggi dinding peredam energi menjadi 12,64 m.Kata Kunci : model fisik, peredam energi, kedalaman konjugasi
Sistem Otomatisasi Manajemen Akses Internet Menggunakan API Mikrotik di PT. Media Akses Data Fajar, Nurul; Adiwijaya, Fakhrian Fadlia
Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik dan Ilmu Komputer (JUPITER) Vol. 5 No. 1 (2025): JUPITER : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Dan Ilmu Komputer
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer - Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jupiter.v5i1.17613

Abstract

PT. Media Akses Data (AksesNet) mengalami tantangan dalam pengelolaan pembayaran dan akses jaringan pelanggan akibat proses yang masih dilakukan secara manual. Tim Finance bertugas membuat dan memantau invoice secara manual, sedangkan Tim NOC harus melakukan pembatasan, isolasi, dan pemulihan akses internet satu per satu melalui WinBox dengan mengubah profil PPPoE pelanggan secara manual. Proses ini tidak hanya memakan waktu tetapi juga rentan terhadap kesalahan yang dapat berdampak pada efisiensi operasional dan kepuasan pelanggan. Untuk mengatasi hal tersebut, dikembangkan sebuah sistem otomatisasi guna menggantikan proses manual dalam manajemen akses internet dan pembayaran pelanggan. Pemanfaatan cron job terbukti efektif untuk menjalankan tugas-tugas berulang secara otomatis di server berbasis Linux, sehingga mengurangi ketergantungan pada intervensi manual. Selain itu, integrasi dengan payment gateway memungkinkan transaksi diproses secara otomatis melalui API, mempercepat dan menyederhanakan pengelolaan pembayaran. Hasil pengujian sistem menunjukkan bahwa seluruh fitur utama, seperti pembatasan bandwidth, isolasi jaringan, pengelolaan invoice, dan pemulihan akses internet, berfungsi sesuai dengan spesifikasi. Evaluasi menggunakan kuesioner System Usability Scale (SUS) menghasilkan skor sebesar 89.06, menunjukkan tingkat kepuasan pengguna yang tinggi.Wawancara dengan pengguna juga mengonfirmasi bahwa sistem ini berhasil menyederhanakan pengelolaan pembayaran dan akses jaringan pelanggan.
Implementation of Mikrotik-Ruijie Network Design Based on NDLC to Support the Learning Process at SMK LPPM RI 2 Kedungreja Kusnana, Kusnana; Fajar, Nurul; Riswanto, Beny
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 4 No. 3 (2026): Edisi Januari
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v4i3.1344

Abstract

The rapid development of information technology demands educational institutions to provide reliable and efficient network infrastructure to support digital learning processes. SMK LPPM RI 2 Kedungreja, as a vocational education institution, is required to have an adequate computer network to ensure that ICT-based teaching and learning activities can run optimally. This study aims to design and implement a computer network using Mikrotik and Ruijie devices by adopting the Network Development Life Cycle (NDLC) method, which consists of six main phases: initiation, planning, analysis, design, implementation, and maintenance. The outcome of this study includes a structured network topology design, configuration of Mikrotik routers and Ruijie switches/access points, and complete network documentation that can be directly implemented in the school environment. The designed network supports user segmentation for students, teachers, and administrative staff, bandwidth management using queue and VLAN mechanisms, basic security features such as firewall filtering and access control, and centralized monitoring through Ruijie Cloud. Post-implementation testing was conducted to evaluate the effectiveness of the proposed network design. Performance measurements were carried out under normal school operational conditions. The test results show that the network achieved an average throughput of 92–95 Mbps for wired connections and 70–85 Mbps for wireless users. Average network latency was recorded at 5–8 ms for internal access and 15–25 ms for internet access, indicating responsive network performance. Packet loss remained below 1%, demonstrating stable and reliable data transmission across the network. These results indicate that the implemented network meets acceptable quality of service (QoS) standards for educational environments. By applying the NDLC method, the network design and implementation process was carried out systematically, resulting in a more structured, efficient, and easily maintainable system. The implementation of this network is expected to significantly improve internet accessibility within the school, support smooth online teaching and learning activities, and enhance SMK LPPM RI 2 Kedungreja’s readiness in facing the challenges of educational digitalization.